- PELNI Tingkatkan Kesiapsiagaan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
- Satgas Sampah Koramil /Ciputat Turun Tangan Bersihkan Lingkungan di Jalan Dewi Sartika.
- Jatinangor Music Fest 2026 Meriah, Booth BNI Jadi Magnet Pengunjung
- Polemik Dualitas Alumni Trisakti, Maman: Kini Hanya Ada IKA Trisakti
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
Diaspora Kembangkan Bisnis di Amsterdam, BNI Siap Dukung

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk secara resmi telah mendirikan kantor perwakilan di Amsterdam, Belanda.
Melalui kantor perwakilan ini, BNI berkomitmen proaktif mencarikan solusi keuangan bagi diaspora Indonesia yang ingin mengembangkan bisnisnya.
Dalam keterangannya, Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyampaikan BNI Amsterdam saat ini berstatus kantor perwakilan dan dapat melayani diaspora yang membutuhkan informasi sekaligus edukasi terkait layanan perbankan.
Baca Lainnya :
- Jatinangor Music Fest 2026 Meriah, Booth BNI Jadi Magnet Pengunjung
- Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Jadi Kanal Baru Pemulihan Usaha Pascabencana
- Kemenkop Fokus Perkuat KDKMP dan Tata Kelola Koperasi Nasional
- Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Sulsel melalui Bursa Wirausaha Unggulan
- Usaha Laundry Tumbuh di Berbagai Daerah, Menteri UMKM Ingatkan Risiko Persaingan
Dia menegaskan bahwa pihaknya melihat potensi bisnis diaspora di Belanda yang cukup besar. Terlebih, masyarakat Belanda sudah sangat familiar dengan berbagai produk dan budaya Indonesia, terutama makanan Indonesia.
"Kami berkomitmen menjadi partner bagi diaspora dan perusahaan Indonesia di Belanda untuk mencari solusi atas layanan perbankan mereka, nanti setelah tahu apa yang dibutuhkan, BNI yang akan mengeksekusi solusi perbankannya," ungkapnya.
Menurut Okki terdapat beberapa hal yang menjadikan Belanda tempat yang tepat bagi BNI.
Pertama, perusahaan lokal yang memiliki bisnis dengan Indonesia, baik langsung maupun tidak langsung. Potensi bisnis ini cukup besar mengingat Belanda sebagai pintu masuk produk Indonesia di Eropa.
"Mereka punya pelabuhan terbesar di Eropa tepatnya di Pelabuhan Rotterdam. Kalau barang sudah masuk Rotterdam, itu artinya sudah certified dan bisa dikirim ke negara manapun di Eropa," ucapnya.
Kedua, BNI melihat potensi bisnis diaspora di Indonesia. Menurut data Kedutaan Besar RI, diaspora Indonesia mencapai 10% dari populasi di Belanda. Sehingga, sesuatu yang berasal dari Indonesia sangat diterima oleh masyarakat Belanda.
"Masyarakat Belanda sangat terbiasa dengan makanan kita, sehingga segmen ini perlu kita dukung," katanya.
Peluang lain ialah diaspora cukup sulit mendapatkan fasilitas pembiayaan dari perbankan Belanda. Sehingga, kehadiran BNI akan menjadi solusi bagi diaspora untuk mendapatkan pendanaan.
"Inilah fungsi dari BNI yang telah diamanatkan pemerintah, kita harus berpihak pada diaspora," katanya.
Hal yang tak kalah penting ialah segmen ritel. Dengan banyaknya diaspora di Belanda menjadikan negeri kincir angin tersebut menjadi potensi yang besar.
"Lebih dari 16 ribu diaspora saat ini, dan belum semua menjadi nasabah BNI. Itu yang mau kita dorong,” pungkasnya. (Reporter: Achmad Sholeh)









.jpg)






