- Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar
- KDMP Desa Tegalrejo Selopuro Didukung Msyarakat Perkuat Ekonomi Desa
- Bentengi Barito Utara Dari Konflik Sosial, Kesbangpol Perkuat Deteksi Dini Dan Kolaborasi Lintas Sektor
- Jeritan dari Daerah! H. Iing Misbahuddin, SM, SH Soroti Ketimpangan Nasib Buruh
- Listrik Padam di Tengah Paripurna, DPRD Tetap Gas Kritik Keras Kinerja Pemda 2025
- Ketua Dprd Barito Utara Berikan Apresiasi Dan Tekankan Fungsi Pengawasan Dalam Paparan Skema Pembangunan Multiyears
- Cara Cerdas Bupati Shalahuddin, Percepat Pembangunan Fisik, Ringankan Beban APBD, Hindari Eskalasi Harga, Terapkan Skema Bayar Bertahap Hingga 2029
- Proyek Strategis 2029, Bupati Barito Utara Targetkan Seluruh Kecamatan Terhubung Jalur Darat Melalui Skema Multiyears
- Pelajar Jadi Garda Terdepan, Polres Majalengka Gencarkan Edukasi Bahaya Narkoba di Sekolah
- Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mako Polrestro Depok oleh Kapolda Metro
Kementan Siapkan Asesor Handal, Puslatan Gelar Bimtek Akreditasi Pelatihan Pertanian

Keterangan Gambar : Bimbingan Teknis (Bimtek) Calon Asesor Akreditasi Pelatihan Bidang Pertanian.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta– Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pertanian terus digenjot Kementerian Pertanian (Kementan). Melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Calon Asesor Akreditasi Pelatihan Bidang Pertanian.
Kegiatan yang berlangsung pada 15–17 September 2025 ini menghadirkan 30 peserta yang terdiri dari calon asesor dan tim sekretariat akreditasi. Mereka dibekali pemahaman komprehensif mengenai sistem, mekanisme, serta indikator penilaian akreditasi pelatihan melalui sesi materi, diskusi, hingga simulasi.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya akreditasi dalam menjaga mutu pendidikan dan pelatihan pertanian.
Baca Lainnya :
- Amran Sulaiman: Ketahanan Pangan Menguat, Cadangan Beras Indonesia Capai 5 Juta Ton
- Kementerian Pertanian Pastikan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Sumatera Barat Segera Tersalurkan
- Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh
- Sabang Kondusif Pasca Penyegelan 250 Ton Beras Ilegal, Warga Justru Beri Dukungan ke Aparat
- Instruksi Tegas Mentan: Semua Bantuan Pertanian Harus untuk Petani Gurem dan Berpendapatan Rendah
“Dengan adanya akreditasi, kita memastikan bahwa para petani dan tenaga profesional mendapatkan pendidikan sesuai standar nasional maupun internasional. Ini bukan hanya soal keterampilan, tapi juga membangun kepercayaan dalam industri pertanian. Saya berharap, pelatihan terakreditasi mampu mendorong inovasi, produktivitas, serta memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Mentan Amran.
Senada, Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti menekankan bahwa akreditasi merupakan langkah strategis dalam menjamin mutu pelatihan.
“Dengan akreditasi ini, pelatihan yang diberikan memenuhi standar kualitas, sehingga peserta benar-benar memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang relevan serta aplikatif,” jelas Santi.
Sementara itu, Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Tedy Dirhamsyah, menuturkan bahwa akreditasi adalah bentuk pengakuan resmi terhadap lembaga maupun program pelatihan.
“Akreditasi bukan sekadar formalitas, tetapi evaluasi untuk memastikan lembaga dan program pelatihan benar-benar kredibel dan berstandar. Dengan adanya Bimtek ini, diharapkan proses akreditasi semakin cepat dan menghasilkan lulusan pelatihan yang kompeten,” ujar Tedy.
Melalui langkah ini, Kementan menegaskan komitmennya dalam menghadirkan SDM pertanian yang profesional, mandiri, dan berdaya saing, sejalan dengan target pembangunan pertanian berkelanjutan dan ketahanan pangan nasional.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















