- Haji 2026 Tetap Berangkat di Tengah Gejolak Timur Tengah, Disampaikan Usai Muscab PKB Majalengka
- Tinjau Korban Angin Puting Beliung Mas Ibbin Salurkan Sembako di Kelurahan Sukorejo dan Turi.
- Bukan Sekadar Silaturahmi : SMS Lahir, Konsolidasi Pemuda Majalengka Menuju 2029 Dimulai
- Semarak Muscab PKB di Berbagai Daerah, Maman Imanul Haq Ucapkan Selamat & Sukses
- Generasi Nias Melek Teknologi, PRSI Sumut dan BINUS Medan Gelar Workshop Robotika
- Hujan Deras Picu Banjir di Jakarta Barat, 12 RT Terendam dan Sejumlah Jalan Lumpuh
- Pendatang Baru Wajib Lapor 1x24 Jam, Dukcapil Siapkan Layanan Jemput Bola
- Pesan Paskah 2026, Menag Tekankan Harmoni dan Persaudaraan Bangsa
- Pemprov DKI Siap Gelar Lebaran Betawi ke-18, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Jakarta
- Ateng Sutisna Dorong Penguatan BIM demi Industri Bernilai Tinggi
Dandim 0506/Tgr Hadiri Launching Integrasi Data dan Sertifikasi Tanah di Kota Tangerang

Keterangan Gambar : Konferensi Cabang Fatayat NU Kota Tangerang.
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Komando Distrik Militer (Kodim) 0506/Tangerang menunjukkan komitmennya dalam mendukung program nasional pertanahan dan reformasi agraria.
Kolonel Inf Ary Sutrisno, selaku Dandim 0506/Tangerang, hadir dan memantau langsung jalannya acara penyerahan sertifikat hak pakai, sertifikat wakaf, serta peluncuran integrasi data pertanahan dan perpajakan di Kota Tangerang, Rabu (30/4/2025).
Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Akhlakul Karimah Lantai 3, Kantor Pemerintah Kota Tangerang, ini juga dirangkai dengan pembukaan Konferensi Cabang Fatayat NU Kota Tangerang. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Fatayat NU, Margaret Aliyatul Maimunah, dan dihadiri lebih dari 250 peserta dari berbagai unsur pemerintah dan masyarakat.
Baca Lainnya :
- Bukan Sekadar Silaturahmi : SMS Lahir, Konsolidasi Pemuda Majalengka Menuju 2029 Dimulai
- Semarak Muscab PKB di Berbagai Daerah, Maman Imanul Haq Ucapkan Selamat & Sukses
- Ateng Sutisna Dorong Penguatan BIM demi Industri Bernilai Tinggi
- Halal bi Halal Disdik Majalengka Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Sisipkan Gerakan Kepedulian Pelajar
- BBM RI Paling Murah di ASEAN! Fakta atau Ilusi, Perbandingan Harga RON 95 Picu Perdebatan Panas
Menteri ATR/BPN RI, Nusron Wahid, secara resmi membuka acara dan menyerahkan sertifikat tanah kepada penerima. Dalam sambutannya, Nusron menekankan pentingnya integrasi data pertanahan dan perpajakan sebagai langkah strategis mendorong transparansi tata kelola lahan dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Integrasi ini akan menguatkan fondasi legal dan administratif pertanahan. Dengan data yang sinkron, kita bisa mempercepat pelayanan, meminimalisasi konflik lahan, serta mendorong optimalisasi pajak daerah,” ujar Nusron Wahid.

Salah satu momen penting dalam acara ini adalah penyerahan simbolis sertifikat hak pakai dan wakaf yang dilakukan di hadapan para pejabat tinggi, termasuk Dandim 0506/Tangerang Kolonel Inf Ary Sutrisno, yang secara khusus memantau proses pengamanan kegiatan agar berjalan tertib dan lancar.
“Peran TNI dalam program pertanahan bukan hanya pengamanan, tetapi juga mendukung optimalisasi hasil program strategis nasional. Kami pastikan semua berjalan aman, terkendali, dan sesuai arahan,” ujar Kolonel Ary.
Hadir pula jajaran pejabat tinggi seperti Dirjen Survei Pemetaan Pertanahan dan Ruang Ir. Virgo Eresta Jaya, Walikota Tangerang Drs. H. Sachrudin, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam, serta perwakilan dari Kejaksaan, Pengadilan, Kementerian Agama, dan MUI.
Gubernur Banten diwakili oleh sejumlah kepala dinas dan jajaran Kantor Pertanahan Provinsi Banten. Kolonel Kholid Firdaus turut hadir mewakili Korem 064/Maulana Yusuf, bersama Danramil dan staf Korem lainnya.

Diakhir kegiatan, peluncuran khusus sistem integrasi data pertanahan dan perpajakan resmi dilakukan, menandai langkah maju Kota Tangerang dalam tata kelola aset dan reformasi birokrasi berbasis digital.
Kolonel Ary Sutrisno menegaskan bahwa sinergi antarinstansi dalam kegiatan ini menunjukkan betapa strategisnya peran pertanahan dalam memperkuat stabilitas sosial dan pembangunan daerah.
“Ketika legalitas tanah dan wakaf diperkuat, masyarakat makin percaya kepada negara. Inilah esensi dari pertahanan non-militer yang juga menjadi tanggung jawab kami,” tutupnya. ** Sumber Kodim 0506/Tangerang










.jpg)

.jpg)




