- Ateng Sutisna dan Viking Majalengka Gelar Festival Nobar Persib Meriah
- Dari Mangrove hingga Internet Publik, Program PLN di Pulau Sabira Raih Predikat Platinum
- BMKG Prediksi Jakarta Cerah hingga Cerah Berawan Sepanjang Senin, Suhu Capai 33 Derajat Celsius
- Tanpa Kedip, PLN Jaga Keandalan Listrik Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Berjalan Sukses
- Peluncuran Buku Abdul Rivai Ras Tegaskan Peran Strategis PTPN I bagi Indonesia
- HUT ke-81 RI: doa kebangsaan lintas agama tegaskan Bhinneka Tunggal Ika
- PJT Tolak Tuntutan Buka Akses Jalan Aksi Demo Nyaris Bentrok
- H. Nurul Anwar Ajak Pengurus BKMT Perkuat Dakwah dan Pembinaan Generasi
- H. Taupik Nugraha, BKMT Berperan Besar Membina Umat dan Memperkuat Persatuan
- Harga garam Merosot, petani minta pemerintah tetapkan HET
40 Hari Wafatnya Alvaro, Kapolres Jaksel Melalui Kapolsek Pesanggrahan Terus Beri Trauma Healing dan Bantuan

Keterangan Gambar : Makam Alvaro Kiano Nugroho
MEGAPOLITANPOS.COM, JAKARTA, — Empat puluh hari pasca pemakaman almarhum Alvaro Kiano Nugroho, perhatian dan kepedulian Polri terhadap keluarga yang ditinggalkan terus berlanjut. Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan melalui Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam memastikan pendampingan trauma healing serta bantuan sosial tetap diberikan secara berkesinambungan kepada keluarga almarhum.
Kompol Seala Syah Alam menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kemanusiaan, khususnya kepada warga yang mengalami duka mendalam. Pendampingan dilakukan untuk membantu keluarga memulihkan kondisi psikologis pascakehilangan anggota keluarga tercinta.
“Meski telah 40 hari berlalu sejak pemakaman almarhum Alvaro, perhatian dan kepedulian kami tidak berhenti. Kami ingin memastikan keluarga tetap mendapatkan dukungan, baik secara moril maupun psikologis, agar dapat kembali menjalani aktivitas dengan lebih tenang,” ujar Kompol Seala Syah Alam, Selasa (13/1/2026).
Baca Lainnya :
- PTPN III dan Baharkam Polri Resmi Kerja Sama, Pengamanan Aset Strategis Negara Diperkuat
- Bupati Eman Puji Reksa Siaga TNI AU, Warga Majalengka Takjub
- Jaga Stabiltas Keamanan, TNI Bersama Komduk Patroli Malam
- Patroli Malam Gabungan, TNI dan Komduk Terus Perkuat Keamanan
- Kapolsek dan Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan ke Bareskrim Polri
Selain trauma healing, jajaran Polsek Pesanggrahan juga menyalurkan bantuan sebagai bentuk empati dan solidaritas. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus menjadi penguat hubungan antara Polri dan masyarakat di wilayah hukum Jakarta Selatan.
Pada kesempatan tersebut, Kompol Seala juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga almarhum serta warga sekitar yang dinilai telah menunjukkan kepedulian dan kebersamaan selama masa duka.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan warga yang terus saling mendukung. Sinergi dan kepedulian seperti inilah yang menjadi kekuatan kita bersama dalam menghadapi situasi sulit,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya Alvaro Kiano Nugroho, 6, anak laki-laki yang hilang di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Alvaro hilang sejak Maret 2025.
Alvaro terhitung sudah hilang selama delapan bulan. Sementara itu, kakek korban Tugimin, 71, menduga Alvaro diculik oleh seorang pria yang mengaku sebagai ayahnya. Informasi dugaan penculikan itu diperoleh Tugimin dari marbut atau penjaga Masjid Al-Muflihun, yang merupakan lokasi Alvaro terakhir terlihat.
Polda Metro Jaya mengungkap kronologi kematian Alvaro Kiano Nugroho (6) atau AKN yang diduga dilakukan oleh ayah tirinya bernama Alex Iskandar (AI) dengan cara dibekap.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).







.jpg)








