- Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Marsiana Muhlis,PAUD Fondasi Utama Pembentukan Karakter dan Kesiapan Belajar Anak
- Ribuan Pengunjung Serbu Jakarta Fair 2026, Penyelenggara Perkuat Pengamanan Area Pameran
- Menkop Perkuat Peran Koperasi Dalam Ekosistem Energi Terbarukan
- Legalitas dan Sertifikasi Jadi Kunci UMKM Naik Kelas, Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Usaha
- Bogor Bersih dari Angkot Tua, Pemkot Siapkan Langkah Peremajaan Armada
- Warga Modernland Mengeluhkan Jalan Rusak dan PSU Yang Belum Diserah Terima Ke Pemkot Tangerang
- DPMPTSP-KADIN Barito Utara Satukan Langkah Tarik Investasi,Hilirisasi Jadi Prioritas
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
Siswa SMP Sebut Program MBG Solusi Nutrisi dan Meringankan Pengeluaran Ekonomi

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Program uji coba Pembiasaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 18 Tangerang, Kecamatan Cipondoh, mendapatkan respons positif dari para pelajar. Inisiatif yang diluncurkan oleh Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2024-2029 ini, bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi bagi siswa-siswi, khususnya bagi mereka yang kurang antusias dengan sayur dan berasal dari keluarga kurang mampu.
Ketua OSIS SMP Negeri 18, Bahzi Tahfidz, yang kini duduk di kelas IX, mengungkapkan rasa gembiranya dengan adanya program ini.
"Program MBG ini sangat membantu, terutama bagi teman-teman yang kurang mampu. Porsinya cukup, bahkan sedikit berlebih, dan rasanya memuaskan," ujar Bahzi.
Baca Lainnya :
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Warga Modernland Mengeluhkan Jalan Rusak dan PSU Yang Belum Diserah Terima Ke Pemkot Tangerang
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- DPRD Dorong Madrasah Jadi Alternatif Pendidikan Berkualitas dalam Program Sekolah Gratis
Bahzi, berharap, program ini dapat terus dilaksanakan di seluruh sekolah di Indonesia. Selain memberikan nutrisi yang baik bagi pelajar, program ini juga turut meringankan pengeluaran ekonomi keluarga. Banyak siswa berharap uji coba ini menjadi program permanen di seluruh sekolah.
"Harapan saya, program ini terus berlanjut, karena masih banyak pelajar yang membutuhkan makanan bergizi seperti ini, terutama yang gratis. Program ini meringankan beban orang tua, karena mereka tidak perlu lagi menyiapkan bekal dari rumah," tambahnya.
Pendapat serupa disampaikan oleh pelajar kelas IX lainnya, Aulia Putri Ardiansyah. Menurutnya, menu makanan yang disajikan lengkap dan enak, meskipun ada catatan kecil.
"Rasanya enak, tapi untuk pisangnya mungkin terlalu matang. Secara keseluruhan, makanannya enak. Saya mendukung keberlanjutan program ini, karena tidak semua orang tua bisa memberikan bekal makan kepada anaknya. Selain itu, program ini juga mengurangi kerumunan di kantin saat jam istirahat," tutup Aulia. ** (Jhn)
















