- Pemkab Barito Utara Ajukan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 ke DPRD
- Masyarakat Nilai Pelayanan Berkategori Baik Capai 84,42 Kepuasan
- Gelapkan Mobil Rental, Residivis Kambuhan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Blitar
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- Kementerian UMKM Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Integrasi Layanan Terpadu SAPA UMKM
- Kreatif Merdeka Carnival 2026 Ajak Generasi Muda Berkarya Lewat Animasi dan AI
- Cegah Pelanggaran Lingkungan, Pemkab Barito Utara Sosialisasikan Aturan Pengawasan dan Sanksi Terbaru
- EDRR Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Indonesia Bidik Jadi Pusat Teknologi Kebencanaan Dunia
- Tinjau Progres Pembangunan Infrastruktur Daerah, Bupati Harapkan Dukungan Dari Semua Pihak
- Pemkab dan DPRD Gelar Rapat Bersama Matangkan Pembahasan Anggaran Prioritas Daerah
Siswa SMP Sebut Program MBG Solusi Nutrisi dan Meringankan Pengeluaran Ekonomi

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Program uji coba Pembiasaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 18 Tangerang, Kecamatan Cipondoh, mendapatkan respons positif dari para pelajar. Inisiatif yang diluncurkan oleh Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2024-2029 ini, bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi bagi siswa-siswi, khususnya bagi mereka yang kurang antusias dengan sayur dan berasal dari keluarga kurang mampu.
Ketua OSIS SMP Negeri 18, Bahzi Tahfidz, yang kini duduk di kelas IX, mengungkapkan rasa gembiranya dengan adanya program ini.
"Program MBG ini sangat membantu, terutama bagi teman-teman yang kurang mampu. Porsinya cukup, bahkan sedikit berlebih, dan rasanya memuaskan," ujar Bahzi.
Baca Lainnya :
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
Bahzi, berharap, program ini dapat terus dilaksanakan di seluruh sekolah di Indonesia. Selain memberikan nutrisi yang baik bagi pelajar, program ini juga turut meringankan pengeluaran ekonomi keluarga. Banyak siswa berharap uji coba ini menjadi program permanen di seluruh sekolah.
"Harapan saya, program ini terus berlanjut, karena masih banyak pelajar yang membutuhkan makanan bergizi seperti ini, terutama yang gratis. Program ini meringankan beban orang tua, karena mereka tidak perlu lagi menyiapkan bekal dari rumah," tambahnya.
Pendapat serupa disampaikan oleh pelajar kelas IX lainnya, Aulia Putri Ardiansyah. Menurutnya, menu makanan yang disajikan lengkap dan enak, meskipun ada catatan kecil.
"Rasanya enak, tapi untuk pisangnya mungkin terlalu matang. Secara keseluruhan, makanannya enak. Saya mendukung keberlanjutan program ini, karena tidak semua orang tua bisa memberikan bekal makan kepada anaknya. Selain itu, program ini juga mengurangi kerumunan di kantin saat jam istirahat," tutup Aulia. ** (Jhn)

















