- Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
- Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK
- Kasrem 052/Wkr Pimpin Acara Laporan Korps 16 Prajurit Naik Pangkat
- DPRD Apresiasi Gerak Cepat PUPR, Namun Soroti Kualitas
- Halal bi Halal Disdik Majalengka Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Sisipkan Gerakan Kepedulian Pelajar
- Ditreskrimsus Polda Metro Bongkar Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu di Bogor
- BBM RI Paling Murah di ASEAN! Fakta atau Ilusi, Perbandingan Harga RON 95 Picu Perdebatan Panas
- Stabilitas BBM Jadi Prioritas, Wabup Felix Dorong MBSM Maksimal Layani Warga
- Majalengka Ngebut! Groundbreaking KIEM Buka Jalan Ribuan Lapangan Kerja
- Layanan Kesehatan Gratis untuk Nasabah, Pemkab Barito Utara Gandeng BPD Kalteng
Angka Stunting di Bawah Nasional, Kota Tangerang Tuai Apresiasi Mendukbangga Wihaji

Keterangan Gambar : Wihaji, di Kick Off Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) di Kecamatan Pinang
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Kota Tangerang menunjukkan prestasi membanggakan di bidang kesehatan masyarakat. Angka prevalensi stunting di Kota Tangerang tercatat 11,2% jauh di bawah rata-rata nasional di 19,8%. Dan hal ini, mendapat apresiasi langsung dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) Republik Indonesia Wihaji.
Wihaji, di Kick Off Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) di Kecamatan Pinang menyampaikan, pencapaian ini merupakan bukti nyata dari efektivitas program percepatan penurunan stunting yang dijalankan Pemkot Tangerang secara kolaboratif dan berkelanjutan.
"Kota Tangerang patut menjadi contoh bagi daerah lain. Angka stunting yang rendah menunjukkan bahwa intervensi yang dilakukan sudah berjalan baik, mulai dari hulu hingga ke tingkat masyarakat,” ungkap Wihaji dalam sesi wawancara.
Baca Lainnya :
- Halal bi Halal Disdik Majalengka Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Sisipkan Gerakan Kepedulian Pelajar
- BBM RI Paling Murah di ASEAN! Fakta atau Ilusi, Perbandingan Harga RON 95 Picu Perdebatan Panas
- Majalengka Ngebut! Groundbreaking KIEM Buka Jalan Ribuan Lapangan Kerja
- DPR RI Komisi XII : Harga BBM Masih Aman, Evaluasi Tetap Berjalan
- Eman Suherman : PNS Harus Berintegritas dan Berorientasi Pelayanan, Bukan Sekadar Status
“Kota Tangerang menjadi teladan. Dari 10 anak, hanya satu yang stunting. Ini hasil kerja keras Pak Wali Kota Tangerang dan seluruh tim. Luar biasa,” pujinya.
Berdasarkan data terakhir, berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tiga tahun terakhir, pada 2022, Kota Tangerang 11,8%, Provinsi Banten 20% dan nasional 21,6%. Sempat kembali naik di 2023, Kota Tangerang 17,6%, Provinsi Banten 24% dan nasional 21,5%. Kembali turun maksimal di 2024, Kota Tangerang 11,2%, Provinsi Banten 21,1% dan nasional 19,8%
Capaian ini didukung oleh berbagai program strategis seperti edukasi gizi, pemberian makanan tambahan, pendampingan ibu hamil, serta pemantauan tumbuh kembang balita secara intensif.
"Kami terus berkomitmen untuk menurunkan angka stunting serendah mungkin, karena ini menyangkut masa depan generasi kita. Dukungan dari pemerintah pusat tentu menjadi penyemangat bagi kami,” tutur Kepala DP3AP2KB Tihar Sopian di lokasi sama.
Lanjutnya, atas apresiasi ini, Pemkot Tangerang pun akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dan mempertahankan konsistensi dalam pelaksanaan program penanganan stunting.
"Salah satunya program Genting dari nasional ini, walau kita sendiri sudah melakoni program serupa di tingkat Kota Tangerang melalui OPD sejak beberapa tahun lalu. Semua program akan terus diperkuat untuk menuntaskan kasus stunting," tutup Tihar. ** (Jhn)








.jpg)

.jpg)






