- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
- Lebih dari Seabad Berdiri, Sekolah Panggung di Malabar Simpan Sejarah Pendidikan Bangsa
- Ghost Buzzer Bidik 300 Ribu Penonton, Hadir di XXI dan Netflix
- Sambut HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Sebut Jakarta Fair Jadi Simbol Kolaborasi dan Kemajuan Kota
Ada 800 Lampion Hiasi Malam Imlek di Vihara Nimmala Tangerang

Keterangan Gambar : Sebanyak 800 lampion terpasang untuk menghiasi malam tahun baru Imlek 2023 di Vihara Nimmala Boen San Bio, Kelurahan Pasar Baru Karawaci Kota Tangerang.
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Sebanyak 800 lampion terpasang untuk menghiasi malam tahun baru Imlek 2023 di Vihara Nimmala Boen San Bio, Kelurahan Pasar Baru Karawaci Kota Tangerang.
Pembina Vihara Nimmala, Bebeng mengatakan bahwa lampion tersebut semuanya dari umat sebagai rasa syukur dan doa harapan di tahun baru cina dengan shio kelinci.

Baca Lainnya :
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- Target Pertahankan Gelar Juara Umum Pepaperda, Sachrudin Siap Berikan Bonus
- Warga Modernland Mengeluhkan Jalan Rusak dan PSU Yang Belum Diserah Terima Ke Pemkot Tangerang
- DPRD Dorong Madrasah Jadi Alternatif Pendidikan Berkualitas dalam Program Sekolah Gratis
- DPRD Apresiasi Fasilitas Kontingen POPDA Banten 2026
"Lampion yang terpasang semuanya dari umat, dimana umat yang macan namanya ada dibawah, itu untuk dia memohon keberkahan, diberi petunjuk yang terang di tahun ini," ujarnya, Sabtu (21/1/2023) sore.
Bebeng juga menjelaskan bahwa sebelum lampion terpasang, pihaknya terlebih dahulu telah melakukan pembersihan untuk seluruh area vihara dengan tujuan kenyamanan umat yang akan melakukan ibadah.
Perayaan Imlek di tahun Kelinci kali ini pasca pandemi covid-19. Dalam pelaksaan ibdah pihaknya juga tetap menerapkan aturan protokol kesehatan.
"Kita dulu selama dua tahun belakangan melakukan perayaan tertutup, dikit-dikit namun mengalir. saat ini pun selepas dicabutnya aturan PPKM, kita terus melakukan arahan-arahan dari Kapolsek agar tetap menerapkan protokol kesehatan," jelasnya.
Tidak hanya itu, Bebeng juga mengatakan bahwa sebelum ibadah dan umat nyaman, pihaknya bersama pihak kepolisian juga telah melakukan sterilisasi keamanan dari Tim Gegana.

"Tadi sudah ada tim gegana untuk sterilisasi, dimana umat yang melakukan ibadah juga harus melewati alat detektor yang ada di penjagaan demi kenyamanan bersama," tegasnya.
Ia juga berharap, di tahun kelinci ini membawa berkah yang luar bias, tidak ada lagi bencana serta lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.








.jpg)







