- Gelapkan Mobil Rental, Residivis Kambuhan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Blitar
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- Kementerian UMKM Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Integrasi Layanan Terpadu SAPA UMKM
- Kreatif Merdeka Carnival 2026 Ajak Generasi Muda Berkarya Lewat Animasi dan AI
- Cegah Pelanggaran Lingkungan, Pemkab Barito Utara Sosialisasikan Aturan Pengawasan dan Sanksi Terbaru
- EDRR Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Indonesia Bidik Jadi Pusat Teknologi Kebencanaan Dunia
- Tinjau Progres Pembangunan Infrastruktur Daerah, Bupati Harapkan Dukungan Dari Semua Pihak
- Pemkab dan DPRD Gelar Rapat Bersama Matangkan Pembahasan Anggaran Prioritas Daerah
- Pemkab Barito Utara Matangkan Program Pembangunan, Bupati Tekankan Efektivitas dan Ketepatan Sasaran
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
Aktivis 98 Dukung Pernyataan Presdien Jokowi Sebut JIS Sebagai Stadion Piala Dunia U17, Ini Alasannya.

Keterangan Gambar : Agung Nugroho
MEGAPOLITANPOS.COM: Jakarta-Indonesia digadang-gadang sebagai calon kuat penyelenggaraan Piala Dunia U17 menggantikan Peru yang mundur dari tuan rumah Piala Dunia U17 karena ketidaksiapan infrastruktur.
Kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U17 didukung oleh Presiden Jokowi, sekaligus menjawab keraguan terkait kesiapan Indonesia mengingat stadion GBK Stadion Utama GBK yang berpotensi bentrok digunakan Konser Coldplay,
Jokowi bilang masih banyak stadion lain termasuk Stadion Manahan di Surakarta, hingga Stadion Bung Tomo di Surabaya, termasuk JIS. Jokowi menekankan, Indonesia harus siap setelah menerima kepercayaan dari FIFA untuk menjadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17, November mendatang.
Disebutnya JIS oleh Presiden Jokowi sebagai salah satu stadion yang bisa dipergunakan untuk ajang piala dunia U17 mendapat dukungan dari Agung Nugroho, direktur litbang Institut Jakarta.
Agung dalam keterangan persnya kepada media menyatakan sangat mendukung jika JIS dijadikan stadion pengganti GBK dalam piala dunia U17. Mengingat stadion JIS adalah satu-satunya lapangan sepakbola di dunia yang bersertifikasi Green Building berlevel Platinum.
"Jadi sangat layak jika JIS digunakan sebagai tempat dilaksanakannya event internasional dibawah naungan FIFA" ujar Agung yang juga aktivis 98.
Selain itu, Agung mengungkapkan selain lapangannya yang bersertifikasi FIFA, stadion JIS pun masuk kategori stadion berstandar FIFA dengan fasilitas yang ada di stadion JIS.
"Mulai dari bangunan, tribun penonton, kamar ganti pemain dengan fasilitas pendukungnya, sound system, pencahayaan, sirkulasi udara, dan jalur evakuasi. Semuanya sudah memenuhi standar FIFA" runut Agung.
Mengenai informasi yang selama ini menyebutkan JIS tidak bisa dilalui bus pengangkut pemain dan offical ke ruang pemain, menurut Agung itu bukan bagian dari syarat standar yang ditentukan FIFA termasuk juga soal luas lahan parkir.
"Soal bus pengangkut pemain dan luas lahan parkir memang tidak masuk ke dalam persyaratan standarisasi FIFA. Apalagi JIS dibangun dengan konsep ramah lingkungan sehingga mengutamakan integrasi dengan transportasi massal" tegas Agung.
Agung menyarankan sebagai pengganti bus besar jika JIS dipergunakan untuk penyelenggaraan Piala Dunia U17 maka bisa menggunakan bus kecil agar bisa masuk ke lobby stadion untuk pemain dan official.
Bagaimana dengan akses masuk yang hanya ada satu akses, Agung kembali. memberikan saran agar PSSI berkoordinasi dengan Pemprov DKI agar akses masuk stadion JIS tidak hanya satu.
"kewenangan membuka akses masuk ada di pemprov DKI, tinggal PSSI koordinasi dan komunikasi pasti bisa dibuka akses masuk lainnya. Apalagi ini event internasional yang membawa nama baik bangsa. Saya rasa pemprov DKI akan memberi keleluasaan demi nama baik bangsa dan negara" jelas Agung

.jpg)
.jpg)
.jpg)













