- DPMPTSP Barito Utara Kawal Promosi Potensi Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026
- PWI Jaya Kembali Gelar UKW, Wartawan Dituntut Profesional dan Berintegritas
- Bank Mandiri Digugat karena Cairkan Kredit Rp200 Juta dengan Jaminan Aset Milik Orang Lain
- Sineas Indonesia Bongkar Formula Film Drama yang Masih Diminati Penonton
- Menkop Buka Kebumen Travel Mart dan Dorong IWAKK Walet Emas Jadi Koperasi
- Banpres Rp1,2 Triliun untuk UMKM Terdampak Bencana Sumatera Disalurkan Bertahap
- AiMOGA Mornine Raih Tiga Sertifikasi Uni Eropa, Siap Ekspansi ke Pasar Global
- BIMA Apresiasi DPR dan Botok, Dorong Pengesahan RUU Perampasan Aset Maksimal 15 Desember 2026
- Peran Penting Kemitraan dengan BRI Talun Dorong UMKM Usaha Fasiatin Naik Kelas dan Berkembang
- Canvas Gemilang 2026 Dapat Respon Positif dari Masyarakat, Wadah Anak Muda Tuangkan Gagasan
Ada 800 Lampion Hiasi Malam Imlek di Vihara Nimmala Tangerang

Keterangan Gambar : Sebanyak 800 lampion terpasang untuk menghiasi malam tahun baru Imlek 2023 di Vihara Nimmala Boen San Bio, Kelurahan Pasar Baru Karawaci Kota Tangerang.
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Sebanyak 800 lampion terpasang untuk menghiasi malam tahun baru Imlek 2023 di Vihara Nimmala Boen San Bio, Kelurahan Pasar Baru Karawaci Kota Tangerang.
Pembina Vihara Nimmala, Bebeng mengatakan bahwa lampion tersebut semuanya dari umat sebagai rasa syukur dan doa harapan di tahun baru cina dengan shio kelinci.

Baca Lainnya :
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026
- Semarak Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke 51. MUI Kec. Periuk Mengikuti Empat Cabang Lomba
- Anggota Dewan PDI-P Sumarti, S.IP., M.IP : Gedung MUI Periuk Sudah Tidak Layak, Harus Segera Direhab
"Lampion yang terpasang semuanya dari umat, dimana umat yang macan namanya ada dibawah, itu untuk dia memohon keberkahan, diberi petunjuk yang terang di tahun ini," ujarnya, Sabtu (21/1/2023) sore.
Bebeng juga menjelaskan bahwa sebelum lampion terpasang, pihaknya terlebih dahulu telah melakukan pembersihan untuk seluruh area vihara dengan tujuan kenyamanan umat yang akan melakukan ibadah.
Perayaan Imlek di tahun Kelinci kali ini pasca pandemi covid-19. Dalam pelaksaan ibdah pihaknya juga tetap menerapkan aturan protokol kesehatan.
"Kita dulu selama dua tahun belakangan melakukan perayaan tertutup, dikit-dikit namun mengalir. saat ini pun selepas dicabutnya aturan PPKM, kita terus melakukan arahan-arahan dari Kapolsek agar tetap menerapkan protokol kesehatan," jelasnya.
Tidak hanya itu, Bebeng juga mengatakan bahwa sebelum ibadah dan umat nyaman, pihaknya bersama pihak kepolisian juga telah melakukan sterilisasi keamanan dari Tim Gegana.

"Tadi sudah ada tim gegana untuk sterilisasi, dimana umat yang melakukan ibadah juga harus melewati alat detektor yang ada di penjagaan demi kenyamanan bersama," tegasnya.
Ia juga berharap, di tahun kelinci ini membawa berkah yang luar bias, tidak ada lagi bencana serta lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.








.jpg)







