- Polisi Bongkar Curanmor Majalengka, Motor Korban Ditemukan di Garut
- Hari Batik Nasional, BNI Dorong Perajin dan UMKM Batik Naik Kelas hingga Pasar Global
- Sulthan Saddan Buka Kartu di Musda KNPI : 1000 Persen Maju!
- Gara Gara Terperosok Limbah Blotong Panas Pabrik Gula Dua Warga Alami Luka Bakar Serius.
- Babinsa dan Komduk Intensifkan Patroli Malam.
- PRI Bidik Generasi Z, Budi Pramono: Anak Muda Jadi Kekuatan Partai
- Dandim 0506/Tgr Tinjau Langsung Distribusi 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Kampung Koceak.
- Jenderal Suyudi Ario Seto Resmi Jabat Kapolri dan Komjen Wisnu Hadiningrat sebagai Wakapolri
- Warga Mekarsari Komplain Sampah Jarang Diangkut, Dampak Truk Sampah DLHK Kota Tangerang Terbakar Sejak Mei.
- Oknum Pol PP Kota Tangerang Duduga Terima Pungli dari Pemilik Bangunan di Neglasari.
Kementerian UMKM: Tumbuhkan Wirausaha di Sukabumi Lewat Pemanfaatan Lahan Agroforestry

Keterangan Gambar : Sekretaris Kementerian UMKM Arif Rahman Hakim mengajak warga Desa Cikarae Thoyyibah, Kecamatan Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat, untuk menumbuhkan wirausaha di bidang agroforestry
MEGAPOLITANPOS.COM, Sukabumi - Sekretaris Kementerian UMKM Arif Rahman Hakim mengajak warga Desa Cikarae Thoyyibah, Kecamatan Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat, untuk menumbuhkan wirausaha di bidang agroforestry dengan memanfaatkan lahan produktif.
Hal tersebut menurut SesmenUMKM, sejalan dengan diserahkannya hak kelola lahan perhutanan sosial seluas 397 ha dari Kementerian Kehutanan kepada Koperasi Produsen Pada Suka Thoyyibah sehingga ke depan harus benar-benar dapat dimanfaatkan sebagai lahan produktif oleh masyarakat Cikarae Thoyyibah.
“Untuk memperoleh izin ini tidak mudah, jadi harus bisa dimanfaatkan dengan menyusun model bisnis yang jelas, serta tidak terlepas dari pemanfaatan hutan lindung dan hutan produktif,” tutur Arif saat memberikan sambutan pada acara Penanaman Pohon Produktif di Desa Cikarae Thoyyibah, Sukabumi, beberapa waktu lalu.
Baca Lainnya :
- Aksi 30 September, Ojol Tolak Turbo Maxim dan Tegaskan Ingin Tetap Jadi Mitra
- Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
- Bazar Sembako Koperasi Merah Putih Kutajaya Diserbu Warga, Barang Dagangan Ludes Terjual
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Kementerian UMKM Integrasikan SAPA UMKM dengan InaExport untuk Perkuat Ekspor
Arif menambahkan, masyarakat harus bisa memanfaatkan berbagai dukungan yang diberikan oleh pemerintah, salah satunya melalui sinergi antara Kementerian UMKM dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan Balai Perhutanan Sosial serta Kementerian Kehutanan untuk melakukan pendampingan bagi pengusaha mikro di bidang agroforestry.
“Kegiatan pendampingan tersebut mulai dari pendirian badan usaha, dukungan pelatihan teknis dalam mengelola sektor perkebunan, dukungan benih serta bubuk, hingga sarana perkebunan lain. Diharapkan pendampingan ini dapat memberikan hasil terbaik, seperti buah-buahan, peningkatan ketahanan pangan, serta kelestarian lingkungan,” kata Arif.
Sedangkan dari sisi pembiayaan, Arif mengharapkan PT PNM dapat berperan dengan memperkuat pembiayaan pengusaha mikro di daerah-daerah, khususnya di Cikarae Thoyyibah.
“PNM merupakan bagian dari holding ultra mikro, tugas utamanya untuk menumbuhkan wirausaha ultra mikro dan mikro, yang kami harap keberadaannya dapat dioptimalkan oleh masyarakat Cikarae Thoyyibah,” ujar Arif.
Pada kesempatan yang sama, Pemimpin Cabang PNM Sukabumi Resya Afriansyah menyampaikan, PNM memiliki program Mekaar yang menyalurkan pembiayaan, khususnya kepada ibu-ibu agar bisa menjadi wirausaha yang produktif.
Selain menyalurkan pembiayaan, Resya menambahkan, PNM juga bertanggung jawab mendampingi serta memberikan PKU (Pengembangan Kapasitas Usaha).
“Kami juga memberikan pemahaman kiat-kiat menjadi seorang wirausaha dan menaikkan mutu usaha nasabah,” kata Resya.
Resya mengungkapkan, dalam waktu dekat PNM akan membuka unit baru di Kecamatan Cikidang, yang berarti akan lebih dekat dengan masyarakat Cikarae Thoyyibah.
“Yang paling penting bisa terus berdampak kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan taraf ekonomi mereka,” ujar Resya.
Sementara itu, Kepala Desa Cikarae Thoyyibah Saeful Rahman menyambut baik atas diberikannya hak kelola lahan kepada Koperasi Produsen Pada Suka Thoyyibah ini.
“Masyarakat bisa bekerja sama dengan koperasi untuk meningkatkan produktivitasnya, ini juga menjadi wadah untuk kemajuan masyarakat Cikarae Thoyyibah,” ucap Saeful.
Saeful turut mengajak masyarakat agar selalu memiliki komitmen yang kuat dalam mengelolah lahan sebaik mungkin, serta berjalan beriringan dalam memajukan Desa Cikarae Thoyyibah.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).



.jpg)
.jpg)


.jpg)
.jpg)
.jpg)





