- Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Marsiana Muhlis,PAUD Fondasi Utama Pembentukan Karakter dan Kesiapan Belajar Anak
- Ribuan Pengunjung Serbu Jakarta Fair 2026, Penyelenggara Perkuat Pengamanan Area Pameran
- Menkop Perkuat Peran Koperasi Dalam Ekosistem Energi Terbarukan
- Legalitas dan Sertifikasi Jadi Kunci UMKM Naik Kelas, Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Usaha
- Bogor Bersih dari Angkot Tua, Pemkot Siapkan Langkah Peremajaan Armada
- Warga Modernland Mengeluhkan Jalan Rusak dan PSU Yang Belum Diserah Terima Ke Pemkot Tangerang
- DPMPTSP-KADIN Barito Utara Satukan Langkah Tarik Investasi,Hilirisasi Jadi Prioritas
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
Bupati Blitar: Program OVOP Wujudkan Kemandirian UMKM Menuju Masyarakat Sejahtera dan Berdaya Saing

Keterangan Gambar : Bupati Blitar Rini Syarifah tinjau kemampuan pelaku UMKM Desa Tegalasri dengan semua prospek usaha mikro jangka panjang.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar- Sebagai wujud membangkitkan perekonomian tingkat bawah, Pemerintah Kabupaten Blitar terus berupaya menggenjot kelembagaan tingkat desa dengan model peningkatan SDM melalui wadah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), melalui gerakan yang dinamai One Vilage One Produck (OVOP). Program yang berbasis satu desa satu produk unggulan setiap waktu terpantau kegiatan para pelaku usaha tersebut. Seperti halnya yang dilakukan oleh Bupati Blitar Rini Syarifah, pada Rabu (12/07/23), Bupati bersama pejabat tehnis melakukan safari secara rutin ke Desa/Kelurahan se Kabupaten Blitar.
Bupati Blitar dalam kunjungan kerja ke daerah kali ini menuju dua desa di Kecamatan Wlingi, yakni Desa Tegalasri dan dilanjutkan menuju desa Balerejo. Kunjingan di desa Tegalasri Bupati meninjau stand produk UMKM yang menyajikan produk unggulan diantaranya produk kripik jamur, kripik tempe, Sale Pisang, Opak Gambir, Roti Berkah Bakery, olahan kopi bubuk rakyat.
"Kita berharap seperti program OVOP ini pelaku usaha kecil akan lebih mandiri, tadi saya lihat ada makanan aneka kripik, Stik Jagung, Sari Kacang ljo, Stik Bawang, Roti, Ting Ting Kacang, ini kita bina terus menerus,"ujar Rini Syarifah.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Menkop Perkuat Peran Koperasi Dalam Ekosistem Energi Terbarukan
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae

Orang nomor satu di Pemkab Blitar usai melakukan kunjungam di desa Tegalasri, bersama rombongan Bupati menuju desa Balerejo. Di tempat ini Bupati bersama rombongan melihat dari dekat hasil kegiatan UMKM desa setempat seperti, kerajinan membuat tas anyaman bahan plastik aneka makana olahan seperti berbahan dasar Jamur, Sari Kedelai, B
bakpia kacang hijau, membuat Shang hai dan ragam makanan olahan lainya.
Bupati Blitar berharap Kabupaten Blitar dengan kekaayaan sumber daya alam harus diimbangi dengan peningkatan SDM, sehingga produk unggulan yang dimiliki seperti Desa Tegalasri dan Desa Balerejo Kecamatan Wlingi, dan desa lain di Kabupaten Blitar mampu merebut market bebas.
"Agar mampu bersaing dipasar bebas, ibu ibu pelaku UMKM harus mau belajar, bagaimana membuat kemasan yang menarik, mengadakan study tiru, dan meningkatkan pelatihan pelatihan,"tuturnya.

Bupati Blitar juga berpesan agar masyarakat kususnya pelaku UMKM terus berpacu meningkatkan mutu dan kualitas produksi masing - masing desa karena kehadiran pemerintah melalui program One Vilage One Produck akan mampu menjawab tantangan pasar global.
“Maka dengan program ini adalah bukti nyata pemerintah memberikan solusi untuk para pelaku UMKM supaya lebih maju dan lebih sejahtera mencapai kesejahteraan. Untuk UMKM yang belum memiliki izin produksi akan dibantu proses perizinannya gratis oleh PMPTSP Kabupaten Blitar, monggo segera saja diurus ya,” pungkasnya (adv/za/mp)
















