- Polres Majalengka Bongkar 20 Kasus, 40 Tersangka Diciduk!
- Sinergi Tegakkan Keamanan, Babinsa Gandeng Komduk Patroli Malam.
- Menkop Tekankan Percepatan Reforma Agraria Berbasis Koperasi
- Menteri Maman Ajak Mahasiswa Jadi Problem Solver, Bukan Sekadar Pencari Kerja
- Kartu Huma Betang Sejahtera Diserahkan, Pemprov dan Pemkab Perkuat Perlindungan Masyarakat
- Wagub Kalteng Serahkan Bantuan Pangan untuk Warga Terdampak Karhutla di Barito Utara
- Tak Hanya Beri Kepastian Hukum, Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja.
- Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat.
- Waspada Bencana Hidrometeorologi, Sachrudin Minta Aparat Wilayah Lebih Sigap.
- Maulid Nabi Jadi Momentum Sinergi Ulama dan Umaro, Sachrudin: Bangun Kota dengan Kepedulian.
Wapres Maruf Amin Hadiri Perayaan Migrants Day 2023: Pekerja Migran; Merdeka, Berdaya dan Sejahtera

Keterangan Gambar : Wakil Presiden (Wapres) Ma
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menghadiri perayaan Hari Pekerja Migran Internasional (HPMI) atau Migrants Day 2023, di Tennis Indoor Senayan, komplek Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Senin (18/12/2023).
Perayaan HPMI atau Migrants Day 2023 digelar oleh Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Sekitar 5 ribu peserta terdiri dari pekerja migran Indonesia, Komunitas Relawan Pekerja Migran Indonesia (Kawan PMI), Perkumpulan Wirausaha Pekerja Migran Indonesia (Perwira PMI), pejabat negara di BP2MI maupun kementerian/lembaga serta tamu undangan hadir memeriahkan peringatan Migrants Day 2023.
Adapun tema Migrants Day tahun ini adalah "Pekerja Migran; Merdeka, Berdaya dan Sejahtera."
Baca Lainnya :
- Polres Majalengka Bongkar 20 Kasus, 40 Tersangka Diciduk!
- Menteri Maman Ajak Mahasiswa Jadi Problem Solver, Bukan Sekadar Pencari Kerja
- Maulid Nabi Jadi Momentum Sinergi Ulama dan Umaro, Sachrudin: Bangun Kota dengan Kepedulian.
- Pimpin Upacara Peringatan Harhubnas 2026, Bupati Tangerang Tandaskan Keselamatan Transportasi Bukan Sekadar Formalitas.
- Kamenag Kab Tangerang Dampingi Stafsus Kementrian Agama Persoalan GKPI.
Dalam sambutannya, Wapres Ma'ruf Amin menginginkan para pekerja migran Indonesia (PMI) terlindungi dari sindikat penempatan ilegal dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Beliau pun meminta agar seluruh jajaran pemerintah serius menangani permasalahan itu.
"Penyiapan kompetensi ini penting untuk mewujudkan pekerja migran yang berdaya. Kita menginginkan mereka merdeka dari belenggu sindikat penempatan ilegal dan Tindak Pidana Perdagangan Orang, sehingga dapat hidup lebih sejahtera," kata Ma'ruf Amin dikutip detikcom.
"Saya minta seluruh Instansi yang berwenang untuk serius memerangi TPPO yang sejatinya bertentangan dengan Hak Asasi Manusia," tambah wapres Ma'ruf.
Lanjut Ma'ruf Amin mengajak semua elemen pemerintah dan negara mensosialisasikan bahaya TPPO. Sehingga, masyarakat Indonesia tidak berangkat bekerja ke luar negeri secara ilegal atau non prosedural.
"Sebarluaskan kepada rekan, keluarga, dan tetangga, tentang risiko pekerja ilegal dan TPPO, seperti risiko kekerasan, gaji tidak dibayarkan, eksploitasi jam kerja, dan diperjualbelikan antar majikan," imbuh Wapres Ma'ruf Amin.
"Di samping itu, pekerja migran tanpa dokumen resmi tidak bisa mendapat perlindungan dari pemerintah ataupun penyedia kerja, serta rentan akan penipuan dan eksploitasi oleh penyalur," ujarnya.
Sementara itu, Kepala BP2MI, Benny Rhamdani mengatakan, tema Migrants Day tahun ini dimaksudkan untuk menggugah semangat bersama mendukung pelindungan pekerja migran Indonesia sebagai pahlawan devisa negara.
"Pekerja Migran Indonesia memiliki keberanian untuk berjuang demi keluarga, bangsa dan negara, mereka dipersiapkan dengan pelatihan sehingga memiliki kompetensi untuk merebut peluang kerja di luar negeri. HPMI diharapkan juga menjadi semangat untuk mewujudkan pekerja migran Indonesia dan keluarganya menjadi keluarga yang sejahtera yang mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah asal dan melalui remitansi mereka, mampu memberikan sumbangan besar bagi negara," beber Benny.
"Oleh karena itu, Pekerja Migran Indonesia layak berhak mendapatkan perlakuan hormat dari negara," cetusnya. ** (Anton)


.jpg)
.jpg)












