- Kakek Mujiran Resmi Bebas, PTPN I Tegaskan Komitmen BUMN Humanis
- Keluhan Pasien Meningkat, DPRD dan Pemkab Barito Utara Evaluasi Layanan RSUD dan BPJS
- Polemik Jabatan Ketua KONI Kota Blitar, Ini Kata Hendi Priono
- Pemerintah Siapkan 34 Aglomerasi Waste to Electricity, Depok dan Bogor Jadi Prioritas Pengolahan Sampah Modern
- Loyalitas Nasabah Diganjar Hadiah Mewah, BNI Kembali Hadirkan Rejeki wondr 2026
- Kementan Pastikan Pupuk Subsidi Tepat Sasaran Melalui Digitalisasi Data Petani
- Ketua Dewan Pembina PP MES Ma,ruf Amin Lantik Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah Periode 2026-2031
- Blok Masela Dikebut, Ateng Sutisna Ingatkan Ancaman Sosial
- Menkop Ajak Lulusan Universitas Trilogi Agar Jadi Motor Penggerak KDKMP
- BRI Life Gelar Pelepasan Tukik, Dukung Konservasi Penyu di Pantai Kuta Bali
Angka Stunting di Bawah Nasional, Kota Tangerang Tuai Apresiasi Mendukbangga Wihaji

Keterangan Gambar : Wihaji, di Kick Off Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) di Kecamatan Pinang
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Kota Tangerang menunjukkan prestasi membanggakan di bidang kesehatan masyarakat. Angka prevalensi stunting di Kota Tangerang tercatat 11,2% jauh di bawah rata-rata nasional di 19,8%. Dan hal ini, mendapat apresiasi langsung dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) Republik Indonesia Wihaji.
Wihaji, di Kick Off Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) di Kecamatan Pinang menyampaikan, pencapaian ini merupakan bukti nyata dari efektivitas program percepatan penurunan stunting yang dijalankan Pemkot Tangerang secara kolaboratif dan berkelanjutan.
"Kota Tangerang patut menjadi contoh bagi daerah lain. Angka stunting yang rendah menunjukkan bahwa intervensi yang dilakukan sudah berjalan baik, mulai dari hulu hingga ke tingkat masyarakat,” ungkap Wihaji dalam sesi wawancara.
Baca Lainnya :
- Blok Masela Dikebut, Ateng Sutisna Ingatkan Ancaman Sosial
- Eman Suherman Gegerkan Aula, Baznas Bangun Harapan Warga
- Gen Z Majalengka Bersuara di Senayan, Sekolah Rusak Jadi Sorotan
- Jelang Idul Adha 1447 H, Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Imbau Warga Cermat Memilih Hewan Kurban
- DPRD Kota Tangerang Menyambut Baik Hadirnya layanan BPJS Kesehatan di UPT RSUD Benda
“Kota Tangerang menjadi teladan. Dari 10 anak, hanya satu yang stunting. Ini hasil kerja keras Pak Wali Kota Tangerang dan seluruh tim. Luar biasa,” pujinya.
Berdasarkan data terakhir, berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tiga tahun terakhir, pada 2022, Kota Tangerang 11,8%, Provinsi Banten 20% dan nasional 21,6%. Sempat kembali naik di 2023, Kota Tangerang 17,6%, Provinsi Banten 24% dan nasional 21,5%. Kembali turun maksimal di 2024, Kota Tangerang 11,2%, Provinsi Banten 21,1% dan nasional 19,8%
Capaian ini didukung oleh berbagai program strategis seperti edukasi gizi, pemberian makanan tambahan, pendampingan ibu hamil, serta pemantauan tumbuh kembang balita secara intensif.
"Kami terus berkomitmen untuk menurunkan angka stunting serendah mungkin, karena ini menyangkut masa depan generasi kita. Dukungan dari pemerintah pusat tentu menjadi penyemangat bagi kami,” tutur Kepala DP3AP2KB Tihar Sopian di lokasi sama.
Lanjutnya, atas apresiasi ini, Pemkot Tangerang pun akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dan mempertahankan konsistensi dalam pelaksanaan program penanganan stunting.
"Salah satunya program Genting dari nasional ini, walau kita sendiri sudah melakoni program serupa di tingkat Kota Tangerang melalui OPD sejak beberapa tahun lalu. Semua program akan terus diperkuat untuk menuntaskan kasus stunting," tutup Tihar. ** (Jhn)

















