- Wakil Ketua DPC Gerindra: Peran Media Diakui Jembatan Komunikasi Kemasyarakatan Handal.
- Kapolda Metro Cek Pos Pengamanan Cikunir dan Pastikan Arus Mudik Lebaran 2026 Aman, Lancar
- IR H Ateng Sutisna Tegaskan Peran Strategis Jurnalis, Jadi Penyambung Lidah Rakyat
- Robotika untuk Negeri Menyapa Nias: PRSI Sumut Gelar Program Edukasi Teknologi di Gunungsitoli
- Lewat Robotika untuk Negeri, PRSI Sasar Sekolah hingga Pesantren
- PRSI Babel Gelar Fun Match Robot Soccer Saat Ngabuburit Komunitas
- Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Perkembangan Rencana Operasional Kopdes Merah Putih
- Polres Blitar Kota Laksanakan Ramp Check dan Tes Urine Sopir serta Awak Bus di Terminal Patria
- Geger! Kasi Satpol PP Majalengka Ditemukan Tewas Mendadak di Kamar Kos Cigasong
- PRSI Dukung Robotic Competition 2026 di Kupang, Pemkot Beri Dukungan Penuh
Hari Buruh Sedunia Simak Apa SajaTuntutannya Selain Perbaikan Kesejahteraan

Keterangan Gambar : Aksi buruh dalam hari buruh sedunia
LMegapolitanpos.com, Jakarta- Sebanyak puluhan ribu pekerja disebut berpartisipasi melakukan demonstrasi di sejumlah kota dalam aksi peringatan Hari Buruh Sedunia atau May Day, pada Senin (01/05/2023).
Said Iqbal selaku presiden Partai Buruh dan juga Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengatakan, terdapat tujuh tuntutan para buruh dalam aksi tahun ini dalam demonstrasi yang diklaim dihadiri sekitar 50.000 orang.
Selain menuntut perbaikan terhadap kehidupan buruh, aksi ini juga berisi tekanan terkait pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang, di mana Partai Buruh akan berpartisipasi di dalamnya.
Baca Lainnya :
- Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Perkembangan Rencana Operasional Kopdes Merah Putih
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
Ketujuh tuntutan KSPI yaitu:
1.Cabut Omnibus Law, UU No. 6 tahun 2023 tentang Cipta Kerja
2. Cabut ambang batas parlemen (parliamentary threshold) 4% dan ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) 20% karena disebut “membahayakan demokrasi”
3. Sahkan RUU DPR dan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
4. Tolak RUU Kesehatan
5. Reforma agrarian dan kedaulatan pangan. Tolak bank tanah, tolak impor beras, kedelai dan lainnya.
6. Pilih calon presiden yang pro-buruh dan kelas pekerja. Partai Buruh “haram” hukumnya berkoalisi dengan partai politik yang mengesahkan UU Cipta Kerja.
7. Hapus outsourcing dan tolak upah murah.
Di Jakarta aksi demonstrasi Hari Buruh terjadi di empat titik, yaitu Istana Negara, Gedung MPR/DPR, Lapangan Panahan Senayan, dan GOR Rawa Badak Jakarta Utara, kata Kepala Divisi Humas Polri, Sandi Nugroho.
Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto mengatakan sekitar 6.000 personel gabungan dikerahkan mengamankan kegiatan itu.(ASl/Red/MP).

















