- Destinasi Komersial pertama, Asthara Skyfront City Luncurkan The Floritz Gallery
- Aktivis di Blitar Penuhi Panggilan Polisi Usai Orasi Antikorupsi
- Politisi PDI-P Taupik Nugraha Minta Pemkab Edukasi Masyarakat Soal Status dan Kewenangan Jalan
- Dewan Taupik Apresiasi Kanal Pengaduan Masyarakat, Minta Dukungan Anggaran Maksimal
- Taupik Nugraha Pertanyakan Target Pengentasan Kawasan Kumuh di Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Pemda Tak Bisa Perbaiki Fasilitas Perumahan Sebelum PSU Diserahkan
- Pemkab Barito Utara Jelaskan Pentingnya Penyerahan PSU Perumahan kepada Pemda
- DPRD dan Pemkab Barito Utara Sepakati Dua Raperda Strategis, Siap Difasilitasi ke Gubernur Kalteng
- Di Hadapan HIPMI, Prabowo Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan dan Energi
- Gerak Serentak PKK Majalengka Guncang Desa :26 Kecamatan Disisir, Bantuan Digelontorkan
YPPM Ungkap Alasan Pilih Otong Syuhada Jadi Rektor UNMA

Keterangan Gambar : Ketua Pengurus YPPM, H. Nana Soekarna,
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA- Universitas Majalengka (UNMA) resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Yayasan Pembina Pendidikan Majalengka (YPPM) menetapkan Dr. Otong Syuhada sebagai Rektor UNMA periode 2026 - 2030 melalui Surat Keputusan Pengurus YPPM Nomor 05/KEP/YPPM/V/2026 yang diterbitkan Sabtu, 9 Mei 2026.
Penetapan tersebut menjadi puncak dari rangkaian seleksi panjang mulai dari penjaringan, pendalaman visi-misi hingga rapat pleno penetapan rektor.
Agenda pelantikan rektor baru UNMA sendiri dijadwalkan berlangsung pada Senin, 11 Mei 2026 di Kampus Universitas Majalengka.
Baca Lainnya :
- Gerak Serentak PKK Majalengka Guncang Desa :26 Kecamatan Disisir, Bantuan Digelontorkan
- Pengedar Tramadol Digerebek di Majalengka, 101 Butir Disita Polisi
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Komisi III DPRD Bunyikan Alarm! Iing : Gunung Sampah Bisa Jadi Petaka Besar Majalengka
- Majalengka Raih Penghargaan Nasional Berkat Sukses Kendalikan Inflasi
YPPM menegaskan seluruh tahapan dilakukan secara objektif, independen, dan transparan sesuai Statuta Universitas Majalengka.
Suasana khidmat dan kondusif mewarnai rapat pleno terbuka penetapan rektor baru tersebut. Kehadiran unsur pimpinan kampus, dosen, tenaga kependidikan, Presiden BEM UNMA hingga organisasi mahasiswa disebut menjadi simbol kuat keterlibatan kolektif dalam menjaga marwah institusi pendidikan tinggi di Majalengka.
Ketua Pengurus YPPM, H. Nana Soekarna, menegaskan tantangan perguruan tinggi ke depan semakin berat. Menurutnya, UNMA membutuhkan sosok pemimpin yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan keberanian menjaga nilai-nilai institusi.
"Pemimpin perguruan tinggi membutuhkan integritas moral, keberanian menjaga kebenaran, serta komitmen dalam membangun kolaborasi demi menjaga kehormatan institusi," tegas Nana Soekarna.
Dalam proses transisi kepemimpinan ini, YPPM juga menyiapkan empat langkah strategis, mulai dari menjaga objektivitas tahapan seleksi, memperkuat adaptasi teknologi dan inovasi kampus, melakukan restrukturisasi kelembagaan sesuai aturan, hingga memperkuat dukungan organisasi demi menjaga stabilitas internal universitas.
YPPM menilai proses pemilihan rektor harus mengedepankan prinsip legalitas dan legitimasi agar transisi kepemimpinan berjalan damai, bermartabat, dan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan tinggi.
Pelantikan Rektor UNMA periode 2026 - 2030 dijadwalkan berlangsung pada Senin, 11 Mei 2026 di Kampus Universitas Majalengka.
Penetapan rektor baru ini menjadi perhatian publik karena dinilai sebagai momentum penting arah baru UNMA dalam menghadapi persaingan pendidikan tinggi, transformasi digital kampus, serta tuntutan tata kelola perguruan tinggi yang semakin transparan dan profesional. ** (Agit)

















