- Hadiri Hardiknas 2026, Ketua DPRD Barito Utara Perkuat Komitmen Pendidikan
- Bupati Barut Dalam Moment Hardiknas, Sekolah Jadi Pilar Integrasi Sosial Melalui Pendidikan Inklusif dan Holistik
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Proyek Jaringan Irigasi Disorot, Dugaan Penyimpangan Menguat di Majalengka
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
- Bupati Eman : Prestasi IPM 71,37 Tercapai, Tapi ATS Jadi PR Besar
- Gagal Kabur! Pencuri Motor Diringkus Warga Usai Kepergok Dorong Scoopy
- Ratusan Pil Obat Keras Digulung! Satres Narkoba Majalengka Bongkar Peredaran Ilegal di Kampung
DPRD Naruk Saritani Dorong Penguatan Insentif Tokoh Adat dan Sosial di Musrenbang Montallat

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara dari PDI Perjuangan, Naruk Saritani, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Kecamatan Montallat, khususnya yang berkaitan dengan penguatan peran tokoh adat dan sosial, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun Anggaran 2027, Jumat
(06/02/2026).
Naruk Saritani menyampaikan, berbagai aspirasi tersebut telah dihimpun saat dirinya melaksanakan kegiatan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) IV. Usulan masyarakat kemudian dibawa dan disampaikan secara resmi dalam forum Musrenbang Kecamatan Montallat yang digelar di Aula Kantor Kecamatan setempat.
Dalam forum tersebut, Naruk Saritani secara khusus menyoroti perlunya kejelasan dan peningkatan insentif bagi sejumlah unsur masyarakat, seperti damang, mantir adat, penghulu adat, marbot, ketua RT dan RW, serta guru sekolah minggu.
Menurutnya, mereka memiliki peran strategis dalam menjaga harmoni sosial dan mendukung jalannya pemerintahan di tingkat bawah.
Ia menilai, pemberian insentif yang layak merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan tanggung jawab para tokoh tersebut dalam melayani masyarakat serta menjaga nilai-nilai adat dan sosial di lingkungan masing-masing.
Naruk Saritani berharap, aspirasi tersebut dapat menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan masuk dalam prioritas perencanaan pembangunan daerah, sehingga kesejahteraan para pelayan masyarakat di tingkat akar rumput dapat terus ditingkatkan.
(A)




.jpg)









