- JakOne Mobile Antar Bank Jakarta Raih Digital Excellence Awards 2026
- Sinergi Lintas Sektor Hadapi Ancaman Bencana, Pemkab Barito Utara Perkuat Mitigasi Karhutla dan Hidrometeorologi
- Wisuda XIII BKPRMI Barito Utara, Pemkab Dorong Lahirnya Generasi Qur\\
- Jakarta Bidik Empat Sukses PON 2028, Siapkan Rp166 Miliar untuk Sulap Venue Bertaraf Nasional
- Endro Hermono Anggota Komisi VIII DPR-RI Sosialisasikan Keuangan Ibadah Haji Praktis Cepat dan Terjangkau
- Bupati Blitar Serahkan Sertifikat Redistribusi Tanah Tahap 2
- Lantik Pamong Praja Muda IPDN, Prabowo Tekankan Birokrasi Bersih dan Antikorupsi
- Bupati dan DPRD Sambut JPO Hibah Boy Thohir, Majalengka Bersolek
- Bupati Majalengka, Eman Suherman: Raperda APBD 2025 Bukti Sinergi Pemkab dan DPRD
- Ditbinmas Polda Metro Perkuat Sinergi Jaga Jakarta Bareng Ormas
Wapres Maruf Amin Hadiri Perayaan Migrants Day 2023: Pekerja Migran; Merdeka, Berdaya dan Sejahtera

Keterangan Gambar : Wakil Presiden (Wapres) Ma
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menghadiri perayaan Hari Pekerja Migran Internasional (HPMI) atau Migrants Day 2023, di Tennis Indoor Senayan, komplek Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Senin (18/12/2023).
Perayaan HPMI atau Migrants Day 2023 digelar oleh Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Sekitar 5 ribu peserta terdiri dari pekerja migran Indonesia, Komunitas Relawan Pekerja Migran Indonesia (Kawan PMI), Perkumpulan Wirausaha Pekerja Migran Indonesia (Perwira PMI), pejabat negara di BP2MI maupun kementerian/lembaga serta tamu undangan hadir memeriahkan peringatan Migrants Day 2023.
Adapun tema Migrants Day tahun ini adalah "Pekerja Migran; Merdeka, Berdaya dan Sejahtera."
Baca Lainnya :
- Bupati dan DPRD Sambut JPO Hibah Boy Thohir, Majalengka Bersolek
- Lala Sunara Resmi Pimpin KONI, Target Porprov Jadi Prioritas
- Bupati Eman Ajak KAHMI Bersatu, Kolaborasi Jadi Kunci Majalengka SAE
- Bupati Majalengka Ultimatum KONI Majalengka: Saatnya Bangkit Raih Prestasi
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
Dalam sambutannya, Wapres Ma'ruf Amin menginginkan para pekerja migran Indonesia (PMI) terlindungi dari sindikat penempatan ilegal dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Beliau pun meminta agar seluruh jajaran pemerintah serius menangani permasalahan itu.
"Penyiapan kompetensi ini penting untuk mewujudkan pekerja migran yang berdaya. Kita menginginkan mereka merdeka dari belenggu sindikat penempatan ilegal dan Tindak Pidana Perdagangan Orang, sehingga dapat hidup lebih sejahtera," kata Ma'ruf Amin dikutip detikcom.
"Saya minta seluruh Instansi yang berwenang untuk serius memerangi TPPO yang sejatinya bertentangan dengan Hak Asasi Manusia," tambah wapres Ma'ruf.
Lanjut Ma'ruf Amin mengajak semua elemen pemerintah dan negara mensosialisasikan bahaya TPPO. Sehingga, masyarakat Indonesia tidak berangkat bekerja ke luar negeri secara ilegal atau non prosedural.
"Sebarluaskan kepada rekan, keluarga, dan tetangga, tentang risiko pekerja ilegal dan TPPO, seperti risiko kekerasan, gaji tidak dibayarkan, eksploitasi jam kerja, dan diperjualbelikan antar majikan," imbuh Wapres Ma'ruf Amin.
"Di samping itu, pekerja migran tanpa dokumen resmi tidak bisa mendapat perlindungan dari pemerintah ataupun penyedia kerja, serta rentan akan penipuan dan eksploitasi oleh penyalur," ujarnya.
Sementara itu, Kepala BP2MI, Benny Rhamdani mengatakan, tema Migrants Day tahun ini dimaksudkan untuk menggugah semangat bersama mendukung pelindungan pekerja migran Indonesia sebagai pahlawan devisa negara.
"Pekerja Migran Indonesia memiliki keberanian untuk berjuang demi keluarga, bangsa dan negara, mereka dipersiapkan dengan pelatihan sehingga memiliki kompetensi untuk merebut peluang kerja di luar negeri. HPMI diharapkan juga menjadi semangat untuk mewujudkan pekerja migran Indonesia dan keluarganya menjadi keluarga yang sejahtera yang mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah asal dan melalui remitansi mereka, mampu memberikan sumbangan besar bagi negara," beber Benny.
"Oleh karena itu, Pekerja Migran Indonesia layak berhak mendapatkan perlakuan hormat dari negara," cetusnya. ** (Anton)


.jpg)
.jpg)













