- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Ketua Komisi I Tekankan Kesiapan Program dalam KUA-PPAS APBD 2027
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali .
- Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional.
- Lapas Kelas IIA Cibinong Diduga Kelola Fasilitas Mewah Villa untuk Napi
- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
Pengembangan teknologi robotika pertanian yang dirancang untuk menghadirkan sistem monitoring lahan, irigasi otomatis, dan analisis prediktif berbasis AI.

Keterangan Gambar : Perangkat TaniBot System hasil pengembangan riset PRSI dalam mendukung teknologi pertanian modern.
Bandung — Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) terus mendorong pemanfaatan teknologi robotika dan kecerdasan buatan dalam berbagai sektor strategis nasional. Salah satu inovasi terbaru yang tengah dikembangkan adalah TaniBot System — Precise Farming, sebuah sistem teknologi pertanian modern yang dirancang untuk mendukung transformasi menuju pertanian cerdas dan berbasis data. (14/3/2026)
Teknologi ini saat ini masih berada pada tahap prototype dan dalam proses pengembangan riset, yang dilakukan oleh Dewan Pakar PRSI Lukman Falah bersama Divisi Riset PRSI. Kegiatan penelitian dan pengembangan sistem tersebut dilaksanakan di Bandung, Jawa Barat, sebagai bagian dari kontribusi PRSI dalam menghadirkan solusi teknologi bagi sektor pertanian di Indonesia.
Baca Lainnya :
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
- Ketua Umum PRSI Bahas Program Workshop Robotika Bersama Anjungan Kalimantan Selatan TMII
- PRSI-IESPA-KOMDIGI Resmi Berkolaborasi, Perkuat Ekosistem Robotika dan Esports Nasional
- Melalui Program Robotika untuk Negeri, PRSI Jawa Barat Hadirkan Robotik di Lingkungan Pesantren
- PB PRSI Audiensi dengan Kemenpora RI, Siapkan Olimpiade Robotika Indonesia 2026
PRSI menilai bahwa integrasi teknologi seperti Internet of Things (IoT), Big Data, dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus efisiensi dalam pengelolaan lahan.
Prototype TaniBot System dirancang dengan berbagai konsep Smart Farming, di antaranya sistem monitoring jarak jauh berbasis IoT yang memungkinkan petani memantau kondisi lahan secara real-time melalui perangkat smartphone atau komputer. Sistem ini dapat menampilkan berbagai data penting seperti kondisi tanah, status nutrisi tanaman, hingga informasi cuaca.
Selain itu, sistem ini juga dirancang memiliki fitur irigasi otomatis yang dapat mengatur aliran air berdasarkan data sensor kelembapan tanah maupun prediksi cuaca, sehingga penggunaan air dapat dilakukan secara lebih efisien.
Pada tahap pengembangan berikutnya, sistem ini juga dirancang untuk dilengkapi dengan analisis prediktif berbasis AI yang dapat membantu petani memperkirakan waktu panen optimal, potensi serangan hama, hingga perubahan harga pasar. Sistem tersebut juga direncanakan terintegrasi dengan manajemen logistik digital untuk menghubungkan data produksi pertanian dengan sistem inventaris dan platform pemasaran.
TaniBot System juga mengusung konsep Precision Farming (Pertanian Presisi), yaitu pendekatan pertanian yang mengedepankan tindakan yang tepat pada lokasi dan waktu yang tepat. Teknologi ini mencakup Variable Rate Technology (VRT) yang memungkinkan pemberian pupuk, benih, dan pestisida secara otomatis sesuai kebutuhan spesifik setiap titik lahan.
Selain VRT, sistem ini juga dirancang dilengkapi dengan Yield Mapping untuk menganalisis variasi produktivitas lahan, serta sensor tanah (On-field Soil Sensors) yang mampu mengukur kelembapan, pH, dan suhu tanah secara real-time.
Dewan Pakar PRSI Lukman Falah menjelaskan bahwa pengembangan TaniBot System merupakan bagian dari upaya menghadirkan teknologi robotika yang dapat memberikan manfaat langsung bagi sektor pertanian.
“Prototype TaniBot System ini merupakan hasil riset awal yang kami kembangkan bersama tim riset PRSI di Bandung. Saat ini teknologi tersebut masih dalam tahap pengembangan prototype, dan ke depan akan terus kami sempurnakan menuju sistem yang lebih matang dengan integrasi kecerdasan buatan serta otomatisasi yang lebih adaptif terhadap kondisi pertanian di Indonesia,” ujar Lukman Falah.
Melalui pengembangan prototype TaniBot System, PRSI berharap teknologi robotika dan kecerdasan buatan tidak hanya berkembang di sektor industri dan pendidikan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian nasional.
Inovasi ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen PRSI dalam mendorong pemanfaatan teknologi robotika untuk mendukung ketahanan pangan nasional serta pembangunan ekonomi berbasis teknologi di Indonesia.

.jpg)

.jpg)
.jpg)



.jpg)







