- Melalui WIBAWA Grow Day 2026, Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas Wirausaha Muda
- Samuji Beberkan Fakta Pembangunan KDMP DesaTlogo
- Bank Jakarta Luncurkan New Look Branch, Transformasi Layanan Perbankan Menuju Kota Global
- KDMP Desa Tlogo Berikan Kemanfaatan Menuju Desa Mandiri
- Funwalk HAN 2026 Satukan Anak, Orang Tua, dan Komunitas untuk Wujudkan Indonesia Ramah Anak
- Apresiasi Penggerak Ekonomi Digital, Menteri UMKM Ajak Ojol Nobar Final Piala Dunia 2026
- Sinergi PTPN I dan TNI Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Lewat Hilirisasi Tebu
- FAZ Perluas Jaringan Distribusi Ikan, Teh, Tanaman, dan Pengadaan Barang ke Berbagai Sektor
- Wamen UMKM Tinjau PLUT KUMKM Kulon Progo, Perkuat Pendampingan Wirausaha
- KemenUMKM dan Aprindo Fasilitasi Pembebasan Bea Administrasi UMKM Masuk Ritel Modern
Di Hadapan HIPMI, Prabowo Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan dan Energi
.jpg)
Keterangan Gambar : Presiden saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Rabu (10/6/2026).
MEGAPOLITANPOS.COM, Bandar Lampung – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah terus menjalankan berbagai program strategis guna memperkuat kemandirian bangsa dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Hal tersebut disampaikan Presiden saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Rabu (10/6/2026).
Dalam sambutannya, Presiden menekankan pentingnya menciptakan iklim usaha yang sehat dan kondusif melalui penegakan hukum yang konsisten. Menurutnya, kepastian hukum merupakan fondasi utama dalam mendukung dunia usaha, investasi, dan penciptaan lapangan kerja.
“Saudara yang akan menciptakan lapangan kerja, karena itu pemerintah harus membuat keadaan yang baik untuk para pengusaha, keadaan yang baik itu antara lain hukum harus kita tegakan,” ujar Presiden.
Baca Lainnya :
Prabowo menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memberikan ruang yang lebih luas bagi dunia usaha untuk berkembang. Ia menilai para pengusaha, khususnya generasi muda, memiliki peran strategis dalam mempercepat pembangunan ekonomi nasional.
Selain menyoroti aspek hukum dan investasi, Presiden juga mengungkapkan capaian Indonesia dalam menjaga ketahanan pangan. Di tengah ketidakpastian global dan ancaman krisis pangan dunia, Indonesia dinilai berada dalam posisi yang relatif kuat karena keberhasilan menjaga swasembada pangan.
“Banyak negara sekarang dalam keadaan panik. Mereka sulit cari makan. PBB sudah warning tahun ini akan ada kelaparan besar-besaran. Kita alhamdulillah kuat,” katanya.
Di sektor energi, Presiden menyampaikan optimismenya bahwa Indonesia akan mencapai ketahanan energi yang lebih kokoh dalam beberapa tahun ke depan. Pemerintah saat ini terus menggenjot berbagai program untuk mewujudkan swasembada energi nasional.
“Perhitungan kita tiga tahun lagi, kita benar-benar sangat kuat di bidang energi,” tutur Prabowo.
Presiden juga kembali menegaskan pentingnya program hilirisasi sebagai strategi untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam dalam negeri sekaligus memperkuat industri nasional. Menurutnya, hilirisasi membuka peluang besar bagi pengusaha muda Indonesia untuk berkembang dan menjadi pemain utama di pasar domestik.
“Ini kesempatan untuk pengusaha-pengusaha muda bangkit. Karena kita tidak mau hanya jadi pasarnya bangsa lain. Kita mau pasar Indonesia harus dinikmati oleh putra-putri Indonesia,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Negara mengajak seluruh anggota HIPMI untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan nasional dengan mengedepankan semangat nasionalisme, gotong royong, dan kepatuhan terhadap hukum.
“Anak-anak muda, pemimpin-pemimpin muda, bangunlah budaya yang baik, nasionalis tapi kerja sama,” pungkas Presiden.(AS/MP).

.jpg)
.jpg)














