- USDEK BIRAWA ADI GUNA GPM Gelar Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Kader di Seluruh Indonesia
- Jangan Tunda Lagi: Ratifikasi OPCAT dan Sahkan RANHAM
- MUBES Jakmania: Seluruh Jakmania Harus Memiliki Hak yang Sama dalam Demokrasi
- Harap Perdamaian, Keluarga Salah Satu Tersangka Kasus Padel Gelar Doa Bersama
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
- Sidak di RW 05 Poris Gaga, Komisi I : Para Pengembang di Kota Tangerang Harap Berikan Akses Jalan Untuk Warga
- Panggih Riadi, Kembali Mengabdi untuk Desa Sumberboto Maju
- Hanya di Jakarta Fair 2026, Produk Furniture Diskon hingga 60 Persen
- Terkait Isu Dugaan Penyekapan dan Pemerasan di Percetakan “Mau Print”, Pemilik Percetakan Memberikan Klarifikasi dan Memohon Masyarakat Jangan Mudah Terbawa Opini Sesaat
- Dari Pupuk Bersubsidi hingga Klinik Kesehatan, KDMP Tamanmartani Hadirkan Solusi Nyata bagi Warga
Wadahi Warga Binaan Berkreasi, Lapas Kediri Fasilitasi Seni Lukis di Balik Jeruji Besi

Keterangan Gambar : Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kediri
MEGAPOLITANPOS.COM Kediri - Meski terbatasnya aktivitas di balik jeruji besi, warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kediri Kanwil Kemenkumham Jawa Timur tetap mampu mengekspresikan kreativitas melalui berbagai bentuk seni.
Salah satu wujud kreatifitas yang terlihat adalah melalui seni lukis, sebagai bentuk ekspresi pribadi dengan karya yang bisa dinikmati oleh semua. Sabtu, (9/3/2024).
Plt Kepala Lapas Kediri Budi Ruswanto mengatakan, pihaknya memberikan ruang dan memfasilitasi bakat seni yang dimiliki warga binaan, guna mengekpresikan diri memalui karya yang bisa dinikmati oleh semua orang.
Baca Lainnya :
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
“Lukisan-lukisan ini bisa menjadi cerminan perjalanan hidup mereka, perasaan dan harapan untuk masa depan yang lebih baik,” ungkap Budi.
Sementara dengan memfasilitasi warga binaan dengan kegiatan kreatif Budi berharap mampu menciptakan lingkungan Lapas yang lebih produktif dan mendukung perkembangan lebih positif. Selain itu, juga menjadi peluang bagi warga binaan untuk mengasah bakat dan keterampilan, serta merubah pandangan terhadap kehidupan.
“Melalui kreativitas ini, dapat menunjukkan bahwa sesungguhnya mereka memiliki potensi untuk berubah dan memberikan kontribusi positif setelah bebas dari menjalani pembinaan di Lapas nanti, tumbuh dan berkembang sebagai individu yang lebih baik,” sambungnya.
EDP warga binaan di Lapas Kelas IIA Kediri menuturkan, dengan menggunakan media canvas dan cat akrilik, lukisan pemandangan mampu dihasilkan dari tangannya.
"Ini seperti saya tidak di sini," ungkapnya haru.
EDP mengaku suka melukis sedari dulu sebelum masuk Lapas. Ia mengaku senang bakat yang dimiliki bisa diekspresikan selama menjalani pembinaan di dalam Lapas.
“Saya merasa senang akhirnya bisa melukis kembali, diberi ruang untuk bisa menyalurkan bakat yang saya bisa. Dengan melukis saya belajar bagaimana mengelola emosi dengan lebih baik dan menghasilkan sesuatu yang positif,” pungkasnya. ** (Hamzah)











.jpg)




