- BAZNAS: Kartini Bukan Seremoni, Tapi Gerakan Besar Pemberdayaan Perempuan
- Ketua Komisi III DPRD Majalengka : Perempuan Penopang Utama Peradaban Bangsa
- Ketua Komisi III DPRD, Apresiasi Kinerja Polres Barito Utara, 3 Terduga Pelaku Pembantaian Satu Keluaraga, Berhasil Diringkus
- Makna Kartini Masa Kini, DPR Soroti Pendidikan Perempuan dan Ketahanan Keluarga
- Ketua DPRD Tegaskan Musrenbang RKPD 2027 Jadi Arena Uji Gagasan, Majalengka Didorong Lebih Unggul
- Musrenbang Majalengka RKPD 2027 Serap 2.164 Usulan, Infrastruktur - Ekonomi Jadi Prioritas, Kemiskinan Turun
- Peringatan Hari Kartini 2026, PKS Majalengka Soroti Peran Strategis Perempuan untuk Bangsa
- Hari Kartini, Wamendikdasmen Tinjau Sekolah di Majalengka dan Tegaskan Program Revitalisasi
- Dukung Program Prabowo Dapur MBG Blitar Garum Tawangsari II Kerja Keras Sepenuh Hati
- Pilih Mundur Ketua DPC PPP Kota Blitar Berikan Peluang Emas Generasi Muda untuk Berjaya di 2029
Bupati Blitar : Pelatihan Manasik Haji Sejak Dini Sebagai Sarana Membentuk Karakter Anak dan Lebih Mendalami Ajaran Islam

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Melaksanakan ibadah haji adalah bagian dari rukun Islam yang ke - 5 dan wajib hukumnya bagi yang mampu, sebagai upaya menanamkan nilai Islam sebagamana yang di ajarkan Rasulullah Muhammad SAW perlu ditanamkan sejak dini kepada anak anak kita semenjak usia Taman Kanak - Kanak akan nilai Islami sejak dini.
Ini pesan Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah ketika menghadiri acara manasik haji terhadap siswa didik Taman Kanak - Kanak Muslimat NU Wilayah Barat pada Kamis, (13/06/24) bertempat di lapangan Kelurahan Dandong Kecamatan Srengat. Mengambil tema "Dengan Peragaan Manasik Haji Anak, Kita Tanamkan Karakter dan Nilai - Nilai Islami Sejak Usia Dini".
"Kami sangat mengapresiasi upaya semua pihak yang telah mendorong memperkenalkan Ibadah Haji atau tentang rukun Islam yang ke 5 kepada anak- anak. Selian itu juga sebagai wasilah mempererat tali silaturahmi antar lembaga TK Muslimat NU," ungkap Bupati Rini.
Baca Lainnya :
- BAZNAS: Kartini Bukan Seremoni, Tapi Gerakan Besar Pemberdayaan Perempuan
- Ketua Komisi III DPRD Majalengka : Perempuan Penopang Utama Peradaban Bangsa
- Ketua DPRD Tegaskan Musrenbang RKPD 2027 Jadi Arena Uji Gagasan, Majalengka Didorong Lebih Unggul
- Musrenbang Majalengka RKPD 2027 Serap 2.164 Usulan, Infrastruktur - Ekonomi Jadi Prioritas, Kemiskinan Turun
- Peringatan Hari Kartini 2026, PKS Majalengka Soroti Peran Strategis Perempuan untuk Bangsa
Selain itu Rini Syarifah berpesan melalui kegiatan manasik haji anak - anak dapat menambah pemahaman anak-anak tentang pentingnya tata cara pelaksanaan ibadah haji kepada anak-anak sejak dini. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan dan kerinduan anak-anak untuk menunaikan ibadah haji di Baitullah nantinya.
"Ini menjadi rutinitas setiap tahun, sehingga diharapkan kepada para penyelenggara bisa semakin cepat menumbuhkan pemahaman anak-anak tentang makna dan hikmah dari setiap rukun dan wajib haji. Kegiatan ini juga bisa menumbuhkan rasa disiplin, tanggung jawab, dan semangat gotong-royong pada anak-anak,"tandas Mak Rini Sapaan akrab Bupati.
Kepada para guru, ustad-ustadzah Bupati meminta agar lebih bersemangat lebih inovatif dalam mendidik anak-anak sesuai dengan dinamika perkembangan zamannya," Saat ini semua serba digital sehingga cara mengajarpun juga perlu adaptasi, harus menjaga dan memaksimalkan komunikasi dengan orang tua wali murid.
"Untuk para orang tua, saya nitip pesan, jaga anak-anak dengan baik, baik itu agamanya maupun attitudenya. Apalagi sebentar lagi musim liburan panjang, long weekend jadi anak-anak tolong disiapkan kegiatan positif untuk mereka, jauhkan gadget, barangkali bisa kerjasama dengan pihak sekolah atau Madin, TPA. Intinya selama libur panjang tersebut anak tetap memperoleh kegiatan yang positif,"imbuhnya
Ketua Panitia Manasik Haji Anak yang juga merupakan Ketua IGTK Kecamatan Srengat melaporkan acara Manasik Haji Anak Wilayah Barat ini merupakan acara rutin setiap tahun dilaksanakan oleh Muslimat NU Kabupaten Blitar.

Kegiatan manasik ini diikuti oleh TK Al - Hidayah Kecamatan Wonodadi, Kecamatan Udanawu, Kecamatan Ponggok, dan Kecamatan Srengat. Dengan jumlah peserta Manasik Haji Anak kurang lebih 2.301 peserta yang dibagi menjadi 48 Kloter dan didampingi kurang lebih 350 guru-guru TK Al Hidayah Blitar Barat.
Mak Rini sapaan akrab Bupati Blitar menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan Manasik Haji Anak. Kegiatan ini merupakan sarana untuk memperkenalkan Ibadah Haji atau tentang rukun Islam yang ke 5 kepada anak - anak dan menambah wawasan tentang pentingnya tata cara pelaksanaan ibadah haji sejak dini.
Bupati Blitar berharap melalui peragaan Manasik Haji Anak ini, anak-anak bisa menjadi generasi barakhlag mulia, religius, sehat, cerdas, mandiri dan berdaya saing. Kegiatan ini juga bisa saing. Kegiatan ini juga bisa menumbuhkan rasa disiplin, tanggung jawab, dan semangat gotong-royong pada anak-anak. (Adv/za/mp)














