Butuh KUR Tapi Waktu Terbatas? BNI Buka Layanan KUR dan BWU di Hari Libur

By Achmad Sholeh(Alek) 30 Agu 2024, 21:15:27 WIB UMKM
Butuh KUR Tapi Waktu Terbatas? BNI Buka Layanan KUR dan BWU di Hari Libur

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui langkah proaktif dengan membuka layanan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan BNI Wirausaha (BWU) di luar hari kerja.

Langkah ini diambil untuk memberikan fleksibilitas lebih bagi pelaku UMKM yang seringkali mengalami keterbatasan waktu pada hari kerja, sehingga tetap dapat mengakses layanan pembiayaan secara optimal tanpa mengganggu aktivitas bisnis utama mereka.

Pada Sabtu (31 Agustus 2024), BNI akan melayani proses penyaluran KUR dan BWU, baik untuk akad baru maupun restrukturisasi. Strategi tersebut juga dilakukan dalam rangka mempercepat realisasi penyaluran KUR dan BWU guna mendukung pertumbuhan UMKM di seluruh Indonesia.

Baca Lainnya :

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, pada tahun 2024, BNI telah diberikan target penyaluran KUR sebesar Rp18 triliun oleh Pemerintah RI. Hingga 25 Agustus 2024, BNI telah menyalurkan KUR sebesar Rp8,36 triliun kepada lebih dari 39 ribu debitur.

Okki pun menegaskan, BNI optimistis dapat mencapai target tersebut melalui berbagai langkah strategis, termasuk dengan tetap melayani proses KUR dan BWU di hari libur.

 "Langkah ini merupakan bagian dari upaya BNI untuk terus menjaga momentum penyaluran kredit serta memastikan UMKM mendapatkan akses pembiayaan yang lebih luas,” kata Okki.

Lebih lanjut Okki menyampaikan, BNI juga berkomitmen untuk menjaga kualitas kredit yang disalurkan. BNI menargetkan menurunkan rasio kredit bermasalah (NPL gross) UMKM di bawah 3% hingga akhir tahun 2024.

Untuk itu, BNI fokus pada pengembangan pasar terpilih, penggarapan value chain korporasi, serta integrasi ekosistem digital dan mitra kerja sama yang potensial.

Selain itu, BNI telah melakukan standarisasi proses melalui digitalisasi end-to-end proses kredit serta penerapan sistem penilaian (scoring system) yang dikalibrasi secara berkala untuk meminimalisir risiko kredit.

Langkah-langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelayanan kredit UMKM tetap optimal dan berdaya guna dalam mendukung pertumbuhan ekonomi sektor UMKM di Indonesia.

“Kami mengajak seluruh nasabah KUR dan BWU untuk memanfaatkan layanan kami pada Sabtu ini. BNI siap memberikan pelayanan terbaik untuk mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia,” tutup Okki. (Reporter: Achmad Sholeh Alek).




  • Kementerian UMKM Dorong Adopsi AI untuk Perkuat Ekonomi Inklusif

    🕔04:12:24, 21 Apr 2026
  • Kemenkop dan Kemensos Rencanakan Penerima PKH Jadi Karyawan KDKMP

    🕔04:17:36, 14 Apr 2026
  • LPDB Dorong Koperasi Lebih Berdaya, 15 Inkubator Terpilih Siap Dampingi Koperasi Naik Kelas

    🕔03:48:06, 11 Apr 2026
  • Kunjungan ke China, Menteri Maman Buka Peluang Besar UMKM Tembus Pasar Global

    🕔11:09:20, 07 Apr 2026
  • Kemenkop Teken MoU Bersama BPJS Kesehatan untuk Akselerasi Layanan Kesehatan di Desa

    🕔18:05:11, 07 Apr 2026