- Ormas Laskar Blitar Serukan Rakyat Tetap Mendukung Program MBG dan KDMP
- DPRD Barito Utara Dorong Peningkatan Fasilitas dan Pelayanan Jamaah Haji
- Pemkab Barito Utara Sambut Kepulangan Jamaah Haji, Harapkan Menjadi Teladan di Masyarakat
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
- Ketua Umum PRSI Bahas Program Workshop Robotika Bersama Anjungan Kalimantan Selatan TMII
- RISNU Masjid Nurul Hidayah Kembali Gelar Gempita Muharram 1448 H, Hadirkan Festival Islami dan Kegiatan Sosial
- PRO RI Resmi Menjadi Sayap Partai PRI, Siap Kawal Kedaulatan Teknologi Nasional
- Kapolres Cup 2026 Resmi Bergulir, Bupati Barut Buka Kegiatan
- Patih Herman Hadiri Pembukaan Kapolres Cup 2026, Dukung Pembinaan Atlet Voli Barito Utara
- Aliansi Blitar Bersatu Bakal Gelar Tandingan Apel Akbar Dukung Program MBG
Ormas Laskar Blitar Serukan Rakyat Tetap Mendukung Program MBG dan KDMP

Keterangan Gambar : Ketua Laskar Blitar Swatantio Hani Irawan, kdmp, megapolitanpos
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Gelombang penolakan program Nasional Makan Bergisi Gratis (MBG) dan KDPM ( Koperasi Desa Merah Putih. Red ) dengan aksi besar besaran pengunjuk rasa di pusat Ibu Kota Jakarta, mendapat tanggapan Ormas di Blitar Ketua Laskar Swatantio Hani Irawan, di kemukakan kepada media ini Minggu ( 14/06/26 ) melalui konfirmasi nya.
Menurutnya program strategis nasional MBG dan KDMP, tak harus di bubarkan, namun sebagai bahan kajiannya adalah melakukan pembenahan dan penanganan yang lebih baik dan lebih profesional.
"Mengapa demikian karena kedua program tersebut telah terbukti kemanfaatannya pada rakyat menengah kebawah artinya yang menolak program strategis nasional ' adalah "MUSUH RAKYAT ", alasan mendasar karena program tersebut adalah tujuan penciptaan lapangan pekerjaan baru yang sistemik,"tandasnya.
Baca Lainnya :
- Ormas Laskar Blitar Serukan Rakyat Tetap Mendukung Program MBG dan KDMP
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
- Ketua Umum PRSI Bahas Program Workshop Robotika Bersama Anjungan Kalimantan Selatan TMII
- RISNU Masjid Nurul Hidayah Kembali Gelar Gempita Muharram 1448 H, Hadirkan Festival Islami dan Kegiatan Sosial
- PRO RI Resmi Menjadi Sayap Partai PRI, Siap Kawal Kedaulatan Teknologi Nasional
Swatantio juga mengemukakan, dari adanya efesiensi anggaran daerah ketika Pemerintah Daerah didalam menjalankan program strategis nasional DIANGGAP tidak ada kendala oleh pemerintah pusat maka akan diglontorkan program program dari pusat yang tidak bisa di cover oleh anggaran daerah dan bahkan bisa lebih dari perencanaan APBD. " Ini artinya kelancaran pelaksanaan program strategis nasional di daerah juga sangat menentukan progres pembangunan daerah secara keseluruhan dan sekali lagi bila ada sekelompok orang yang mengatasnamakan masyarakat dan menentang program strategis nasional itu justru menjadi musuh rakyat, mereka cuma haya bisa nyinyir tanpa memberi solusi karena mereka tidak mendapat bagian atau bahkan mereka kaum munafik "penerima manfaat tapi malah jenggong seperti anjing yg sudah makan tapi kurang kenyang", imbuhnya.
Sejalan dengan program itu, memunculkan opini miring bagi yang merasa kurang bernalar sehat, mempropagandakan kalau Pronas MBG dan KDMP menyengsarakan rakyat dan akan menggelar aksi penolakan terhadap implementasi program MBG dan Koperasi Merah Putih. " Penolakan tersebut dikabarkan berkaitan dengan berbagai persoalan teknis dan evaluasi atas pelaksanaan program di lapangan. Menurut Swatantio Pronas hanya butuh di sempurnakan tidak di bubarkan, sekali lagi tidak di bubarkan.
Dari pro dan kontra dilapangan nyatanya progam MBG dan KDMP di Blitar mendapat dukungan keras. Para relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bersama sejumlah supplier yang selama ini terlibat dalam rantai distribusi dan pelaksanaan program disebut tengah menyiapkan apel bersama sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan program strategis nasional tersebut.
Mereka menilai program MBG dan Koperasi Merah Putih telah memberikan dampak ekonomi nyata, khususnya bagi masyarakat lapisan bawah yang selama ini membutuhkan akses pekerjaan dan perputaran ekonomi baru di tingkat lokal.
Ketua LSM Lembaga Swadaya Kerakyatan (LASKAR), Swantantio Hani Irawan, menilai program strategis nasional sejatinya perlu terus diperbaiki dalam implementasi, MBG maupun Koperasi Merah Putih telah membuka peluang kerja baru yang berdampak langsung pada masyarakat menengah ke bawah.
“Program strategis nasional seperti MBG dan KDKMP wajib berbenah, tetapi tidak untuk ditolak. Program ini terbukti memberi manfaat, terutama dalam menciptakan lapangan pekerjaan baru secara sistemik bagi masyarakat kecil,” Pungkasnya. ( za/mp )







.jpg)







