- Polri Tangkap 2 Tersangka Jaringan Internasional Penjualan Phishing Tools
- Dari Afrika hingga Amerika Latin, Perebutan Kursi Tertinggi PBB Resmi Dimulai
- Kementerian UMKM Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
- Purbaya Dorong Peran Swasta, Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melaju Lebih Tinggi
- Pupuk Subsidi Aman, Majalengka Tancap Gas Hadapi Kemarau Panjang MT II 2026
- Ketua DPRD Supriadi Menerima Audiensi PSHT Desak Forkopimda Bertindak Tegas
- Digitalisasi ASN Dipercepat, Majalengka Terapkan E-Kinerja BKN untuk Perkuat Transparansi
- Ungkap Industri Vape Etomidate di Tangerang, Ribuan Cartridge Disita Resnarkoba PMJ
- BAZNAS: Kartini Bukan Seremoni, Tapi Gerakan Besar Pemberdayaan Perempuan
- Ketua Komisi III DPRD Majalengka : Perempuan Penopang Utama Peradaban Bangsa
Ada 800 Lampion Hiasi Malam Imlek di Vihara Nimmala Tangerang

Keterangan Gambar : Sebanyak 800 lampion terpasang untuk menghiasi malam tahun baru Imlek 2023 di Vihara Nimmala Boen San Bio, Kelurahan Pasar Baru Karawaci Kota Tangerang.
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Sebanyak 800 lampion terpasang untuk menghiasi malam tahun baru Imlek 2023 di Vihara Nimmala Boen San Bio, Kelurahan Pasar Baru Karawaci Kota Tangerang.
Pembina Vihara Nimmala, Bebeng mengatakan bahwa lampion tersebut semuanya dari umat sebagai rasa syukur dan doa harapan di tahun baru cina dengan shio kelinci.

Baca Lainnya :
- Dinkes Tingkatkan Kualitas Layanan Melalui Pemanfaatan SIG di Bidang Kesehatan
- Komisi II DPRD Kota Tangerang Dorong Pengawasan Ketat Program MBG
- Penghujung Ramadhan, Forwat Gelar Sarasehan Bukber dan Sodaqoh
- Akses Jalan Total Persada Periuk Kota Tangerang Masih Lumpuh
- Sidak Lampu Hias Kota Muara Teweh, Bupati Pastikan Suasana Ramadhan dan Jelang Lebaran Semarak
"Lampion yang terpasang semuanya dari umat, dimana umat yang macan namanya ada dibawah, itu untuk dia memohon keberkahan, diberi petunjuk yang terang di tahun ini," ujarnya, Sabtu (21/1/2023) sore.
Bebeng juga menjelaskan bahwa sebelum lampion terpasang, pihaknya terlebih dahulu telah melakukan pembersihan untuk seluruh area vihara dengan tujuan kenyamanan umat yang akan melakukan ibadah.
Perayaan Imlek di tahun Kelinci kali ini pasca pandemi covid-19. Dalam pelaksaan ibdah pihaknya juga tetap menerapkan aturan protokol kesehatan.
"Kita dulu selama dua tahun belakangan melakukan perayaan tertutup, dikit-dikit namun mengalir. saat ini pun selepas dicabutnya aturan PPKM, kita terus melakukan arahan-arahan dari Kapolsek agar tetap menerapkan protokol kesehatan," jelasnya.
Tidak hanya itu, Bebeng juga mengatakan bahwa sebelum ibadah dan umat nyaman, pihaknya bersama pihak kepolisian juga telah melakukan sterilisasi keamanan dari Tim Gegana.

"Tadi sudah ada tim gegana untuk sterilisasi, dimana umat yang melakukan ibadah juga harus melewati alat detektor yang ada di penjagaan demi kenyamanan bersama," tegasnya.
Ia juga berharap, di tahun kelinci ini membawa berkah yang luar bias, tidak ada lagi bencana serta lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

















