- PTPN I Genjot Kinerja Regional 1, Tembakau Deli Dijaga sebagai Warisan Bernilai Global
- Ciracas Targetkan 49 Biopori Jumbo untuk Kurangi Sampah
- Hari Lingkungan Hidup 2026: Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Aksi Nyata Penanaman Pohon
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
- Hadiri Job Fair 2026, Komisi IV DPRD Bogor Dorong Penurunan Pengangguran
- Tak Berizin, DPRD Kota Bogor Minta Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
- Ghost Buzzer Siap Warnai Liburan Sekolah, Horor Anak Penuh Pesan Persahabatan dan Keberanian
- PTPN Group Gelar Donor Darah dan Edukasi Kesehatan, Wujud Nyata Kepedulian Sosial
40 Hari Wafatnya Alvaro, Kapolres Jaksel Melalui Kapolsek Pesanggrahan Terus Beri Trauma Healing dan Bantuan

Keterangan Gambar : Makam Alvaro Kiano Nugroho
MEGAPOLITANPOS.COM, JAKARTA, — Empat puluh hari pasca pemakaman almarhum Alvaro Kiano Nugroho, perhatian dan kepedulian Polri terhadap keluarga yang ditinggalkan terus berlanjut. Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan melalui Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam memastikan pendampingan trauma healing serta bantuan sosial tetap diberikan secara berkesinambungan kepada keluarga almarhum.
Kompol Seala Syah Alam menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kemanusiaan, khususnya kepada warga yang mengalami duka mendalam. Pendampingan dilakukan untuk membantu keluarga memulihkan kondisi psikologis pascakehilangan anggota keluarga tercinta.
“Meski telah 40 hari berlalu sejak pemakaman almarhum Alvaro, perhatian dan kepedulian kami tidak berhenti. Kami ingin memastikan keluarga tetap mendapatkan dukungan, baik secara moril maupun psikologis, agar dapat kembali menjalani aktivitas dengan lebih tenang,” ujar Kompol Seala Syah Alam, Selasa (13/1/2026).
Baca Lainnya :
- Bupati Eman Puji Reksa Siaga TNI AU, Warga Majalengka Takjub
- Jaga Stabiltas Keamanan, TNI Bersama Komduk Patroli Malam
- Patroli Malam Gabungan, TNI dan Komduk Terus Perkuat Keamanan
- Kapolsek dan Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan ke Bareskrim Polri
- Kemanunggalan TNI dan Warga di Balik Pembangunan Jembatan Garuda Tangerang
Selain trauma healing, jajaran Polsek Pesanggrahan juga menyalurkan bantuan sebagai bentuk empati dan solidaritas. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus menjadi penguat hubungan antara Polri dan masyarakat di wilayah hukum Jakarta Selatan.
Pada kesempatan tersebut, Kompol Seala juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga almarhum serta warga sekitar yang dinilai telah menunjukkan kepedulian dan kebersamaan selama masa duka.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan warga yang terus saling mendukung. Sinergi dan kepedulian seperti inilah yang menjadi kekuatan kita bersama dalam menghadapi situasi sulit,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya Alvaro Kiano Nugroho, 6, anak laki-laki yang hilang di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Alvaro hilang sejak Maret 2025.
Alvaro terhitung sudah hilang selama delapan bulan. Sementara itu, kakek korban Tugimin, 71, menduga Alvaro diculik oleh seorang pria yang mengaku sebagai ayahnya. Informasi dugaan penculikan itu diperoleh Tugimin dari marbut atau penjaga Masjid Al-Muflihun, yang merupakan lokasi Alvaro terakhir terlihat.
Polda Metro Jaya mengungkap kronologi kematian Alvaro Kiano Nugroho (6) atau AKN yang diduga dilakukan oleh ayah tirinya bernama Alex Iskandar (AI) dengan cara dibekap.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).
















