- Anggota DPRD H. Parmana Setiawan Ikut Gowes Bersama Bupati, Perkuat Sinergi untuk Kota Bersih
- Kayuh Sepeda Keliling Kota, Bupati Pastikan Muara Teweh Tetap Bersih dan Nyaman
- Uu Ruzhanul Ulum Kobarkan Identitas PPP, Target Lonjakan Suara hingga Siapkan Kader Tempur di Pilkada
- M.Trijanto : Tanpa Anggaran Koni Percasi Sukses Gelar Event Catur Semua Jenjang
- Jatmiko Adik Bupati Tulungagung Siap Proaktif Dukung Penyidikan KPK
- Parmana Setiawan Soroti PBG dan Solusi Warga MBR dalam Raperda Permukiman Kumuh
- Dewan Gun Sriwitanto Tekankan Sosialisasi hingga Tingkat RT dalam Raperda Permukiman Kumuh
- Perhatian Presiden RI untuk Pendidikan Daerah, SDN Gandawesi II Direvitalisas
- Pemkab Barito Utara Perkuat Tata Kelola Keuangan, LKPD Disampaikan ke BPK
- Dua Raperda Krusial Dibahas, DPRD Bersama Pemkab Barito Utara Siapkan Langkah Kaji Banding
Viral : Rumah Makan di Kota Tanggerang, Tawarkan Menu Gratis Jadi Perhatian Warga

Keterangan Gambar : Usaha warteg di Kota Tangerang, tepatnya di Jalan A Damyati Sukasari yang menawarkan makan gratis bagi pelanggan yang berkunjung
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Rumah makan yang telah dikenal oleh masyarakat, Warteg (Warung Tegal) kesannya hanya ada di Tegal. Kenyataannya tidak, karena banyak pengusaha tertarik untuk membuka usaha tersebut dimana mana khususnya di Indonesia.
Ada yang berbeda dengan usaha warteg di Kota Tangerang, tepatnya di Jalan A Damyati Sukasari yang menawarkan makan gratis bagi pelanggan yang berkunjung pada hari jumat. Langkah tersebut menjadi viral karena niat dalam berbagi kesesama dan terhitung mampu menyiapkan hingga 500 porsi makanan.

Baca Lainnya :
- Uu Ruzhanul Ulum Kobarkan Identitas PPP, Target Lonjakan Suara hingga Siapkan Kader Tempur di Pilkada
- Perhatian Presiden RI untuk Pendidikan Daerah, SDN Gandawesi II Direvitalisas
- Dies Natalis ke-20 UNMA, Bupati Eman : Kampus Harus Jadi Motor Solusi di Era Tantangan Kompleks
- Suara dari Hutan Majalengka : Ketua Komisi III DPRD Ingatkan Arah Pembangunan Harus Tunduk pada SDGs
- Bupati Majalengka Tertibkan Kabel Udara, Kolaborasi Pemda - Operator Demi Kota Lebih Aman dan Estetis
Basit sebagai wakil dari pemilik warteg menjelaskan, "Sekarang di beri, besok memberi" itulah slogannya. Alasan membuka makanan gratis ini bukan hanya sekedar konten.
Menurutnya, diketaui olehnya bahwa kalau kata dari mas Richard Theodore sendiri dia tidak ingin semua orang kelaparan sejak hari ini. Karena itulah dibuka rumah makan gratis pada 16 November 2023.
"Meski rumah makan gratis, menu yang tersedia bukan ala kadarnya begitu juga fasilitas tempatnya. Dapat terlihat, kondisi bangunan rapi dan terdapat televisi serta tanaman di sudutnya yang membuat bangunan itu lebih berwarna dan sejuk," jelasnya.

Basri menambahkan, area luar semisal tempat parkir luas dan siap bagi pengunjung yang membawa kendaraan baik R2 maupun R4.
"Visi kami adalah bertujuan ingin agar masyarakat tidak merasa kelaparan lagi, dan misinya adalah kita terus konsisten setiap hari untuk membantu masyarakat yang ingin makan secara gratis untuk semua kalangan baik dari yang bawah sampai kelas atas," terang, Basit.
Ditegaskan kembali bahwa, siapa saja boleh makan di tempat ini. Tidak ada syarat tertentu dan tidak membedakan kelas bawah maupun kelas atas, pelayanan yang kami berikan semua sama.
Terlihat, tampak rumah makan tersebut ramai oleh pengunjung yakni warga disekitar. Kebanyakan adalah anak pelajar sekolah juga mahasiswa saat waktu buka pukul 11.00 siang sampai sehabisnya makanan dan untuk liburnya di hari minggu saja.

Dikesempatan itu, masyarakat sekitar berpendapat bahwa konten yang viral tersebut mendapat lebih dari 13,8 ribu tanda suka dan komentar beragam dari warganet.
"Jika setiap wilayah ada rumah makan gratis, berkah InsyaAllah negeri ini," kata salah satu warganet yang mengomentari.
Disambung dengan ucapan alhamdulilah berkah dan jadi bisa menghemat biaya kebutuhan sehari-hari," komentar warga menanggapi.
Warga lainnya turut merespon, dengan adanya Rumah Makan Gratis ini sangat membantu ekonomi saya sehari-harinya. ** (Nauthiyah Alsyafiandra dan Ahmad Chaidir)

















