- Menkop Perkuat Peran Koperasi Dalam Ekosistem Energi Terbarukan
- Legalitas dan Sertifikasi Jadi Kunci UMKM Naik Kelas, Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Usaha
- Bogor Bersih dari Angkot Tua, Pemkot Siapkan Langkah Peremajaan Armada
- Warga Modernland Mengeluhkan Jalan Rusak dan PSU Yang Belum Diserah Terima Ke Pemkot Tangerang
- DPMPTSP-KADIN Barito Utara Satukan Langkah Tarik Investasi,Hilirisasi Jadi Prioritas
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- DPRD Dorong Madrasah Jadi Alternatif Pendidikan Berkualitas dalam Program Sekolah Gratis
- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
Swadaya Urug Jalan Berlobang Paguyuban Supir Mendapat Apresiasi Kades Wates

Keterangan Gambar : Swadaya Urug Jalan Berlobang Paguyuban Supir Mendapat Apresiasi Kades Wates
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Gerak cepat dan kesadaran tinggi dari paguyuban sopir pengangkut tebu se Kecamatan Wates kiranya sangat pantas mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Blitar, demi kelancaran berlalulintas, secara swadaya mereka bergotong royong urunan membeli batu koral untuk menguruk jalan berlobang sejak Jum'at (07/11/25) pagi hingga malam hari.
Kepedulian yang dinisiasi oleh Kepala Desa Wates Moch. Hamid Almauludi
mengungkapkan kurang lebih 10 km memang kondisi jalan rusak berat banyak lubang menganga.
Baca Lainnya :
- Bagikan Daging Kurban DPD Golkar Kabupaten Blitar Wujudkan Kegotongroyongan
- DPD Nasdem Kabupaten Blitar: Maknai Idhul Adha Implementasi Membunuh Watak Ego
- Lansia dan Disabilitas Warga Desa Bululawang Bersyukur BLT-DD Mengucur
- Baznas Kabupaten Blitar Hadir Dengan Konsep Nyata Bedah Kesenjangan Sosial dan Ekonomi
- Sejumlah Fraksi DPRD Kabupaten Blitar Sanpaikan Pandangan Umum LKPJ Bupati 2025
"Tak sabar menunggu pebaikan jalan tak kunjung dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar ruas jalan Mojorejo Wates Perbatasan Kabupaten Malang sepanjang 10 kilo meter ahirnya di kerjakan secara swadaya masyarakat kususnya perkumpulan armada pengangkut tebu, mereka bergotong royong sukarela menguruk jalan berlubang dengan batu grosok puluhan truk dapatkan batu koral,"ungkap Hamid
Aksi peduli masyarakat dilakukan sejak siang hingga larut malam, mengingat panjangnya ruas jalan utama penghubung antara Kabupaten Blitar dengan perbatasan Kabupaten Malang. " Kami kompak bersama sama masyarakat menutup lubang jalan mulai dari Desa Sumberarum berbatasan dengan Binangun, desa Mojorejo, desa Wates yang berbatasan dengan desa Sumberoto Kabupaten Malang,"ungkap Kades Hamid
Secara fisik sepanjang ruas jalan tersebut kondisinya sangat memperihatinkan, banyak lubang menganga dengan kelebaran bervariasi, kondisi seperti ini memang acap kali terjadi kecelakaan menelan korban jiwa, luka berat dan ringan, meskipun belum ada sumber resmi yang menyampaikan adanya korban meninggal dunia.
"Kami tergerak melakukan gotong royong, kami cukup sadar kalau anggaran pembangunan masih terkendala, bahkan dalam satu tahun terahir hampir tidak ada pembangunan perbaikan jalan di Kecamatan Wates," Sastro
Kepala Desa Wates Menjelaskan kegiatan urugan koral sirtu selain dari masyarakat juga mengerahkan tenaga bantuan dari TNI Koramil Wates, dana aggota Polsek Wates, perangkat desa setempat dan masyarakat sekitar.
Ada pembangunan jalan hotmix sepanjang 200 meter di Mojorejo.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar
Hamdan Zulfikri Kurniawan, menyampaikan, saat ini Ruas Mojorejo - Wates batas Malang sedang ada pekerjaan hotmix pada ruas tersebut. "
Penanganan hotmix sepanjang ± 200m. Sisanya kita tangani dengan Unit Reaksi Cepat (URC).
Ini sedang proses pemilihan penyedia.. diusahakan di bulan ini sudah pengerjaan,"ungkap Hamdan. (za/mp)
















