- PRSI dan PT Angri Pangan Indonesia Maju Teken MoU Dukung Program Robotika untuk Negeri
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- Hingga Juni 2026 Polda Metro Berhasil Ungkap 3.809 Kasus dan Sita 17,45 Ton Narkotika
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Ribuan Relawan MBG Tasikmalaya Turun ke Jalan, Tegaskan Dukungan untuk Program Makan Bergizi Gratis
- Jakarta Fair 2026 Hadirkan Berbagai Booth Laptop Best Seller, Keluaran Terbaru, Dapat Voucher Servis Rp550.000
- Bupati Serap Aspirasi dan Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat, Saat Safari Jumat Di Gunung Purei
- Apa Instruksi Bupati Saat Tinjau Jalan Km 30 Menuju Desa Jamut Teweh Timur
Kadisdik Kota Tangerang Beberkan Rincian Program Sekolah Gratis Tahun 2026

Keterangan Gambar : Kadisdik Kota Tangerang Wahyudi
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA TANGERANG-Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, membeberkan rincian program sekolah gratis tahun 2026 yang mencakup jenjang SD dan SMP, baik negeri maupun swasta. Program ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Tangerang dalam memperluas akses pendidikan yang merata dan inklusif. Senin (4/5/26).
Wahyudi menjelaskan, seluruh sekolah negeri di Kota Tangerang sudah digratiskan. Sementara itu, sebanyak 146 sekolah swasta juga telah masuk dalam program sekolah gratis.
“Semua warga Kota Tangerang punya kesempatan yang sama untuk bersekolah, tidak hanya di negeri, tapi juga di swasta. Saat ini ada sekitar 146 sekolah swasta yang sudah kami gratiskan,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
Ia merinci, pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN), terdapat sekitar 420 siswa yang mendapatkan bantuan Rp300.000 per semester. Bantuan ini difokuskan untuk biaya operasional non-personalia selama masa pendidikan.
Selain itu, untuk SD swasta dan Madrasah Ibtidaiyah Swasta, tercatat sekitar 8.400 siswa menerima bantuan sebesar Rp450.000 per tahun yang diberikan dalam dua semester. Sementara pada jenjang SMP dan Madrasah Tsanawiyah swasta, total penerima mencapai sekitar 16.900 siswa dengan bantuan Rp630.000 per semester atau sekitar Rp1,3 juta per tahun.
Wahyudi menambahkan, pada 2026 terdapat penyesuaian bantuan khususnya di jenjang SD dan SMP, yang sebelumnya sekitar Rp1 juta per semester menjadi Rp1,1 juta.
Program sekolah gratis ini merupakan bagian dari kebijakan strategis Pemkot Tangerang bertajuk “Gampang Sekolah”. Program ini mencakup berbagai bentuk dukungan, mulai dari pembebasan biaya pendidikan, bantuan operasional, hingga beasiswa untuk jenjang pendidikan tinggi.
“Pendidikan adalah hak setiap warga. Program ini menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mendukung wajib belajar 13 tahun, dari PAUD hingga perguruan tinggi,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan jumlah sekolah swasta yang digratiskan terus bertambah setiap tahun. Pada 2026 saja, terdapat penambahan sekitar 15 sekolah swasta yang masuk dalam program tersebut.
Dari sisi anggaran, Pemkot Tangerang mengalokasikan dana yang bervariasi di tiap jenjang pendidikan, mulai dari miliaran rupiah. Jenjang SD swasta menjadi penerima bantuan terbesar karena jumlah siswa yang paling banyak.
“Bantuan ini kami sesuaikan dengan kebutuhan tiap jenjang. Yang terbesar memang di SD swasta karena jumlah pesertanya paling tinggi,” tutupnya.Adv









.jpg)







