- KH Maman Imanulhaq : Jangan Mainkan Tiket Haji, Ini Soal Keadilan Umat!
- Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani, Dinilai Provokatif dan Picu Perpecahan
- Kemenkop dan Kemensos Rencanakan Penerima PKH Jadi Karyawan KDKMP
- Warga Keluhkan Sulitnya Tanda Tangan Kades Kandawati dan Dugaan Jatah Rp1.200 per Meter
- Battle Mini Sound System Galang Dana Pembangunan Masjid Baitunnur
- Lepas Siswa Gen 64 MAN Barut, Bupati Tekankan Siap Hadapi Tantangan Global
- Ini Pesan Bupati Shalahuddin Saat Pelepasan Gen 64 MAN Barut
- Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak
- Miskan : Halal Bihalal 1447 H Pemersatu Warga PSHT Hamemayu Hayuning Bawono
- Hindari Potensi Konflik, Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah dan Masyarakat Se-NTB Gotong Royong Mutakhirkan Data Pertanahan
Usai Kunker ke Pesantren, Mendag Zulkifli Hasan hadiri Gelar Pangan Murah di Jatim

Keterangan Gambar : Poto: Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan melakukan dialog dengan para santri Pondok Modern Arrisalah Program Internasional di Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (5 Nov).
MEGAPOLITANPOS.COM, Ponorogo, Jatim – Mendag Zulkifli Hasan mengajak para santri untuk mempersiapkan diri guna menghadapi persaingan dunia yang semakin kompetitif. Para santri harus belajar sungguh-sungguh karena masa depan ada di pundak generasi muda, seperti santri.
Hal ini disampaikan Mendag Zulkifli Hasan saat menyapa santri Pondok Modern Arrisalah Program
Baca Lainnya :
- Kemenkop dan Kemensos Rencanakan Penerima PKH Jadi Karyawan KDKMP
- Kunjungan ke China, Menteri Maman Buka Peluang Besar UMKM Tembus Pasar Global
- Dampak Harga Plastik Naik: Keuntungan UMKM Menyusut
- Wamen UMKM Sebut Kewirausahaan Jadi Kunci Keberhasilan Hadapi Puncak Demografi
- Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
Internasional di Ponorogo, Jawa Timur, Minggu, (5/11). Turut mendampingi Mendag Zulkifli Hasan yaitu Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim.
"Persaingan akan semakin kompetitif. Oleh karena itu, persiapkan sebaik-baiknya, belajarlah
sungguh-sungguh. Masa depan Indonesia ada di pundak kalian," ucap Mendag Zulkifli Hasan.
Mendag Zulkifli Hasan menyampaikan, kunci kemajuan sebuah negara berada pada sumber daya manusia (SDM). Sehingga diperlukan SDM berkualitas yang menguasai ilmu pengetahuan dan
teknologi untuk menghadapi dunia yang semakin berubah dan semakin terkoneksi.
"Kuncinya ada pada sumber daya manusia. Sebuah negara bisa maju karena memilki sumber daya
manusia berkualitas yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi," tegas Mendag Zulkifli
Hasan.
Mendag Zulkifli Hasan kembali mengajak para santri untuk menjadi pelopor melalui pemikiran yang membawa pada kemajuan. "Saya mengajak santri Arrisalah menjadi pelopor untuk diskusi yang mencerahkan dan mencerdaskan. Saya berharap dari pondok Arrisalah ini akan lahir pemikiran-pemikiran yang akan membawa kemajuan bagi Islam dan Indonesia," tambah Mendag Zulkifli
Hasan.
Gerakan Pangan Murah
Pada hari yang sama, Mendag Zulkifli Hasan juga menghadiri pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Mojokerto dan Ponorogo, Jawa Timur. Pada kegiatan tersebut, dijual beras Bulog program Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP) masing-masing sebanyak 500 kg dengan harga di bawah harga pasar.

"Hari ini kami mengadakan bazar beras dengan harga standar pemerintah. Penjualan beras ini
diharapkan dapat membantu masyarakat," tambah Mendag Zulkifli Hasan.
Kemendag bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) berkomitmen menyelenggarakan GPM
sebagai upaya dalam mengantisipasi dampak inflasi dan menjaga stabilitas harga dan pasokan
pangan. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan barang.(***)
Poto: Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan melakukan dialog dengan para santri Pondok Modern Arrisalah Program Internasional di Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (5 Nov).










.jpg)






