- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Anggota DPRD Barito Utara Hadiri Safari Ramadhan dan Peresmian Masjid Nurul Iman di Desa Lemo I
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
HIPA Tirto Makmur Sudah Jalankan Spek Proyek P3 TKAI di Desa Plumpungrejo

Keterangan Gambar : HIPA Tirto Makmur Sudah Jalankan Spek Proyek P3 TKAI di Desa Plumpungrejo
MEGAPOLITANPOS. COM, Blitar - Muhammad Ishanuddin, pelaksana Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3 TGAI) Tirto Makmur Desa Plumpungrejo memberikan klarifikasi atas dugaan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan proyek irigasi yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp195 juta. Proyek ini terletak di Dusun Soko, Desa Plumpungrejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.
Ishanuddin menjelaskan, bahwa kelompok petani pemakai air (HIPA) Tirto Makmur merasa perlu memberikan penjelasan setelah munculnya isu mengenai saluran dan tata guna air irigasi yang dianggap tidak sesuai.
"Memang benar kemarin ketika media datang itu ada kerusakan, namun kami dari tim itu langsung memperbaiki kerusakan tersebut dan kemarin sudah dicek oleh balai, dan sudah sesuai," kata Ishanuddin, Sabtu (1/11/2025).
Baca Lainnya :
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
Ia menandaskan, bahwa proyek tersebut kini telah selesai, dengan panjang total saluran mencapai 268 meter. Setelah dilakukan pengecekan oleh pihak balai, total panjang saluran yang terverifikasi adalah 275,7 meter.
"Kami dari kelompok HIPA ini bisa menyelesaikan program tersebut dan Alhamdulillah per hari ini saluran tersebut sudah finish," tandas Ishanuddin.
Ishanuddin juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam proyek ini, yang diharapkan dapat mendukung keberhasilan irigasi bagi masyarakat. ( za/mp)















