- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
- Ghost Buzzer Siap Warnai Liburan Sekolah, Horor Anak Penuh Pesan Persahabatan dan Keberanian
- PTPN Group Gelar Donor Darah dan Edukasi Kesehatan, Wujud Nyata Kepedulian Sosial
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- Ribuan Jamaah Meriahkan Pawai Obor dan Gempita Muharram 1448 H di Masjid Jami Nurul Hidayah
- Militansi KONI Kota Blitar Baru Tetap Kompak Bina Prestasi Semua Cabor
- Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Marsiana Muhlis,PAUD Fondasi Utama Pembentukan Karakter dan Kesiapan Belajar Anak
- Ribuan Pengunjung Serbu Jakarta Fair 2026, Penyelenggara Perkuat Pengamanan Area Pameran
DPRD Naruk Saritani Dorong Penguatan Insentif Tokoh Adat dan Sosial di Musrenbang Montallat

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara dari PDI Perjuangan, Naruk Saritani, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Kecamatan Montallat, khususnya yang berkaitan dengan penguatan peran tokoh adat dan sosial, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun Anggaran 2027, Jumat
(06/02/2026).
Naruk Saritani menyampaikan, berbagai aspirasi tersebut telah dihimpun saat dirinya melaksanakan kegiatan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) IV. Usulan masyarakat kemudian dibawa dan disampaikan secara resmi dalam forum Musrenbang Kecamatan Montallat yang digelar di Aula Kantor Kecamatan setempat.
Dalam forum tersebut, Naruk Saritani secara khusus menyoroti perlunya kejelasan dan peningkatan insentif bagi sejumlah unsur masyarakat, seperti damang, mantir adat, penghulu adat, marbot, ketua RT dan RW, serta guru sekolah minggu.
Menurutnya, mereka memiliki peran strategis dalam menjaga harmoni sosial dan mendukung jalannya pemerintahan di tingkat bawah.
Ia menilai, pemberian insentif yang layak merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan tanggung jawab para tokoh tersebut dalam melayani masyarakat serta menjaga nilai-nilai adat dan sosial di lingkungan masing-masing.
Naruk Saritani berharap, aspirasi tersebut dapat menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan masuk dalam prioritas perencanaan pembangunan daerah, sehingga kesejahteraan para pelayan masyarakat di tingkat akar rumput dapat terus ditingkatkan.
(A)

.jpg)















