- ATR/BPN Semakin Dekat untuk Masyarakat Melalui Akses Layanan Pertanahan Tanpa Perlu Datang ke Kantah.
- Kementerian UMKM Buka Peluang UKM Pertambangan Masuk Rantai Pasok Global
- Nurhadi Anggota DPR RI : Perlancar Layanyan Kesehatan Serahkan Mobil Ambulan Untuk Pemdes Bacem.
- Maman Abdurrahman Pastikan Bunga PNM Mekaar 8 Persen Berlaku Permanen
- Tak Hanya Narkoba, Gun Sriwitanto Usulkan Edukasi Bahaya Judi Online Pada Sekolah dan Masyarakat
- Gun Sriwitanto Dorong Barito Utara Wujudkan Program BERSINAR
- Kapolri Nonaktifkan Kapolres Sukoharjo dan Tiga Anggota, Ini Penyebabnya
- Patih Herman Dorong Edukasi Bahaya Narkoba Masuk Sekolah, Generasi Muda Jadi Perhatian
- Patih Herman Tegaskan Dukungan DPRD terhadap Anggaran Program Pemberantasan Narkoba
- Patih Herman Soroti Masifnya Peredaran Narkoba di Barito Utara, Apresiasi Kinerja Polres
Viral di Medsos, DPRD Majalengka Temukan Retak dan Aspal Terkelupas

Keterangan Gambar : Ketua Komisi III DPRD Majalengka, H Iing Misbahuddin, SM, SH
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Keluhan warga terkait kondisi Jalan Munjul-Ciandeu yang ramai diperbincangkan di media sosial mendapat perhatian serius dari Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka. Dalam sidak yang dilakukan Kamis (04/06/2026), Ketua Komisi III DPRD Majalengka, H. Iing Misbahuddin, SM, SH, menemukan sejumlah titik retakan dan pengelupasan aspal yang menjadi sorotan publik.
Isu tersebut sebelumnya mencuat setelah sebuah unggahan di Facebook menyebut ruas jalan yang baru dihotmix beberapa hari telah menunjukkan retakan memanjang. Unggahan itu memunculkan beragam spekulasi mengenai kualitas konstruksi, mulai dari dugaan pemadatan yang tidak optimal hingga ketebalan lapisan aspal yang dinilai kurang memadai.
Menanggapi polemik yang berkembang, Komisi III memilih melakukan pengecekan langsung ke lapangan. Hasil sidak menunjukkan adanya retakan rambut yang telah diperbaiki pada beberapa titik. Namun, di kawasan Ciandeu ditemukan bagian aspal yang terkelupas diduga akibat lapisan yang terlalu tipis sehingga rentan terhadap beban kendaraan.
Baca Lainnya :
- Nurhadi Anggota DPR RI : Perlancar Layanyan Kesehatan Serahkan Mobil Ambulan Untuk Pemdes Bacem.
- Pasien Puskesmas Bantarujeg Viral, Bupati Majalengka Evaluasi Total
- Kapolres Majalengka Bongkar Dua Kasus Pengeroyokan, Ini Kronologinya
- Hasil Pilkades Kebonjati Dipertanyakan, Warga Soroti Sistem QR Code
- Sejarah Baru Pramuka Majalengka, 545 Anggota Resmi Jadi Pramuka Garuda
Iing menegaskan bahwa setiap temuan harus ditindaklanjuti berdasarkan fakta teknis, bukan sekadar opini yang berkembang di media sosial. Namun demikian, kritik dan laporan masyarakat dinilai penting sebagai bentuk pengawasan publik terhadap proyek yang dibiayai dari uang rakyat.
"Anggaran pembangunan berasal dari pajak masyarakat. Karena itu kualitas pekerjaan harus menjadi prioritas, bukan hanya mengejar volume pekerjaan," tegasnya.
Komisi III juga mengingatkan agar seluruh proyek infrastruktur tahun anggaran 2026 diawasi secara ketat untuk mencegah munculnya kerusakan dini yang berpotensi merugikan keuangan daerah dan masyarakat pengguna jalan. ** (Agit)















