- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
- Disambut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar, Komisi I DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit.
- Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.
- Sinergi Koramil dan Komduk Gelar Patroli Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan.
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- Kodim 0506/Tgr Sosialisasikan Penerimaan Secaba dan Secata PK TNI AD Gelombang I TA 2027, Tegaskan Gratis Tanpa Biaya.
- Kantor Pertanahan Kabupaten Pandeglang Dorong Percepatan Sertipikasi Tanah, Aset Pemda, dan Tanah Wakaf.
- Sertu Suparman Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Musim Kemarau.
- Tim Wasrik Itdam V/Brawijaya Tinjau Proyek Pembangunan Jembatan Di Wilayah Kodim 0808/Blitar.
- Evaluasi Maturitas SPIP 2026, Kantah Kabupaten Tangerang Terima Kunjungan BPKP dan Biro OrtalaMR Kementerian ATR/BPN.
Andika Perkasa Berharap Aparat Negara Tetap Pegang Teguh Netralitas dalam Pemilu 2024

Keterangan Gambar : Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud, Andika Perkasa saat memberikan keterangan pers di Media Center, Cemara 19, Jakarta.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud berharap agar aparat negara serta TNI-Polri tetap profesional dan netral dalam pelaksanaan Pemilu 2024.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Andika Perkasa dalam konferensi pers di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat. Senin, (13/11/2023).
"Kami dari TPN Ganjar-Mahfud mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN), seluruh prajurit TNI-Polri yang akan kawal pemilu untuk pegang teguh sesuai perundang-undangan," kata Andika.
Baca Lainnya :
- Diduga Adu Kekuatan Antarkelompok, 5 Orang Diamankan Polisi
- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Jaga Jakarta On The Spot, Babinsa-Bhabinkamtibmas Bagikan Sembako kepada Warga.
Mantan Panglima TNI periode 2021-2022 ini juga mengingatkan kepada seluruh aparat penegak hukum baik TNI, Polri, ASN, soal adanya aturan surat keputusan bersama Bawaslu, TNI, Polri dan ASN yang tegas mengatur soal netralitas aparat negara dalam Pemilu.
Lanjut Andika tak pungkiri adanya oknum-oknum aparat negara dan tekanan-tekanan dalam pelaksanaan pemilu.
"Tekanan pasti ada, oknum juga pasti ada. Tapi saya yakin mulai dari pimpinan hingga ke bawah pasti memahami bahwa aparat negara adalah milik negara, milik seluruh rakyat Indonesia dan bukan milik satu pasangan calon tertentu," tandasnya.
Singkat pengalamannya sewaktu masih jabat KSAD, Andika Perkasa mengaku pernah mendapatkan tekanan dari atas, tengah dan bawah saat Pemilu 2019.
“Saya sebagai pejabat waktu itu pun menerima tekanan. Kalau saya memilih untuk menerima tekanan itu berarti saya melanggar perundang-undangan,” lugas Andika.
Andika berharap kejadian-kejadian adanya upaya kecurangan yang melibatkan aparat negara tidak terjadi lagi dan diharapkan semua aparat negara tetap bersikap netral dalam pemilu.
Sedangkan terkait kecurangan proses pemilu yang terjadi, lanjut Andika, TPN Ganjar-Mahfud sedang menginventarisir dan akan melaporkan kecurangan itu ke pihak berwenang.
"Kami juga ikut mengawasi dan menginventarisir dan kemudian melaporkan apa yang kami duga perlu untuk dilaporkan atau tidak," imbuhnya.
"Semua masyarakat Indonesia menginginkan pemilu berlangsung lancar dan jujur,” pungkasnya. **(Anton)





.jpg)


.jpg)







