- Nurhadi Anggota Komisi IX DPR RI Kawal Percepatan Penurunan Stunting di Desa Slorok, Garum.
- Kemenag Kab Tangerang Terus Perkuat Pembinaan Madrasah.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- Muhammad Nazaruddin Pimpin Jalan Sehat PRI, Bahas Program Pemerintah dan Agenda Partai
- Sambut HUT Ke-7 Kogabwilhan I, IKKT PWA CBS II Kogabwilhan II Pererat Silaturahmi Dan Kepedulian.
- Peran Aktif Babinsa Patroli Malam, Jadi Tauladan Warga.
- Dandim 0506/Tgr Hadiri Kirab Budaya dan Ruwat Bumi, Pentingnya Menjaga Kerukunan .
- Hasil Pemilihan RW 02 Tirtajaya, Sugianto Menang dan Ajak Warga Tinggalkan Perbedaan
- Bazar Sembako Koperasi Merah Putih Kutajaya Diserbu Warga, Barang Dagangan Ludes Terjual
Diduga Bangunan Tak Berizin di Margasari, Pemilik Sebut Mr X Satpol PP Ngacir

Keterangan Gambar : Bangunan kios yang diduga belum berizin
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang-Pembangunan kios 2 pintu berlantai 2, beralamat di jalan Aria Santika RT 003/003 Margasari Kecamatan Karawaci Kota Tangerang, diduga belum berizin.
Saat wartawan mendatangi ke lokasi, Kamis (14/9/23) belum ada plank izin PBG nya, saat di tanya kepada tukang yang mengerjakan bangunan dan enggan disebutkan namanya, membenarkan tidak ada plank izin yang ditempel di sekitar bangunan.
"Ya belum ada plank izin yang ditempel pak," ucapnya.
Baca Lainnya :
- Dua Pelajar Majalengka Bikin Gebrakan di PENTAS PAI Jabar 2026
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
Lebih lanjut ia mengatakan ada bapak di sekitar rumah sini, yang akan membantu pemilik untuk mengurus izinnya, dari kendaraannya terlihat plat nomornya merah kemungkinan seorang pegawai negeri, dan pemilik bangunan kios ini juga sepengetahuannya seorang pensiunan pegawai negeri.
"Selama ada beberapa orang yang pernah dateng menanyakan izin, termasuk Satpol PP tetapi ketika disebut nama bapak itu (Mr X Red.) semua langsung pergi, tetapi saya lupa namanya bapak itu, kalau muka saya kenal, dan saya sudah mengerjakan bangunan ini dua bulan lalu," ujarnya.
Sementara Andri anak pemilik bangunan membenarkan kalau bangunan tersebut belum berizin.
"Saya dibantu sama tetangga, namanya saya tidak bisa sebutkan, untuk nanti membantu pengurusan izin, kalau sekarang mah boro-boro ngurus izin mas, ini aja uangnya udah pas-pasan, bangunannya juga kecil mas bukan ngebangun Ruko, coba nanti saya bicara tetangga saya yang mau ngebantu urus izin," ucapnya.
Ia juga mengatakan bahwa yang dateng bukan hanya wartawan yang menulis berita ini, tetapi udah banyak, termasuk Satpol PP.Jhn




.jpg)




1.jpg)
.jpg)





