- Gelapkan Mobil Rental, Residivis Kambuhan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Blitar
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- Kementerian UMKM Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Integrasi Layanan Terpadu SAPA UMKM
- Kreatif Merdeka Carnival 2026 Ajak Generasi Muda Berkarya Lewat Animasi dan AI
- Cegah Pelanggaran Lingkungan, Pemkab Barito Utara Sosialisasikan Aturan Pengawasan dan Sanksi Terbaru
- EDRR Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Indonesia Bidik Jadi Pusat Teknologi Kebencanaan Dunia
- Tinjau Progres Pembangunan Infrastruktur Daerah, Bupati Harapkan Dukungan Dari Semua Pihak
- Pemkab dan DPRD Gelar Rapat Bersama Matangkan Pembahasan Anggaran Prioritas Daerah
- Pemkab Barito Utara Matangkan Program Pembangunan, Bupati Tekankan Efektivitas dan Ketepatan Sasaran
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
Kadisdik Kota Tangerang Beberkan Rincian Program Sekolah Gratis Tahun 2026

Keterangan Gambar : Kadisdik Kota Tangerang Wahyudi
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA TANGERANG-Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, membeberkan rincian program sekolah gratis tahun 2026 yang mencakup jenjang SD dan SMP, baik negeri maupun swasta. Program ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Tangerang dalam memperluas akses pendidikan yang merata dan inklusif. Senin (4/5/26).
Wahyudi menjelaskan, seluruh sekolah negeri di Kota Tangerang sudah digratiskan. Sementara itu, sebanyak 146 sekolah swasta juga telah masuk dalam program sekolah gratis.
“Semua warga Kota Tangerang punya kesempatan yang sama untuk bersekolah, tidak hanya di negeri, tapi juga di swasta. Saat ini ada sekitar 146 sekolah swasta yang sudah kami gratiskan,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- Gelapkan Mobil Rental, Residivis Kambuhan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Blitar
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
Ia merinci, pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN), terdapat sekitar 420 siswa yang mendapatkan bantuan Rp300.000 per semester. Bantuan ini difokuskan untuk biaya operasional non-personalia selama masa pendidikan.
Selain itu, untuk SD swasta dan Madrasah Ibtidaiyah Swasta, tercatat sekitar 8.400 siswa menerima bantuan sebesar Rp450.000 per tahun yang diberikan dalam dua semester. Sementara pada jenjang SMP dan Madrasah Tsanawiyah swasta, total penerima mencapai sekitar 16.900 siswa dengan bantuan Rp630.000 per semester atau sekitar Rp1,3 juta per tahun.
Wahyudi menambahkan, pada 2026 terdapat penyesuaian bantuan khususnya di jenjang SD dan SMP, yang sebelumnya sekitar Rp1 juta per semester menjadi Rp1,1 juta.
Program sekolah gratis ini merupakan bagian dari kebijakan strategis Pemkot Tangerang bertajuk “Gampang Sekolah”. Program ini mencakup berbagai bentuk dukungan, mulai dari pembebasan biaya pendidikan, bantuan operasional, hingga beasiswa untuk jenjang pendidikan tinggi.
“Pendidikan adalah hak setiap warga. Program ini menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mendukung wajib belajar 13 tahun, dari PAUD hingga perguruan tinggi,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan jumlah sekolah swasta yang digratiskan terus bertambah setiap tahun. Pada 2026 saja, terdapat penambahan sekitar 15 sekolah swasta yang masuk dalam program tersebut.
Dari sisi anggaran, Pemkot Tangerang mengalokasikan dana yang bervariasi di tiap jenjang pendidikan, mulai dari miliaran rupiah. Jenjang SD swasta menjadi penerima bantuan terbesar karena jumlah siswa yang paling banyak.
“Bantuan ini kami sesuaikan dengan kebutuhan tiap jenjang. Yang terbesar memang di SD swasta karena jumlah pesertanya paling tinggi,” tutupnya.Adv

















