- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Anggota DPRD Barito Utara Hadiri Safari Ramadhan dan Peresmian Masjid Nurul Iman di Desa Lemo I
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
Swadaya Urug Jalan Berlobang Paguyuban Supir Mendapat Apresiasi Kades Wates

Keterangan Gambar : Swadaya Urug Jalan Berlobang Paguyuban Supir Mendapat Apresiasi Kades Wates
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Gerak cepat dan kesadaran tinggi dari paguyuban sopir pengangkut tebu se Kecamatan Wates kiranya sangat pantas mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Blitar, demi kelancaran berlalulintas, secara swadaya mereka bergotong royong urunan membeli batu koral untuk menguruk jalan berlobang sejak Jum'at (07/11/25) pagi hingga malam hari.
Kepedulian yang dinisiasi oleh Kepala Desa Wates Moch. Hamid Almauludi
mengungkapkan kurang lebih 10 km memang kondisi jalan rusak berat banyak lubang menganga.
Baca Lainnya :
- Jalankan Amanat Presiden, Bupati Pimpin Bersih Lingkungan Blitar Asri Bersama Masyarakat
- Publikasi Media Anjlok Ketua SMSI Prawoto Sadewo Kecam Pejabat Pemkab Blitar
- HPN 2026 dan HUT PWI ke 80 : Adityawarman Adil Apresiasi Peluncuran Ambulans PWI Kota Bogor
- Ketua Format Tegaskan Agar DPRD Kabupaten Blitar Carut Marut Data Penerima Bansos Dituntaskan
- Gercep Tim URC Dinas PUPR Kabupaten Blitar Tangani Jembatan Ambrol Banggle - Kanigoro
"Tak sabar menunggu pebaikan jalan tak kunjung dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar ruas jalan Mojorejo Wates Perbatasan Kabupaten Malang sepanjang 10 kilo meter ahirnya di kerjakan secara swadaya masyarakat kususnya perkumpulan armada pengangkut tebu, mereka bergotong royong sukarela menguruk jalan berlubang dengan batu grosok puluhan truk dapatkan batu koral,"ungkap Hamid
Aksi peduli masyarakat dilakukan sejak siang hingga larut malam, mengingat panjangnya ruas jalan utama penghubung antara Kabupaten Blitar dengan perbatasan Kabupaten Malang. " Kami kompak bersama sama masyarakat menutup lubang jalan mulai dari Desa Sumberarum berbatasan dengan Binangun, desa Mojorejo, desa Wates yang berbatasan dengan desa Sumberoto Kabupaten Malang,"ungkap Kades Hamid
Secara fisik sepanjang ruas jalan tersebut kondisinya sangat memperihatinkan, banyak lubang menganga dengan kelebaran bervariasi, kondisi seperti ini memang acap kali terjadi kecelakaan menelan korban jiwa, luka berat dan ringan, meskipun belum ada sumber resmi yang menyampaikan adanya korban meninggal dunia.
"Kami tergerak melakukan gotong royong, kami cukup sadar kalau anggaran pembangunan masih terkendala, bahkan dalam satu tahun terahir hampir tidak ada pembangunan perbaikan jalan di Kecamatan Wates," Sastro
Kepala Desa Wates Menjelaskan kegiatan urugan koral sirtu selain dari masyarakat juga mengerahkan tenaga bantuan dari TNI Koramil Wates, dana aggota Polsek Wates, perangkat desa setempat dan masyarakat sekitar.
Ada pembangunan jalan hotmix sepanjang 200 meter di Mojorejo.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar
Hamdan Zulfikri Kurniawan, menyampaikan, saat ini Ruas Mojorejo - Wates batas Malang sedang ada pekerjaan hotmix pada ruas tersebut. "
Penanganan hotmix sepanjang ± 200m. Sisanya kita tangani dengan Unit Reaksi Cepat (URC).
Ini sedang proses pemilihan penyedia.. diusahakan di bulan ini sudah pengerjaan,"ungkap Hamdan. (za/mp)















