- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
Tindaklanjut Amanah Menteri Agraria, IKAWATI Jatim akan Perluas Kemitraan UMKM

Keterangan Gambar : acara Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) tahun 2022 di halaman Kantor BPN Kabupaten Blitar
MEGAPOLITANPOS. COM, Blitar - Peran Badan Pertanahan Nasional (BPN) selain memberikan jaminan kepastian hukum hak atas tanah masyarakat dengan menerbitkan sertipikat, Badan Pertanahan Nasional juga berinisiasi pada peningkatan ekonomi mikro, yakni dengan menggandeng pelaku Usaha Menengah Kecil Mikro.
Ungkapan tersebut disampaikan oleh ketua Ikatan Istri Karyawan Karyawati ( Ikawati ) Kakanwil BPN Jawa Timur Siti Roehmah Jonahari, saat menghadiri acara Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) tahun 2022 di halaman Kantor BPN Kabupaten Blitar.
Kakanwil BPN Jatim juga menyempatkan diri meninjau stand pameran bazar UMKM bersama Ikatan Istri Karyawan Karyawati (Ikawati) Kantor Pertanahan Kabupaten Blitar bekerjasama Pt. Ladara Dharma Bhakti.
Baca Lainnya :
- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Sambut Kedatangan Megawati di Bulan Bung Karno Sebagai Loyalitas Kader Partai
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
- Aliansi Blitar Bersatu Bakal Gelar Tandingan Apel Akbar Dukung Program MBG

"Melalui kegiatan ini diharapkan Ikawati berkontribusi nyata dalam pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid 19, sehingga produk UMKM lebih dikenal produknya," ungkapnya.
Untuk pengembangan UMKM binaan dimasing - masing kantah se Jawa Timur Kakanwil juga meminta agar menggelar kegiatan serupa, seperti di Kantah BPN Kabupaten Blitar yang saat ini telah mempunyai 31 UMKM binaan, pihaknya juga mentargetkan jumlah binaan dengan cakupan yang lebih besar lagi.
"Saat ini ada 367 UMKM binaan Ikawati dari 39 Kantah se Jawa Timur, sampai bulan Desember 2022 nanti jumlah UMKM di masing-masing Kantah akan terus bertambah, bersama Pt. Ladara Dharma Bhakti akan lebih memperluas jangkauan pemasaran produknya,"harap Siti.
Kepala Kantor BPN Kabupaten Blitar Sukidi, secara terpisah kepada wartawan mengaku baru kali pertama menggelar bazar UMKM bersama warga binaan, kendati demikian pihaknya tetap berupaya terus mengembangkan sayap membangkitkan perekonomian di Kabupaten Blitar memperluas jejaring pelaku UMKM menjadi warga binaan BPN.
"Selaras dengan apa yang disampaikan oleh ketua Ikawati Kanwil Jawa Timur, Kantah Kabupaten Blitar akan kerja maksimal membina pelaku UMKM, kedepannya kami akan mendatangkan mitra kerja Ikawati Pt. Ladara Dharma Bhakti untuk pendampingan, dan sekaligus pemasaran produk UMKM," tutur Sukidi.
Serangkaian acara bazar UMKM, pada saat itu juga diacarakan penyerahan sertipikat tanah sebanyak 47 buah masing masing 45 sertipikat tanah milik pemkab Blitar untuk perbankan, Kepala BPN Kabupaten Blitar menjelaskan untuk sertipikat tanah aset milik Pemkab yang sudah jadi sertipikat ada ratusan, dan sudah diserahkan ke kantor aset daerah, untuk aset lain tanah milik Pemkab Blitar, Sukidi minta kepada Kepala Kantor Aset Daerah segera membuat pengajuan permohonan ke Kantor BPN Kabupaten Blitar.
"Sebelumnya tanggal 5 September kami telah menyerahkan sebanyak 186, sebelumnya lagi tanggal 1 Juli ada 20 diserahkan pak Menteri di Surabaya, sedangkan target penyelesaian sertipikat tanah aset Pemkab Blitar ada 600, tapi kemarin waktu monev dengan KPK, dipaksa menjadi 1823, dari jumlah itu kami menunggu dari Pamkab agar segera mendaftarkan, sebab tanpa itu kami tidak bisa apa apa,"pungkas Sukidi. (za/mp)
















