- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
- Dari Perkebunan ke Energi Bersih, PTPN I Dorong Bioenergi Menuju Net Zero Emission
- Ribuan Warga Padati Senam Massal Barito Utara, Bupati Serahkan Hadiah Utama Sepeda Motor dan Resmikan Futsal Bupati Cup 2026
- Bupati Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA, Perkuat Komitmen Lindungi Anak
- Dandim 0808/Blitar Rotasi Personel Pindah Satuan, Mutasi Pembinaan Karier Prajurit
- Harlah ke 25, DPC Demokrat Kabupaten Blitar Pelopori Gerakan Indonesia Asri di Pantai Pasur
- PT. FAZ ANUGERAH NUSANTARA Dukung Program Cetak Sawah Nasional Lewat Pengadaan Pupuk dan Pestisida
- Bulutangkis Kapolri Cup 2026 Digelar, Atlet Muda hingga Penyandang Disabilitas Siap Cetak Prestasi
- Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Kopassus
BBM RI Paling Murah di ASEAN! Fakta atau Ilusi, Perbandingan Harga RON 95 Picu Perdebatan Panas

Keterangan Gambar : sumber data dari sejumlah media ekonomi seperti Bisnis, CNBC, dan Tirto.
MEGAPOLITANPOS.COM JAKARTA - Klaim mengejutkan soal harga bahan bakar minyak (BBM) jenis RON 95 di Asia Tenggara mengguncang ruang publik. Sebuah infografis viral menyebut Indonesia sebagai negara dengan harga BBM termurah di ASEAN, jauh di bawah negara-negara tetangga. Rabu, (01/04/2026)
Data yang beredar menunjukkan harga RON 95 di Singapura menembus Rp 44.800 per liter tertinggi di kawasan. Disusul Myanmar Rp 41.150 dan Laos Rp 29.440.
Di lapisan tengah, harga BBM di Vietnam dan Filipina berada di kisaran Rp 24 ribuan, sementara Kamboja Rp 21.130. Lebih rendah lagi, Thailand Rp 17.100 dan Malaysia Rp 16.200.
Baca Lainnya :
- Bank Majalengka Genjot UMKM Lewat KURMA, Modal Mudah Tanpa Jaminan
- Baznas dan PT Diamond Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 100 Anak Yatim
- Penutupan UKW PWI Jabar, Atal S Depari Ingatkan Bahaya Berita Tak Terverifikasi
- Bupati Majalengka Alarmkan Lonjakan HIV dan TBC, Kasus Terus Naik
- Bupati Eman Tinjau Kekeringan, Ribuan Hektare Sawah Berhasil Diselamatkan
Namun yang paling menyita perhatian, harga di Indonesia disebut hanya Rp12.900 per liter angka yang langsung memicu gelombang reaksi antara bangga, heran, hingga skeptis.
Benarkah Indonesia "paling murah" ? Ataukah perbandingan ini menyederhanakan realitas yang jauh lebih kompleks?
Pengamat energi mengingatkan, membandingkan harga BBM antarnegara bukan perkara sederhana. Ada banyak variabel tersembunyi: subsidi pemerintah, pajak energi, kurs mata uang, hingga biaya distribusi geografis yang berbeda-beda.
Di Indonesia, harga BBM memang kerap dikendalikan untuk menjaga daya beli masyarakat dan meredam inflasi. Namun, kebijakan ini juga membawa konsekuensi besar terhadap anggaran negara.
Viralnya data ini pun berubah menjadi perdebatan panas di masyarakat. Sebagian melihatnya sebagai bukti keberpihakan pemerintah, sementara lainnya mempertanyakan transparansi dan keberlanjutan kebijakan tersebut.
Satu hal yang pasti di balik label "termurah", tersimpan dinamika besar yang tak sesederhana angka di layar. ** (Agit)

.jpg)
.jpg)














