- 7 Tersangka Diciduk, Narkoba Diduga Menyasar Pekerja Industri
- Knalpot Brong Disulap Jadi Patung Maung, Pesan Polisi untuk Warga
- Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Non-KUR melalui SHAT
- Kantah Kabupaten Tangerang Laksanakan Pembayaran Ganti Kerugian 27 Bidang Tanah
- Wujud Nyata Jaga Keamanan Warga, Babinsa Patroli Malam.
- SMESCO Luncurkan SIAP 2026, Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global
- Aksi 30 September, Ojol Tolak Turbo Maxim dan Tegaskan Ingin Tetap Jadi Mitra
- Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games 2026, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI
- Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah
- Meriahkan HUT ke-7, Kogabwilhan II Gelar Olahraga Bersama dan Aksi Sosial.
Hindari Tawuran Antar Pelajar, Arief Dorong Dindik Bikin Kegiatan untuk Isi Libur Sekolah

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang yang perdana membebaskan biaya pendidikan atau sekolah gratis di seluruh sekolah negeri dan 146 sekolah swasta baik di tingkat SD dan SMP, mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Namun, Wali Kota Tangerang, H. Arief R. Wismansyah, mengaku kebijakan yang dinilai menjadi solusi dari persoalan klasik di masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yakni zonasi masih perlu disosialisasikan lebih masif.
"Sekarang, kalau nggak masuk ke SD atau SMP Negeri ya sudah, masuk ke swasta sama saja, gratis," ungkap wali kota, saat sampaikan arahan pada Rapat Evaluasi Kewilayahan di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Selasa, (20/06/2023)
Baca Lainnya :
- 7 Tersangka Diciduk, Narkoba Diduga Menyasar Pekerja Industri
- Knalpot Brong Disulap Jadi Patung Maung, Pesan Polisi untuk Warga
- Dua Pelajar Majalengka Bikin Gebrakan di PENTAS PAI Jabar 2026
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
Arief, mengaku, kebijakan sekolah gratis di SD dan SMP negeri maupun swasta masih perlu dilakukan evaluasi, terlebih ini menjadi hal yang baru pertama kali dilakukan oleh Pemkot Tangerang yang menggandeng pihak swasta dalam hal pendidikan.
"Karena perdana, pasti masih ada kekurangan, tapi masih bisa diperbaiki supaya ke depan bisa lebih baik," terangnya.
Selain itu, wali kota, juga menginstruksikan agar Dinas Pendidikan untuk membuat kegiatan bagi anak usia sekolah dalam mengisi masa libur sekolah, agar anak - anak dapat mengisi libur dengan kegiatan yang positif untuk hindari potensi tawuran antar pelajar.
"Taman - taman kota juga dipersiapkan, supaya bisa menjadi opsi tujuan wisata dalam kota saat libur sekolah," tutup Arief. ** (Jhn)




.jpg)



.jpg)







