- HUT ke-41 Dufan Ancol Ajak Anak Yatim dan Dhuafa Nikmati Wahana Gratis
- Dilepas ke 11 Negara, 4.021 Alumni LKP Siap Bersaing di Dunia Kerja Global
- PT Jaya Putra Kundur Minta Perlindungan Hukum kepada Presiden, Persoalkan Pembatalan Lahan di Batam
- Kementerian UMKM Siapkan Insentif 50 Persen di Marketplace, Media Diminta Kawal UMKM Naik Kelas
- Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Kirim Bantuan Korban Gempa Bumi NTT melalui PELNI
- MBK Buka 24 Jam Aturan Ruwet Pelaku Usaha Terancam Gulung Tikar
- DPMPTSP Barito Utara Kawal Promosi Potensi Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026
- PWI Jaya Kembali Gelar UKW, Wartawan Dituntut Profesional dan Berintegritas
- Bank Mandiri Digugat karena Cairkan Kredit Rp200 Juta dengan Jaminan Aset Milik Orang Lain
- Sineas Indonesia Bongkar Formula Film Drama yang Masih Diminati Penonton
Sekda: Guru Berkelas Hasilkan Pendidikan Berkualitas bagi Peserta Didik

Keterangan Gambar : Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman, mengungkapkan, setiap anak di Kota Tangerang tanpa terkecuali
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Tersedianya pendidikan yang berkualitas dan terjangkau bagi seluruh masyarakat di Kota Tangerang, menjadi salah satu komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk mendukung suksesnya program Indonesia Emas 2045.
Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman, mengungkapkan, setiap anak di Kota Tangerang tanpa terkecuali, termasuk bagi anak yang berkebutuhan khusus atau siswa disabilitas, berhak mendapatkan pendidikan berkualitas.
"Pendidikan bagi siswa disabilitas dapat dilakukan dalam dua cara, bergabung dengan anak pada umumnya di sekolah reguler yang disebut pendidikan inklusif, atau mengikuti pendidikan pada satuan pendidikan khusus atau sekolah luar biasa," terang Sekda, saat menutup kegiatan Pelatihan Tenaga Pendidik Bagi Guru SD dan SMP di Lingkungan Pemerintah Kota Tangerang di PPPPTK Penjas dan Bk, Bogor, Jumat (26/1/2024).
Baca Lainnya :
- Wabup Majalengka : Perang Melawan Narkoba Tak Boleh Berhenti Lagi
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
Di Kota Tangerang, lanjut Herman, pendidikan inklusif yang memberikan kesempatan bagi siswa disabilitas untuk mengenyam pendidikan yang sama dengan siswa lain, sesuai dengan program merdeka belajar di 79 sekolah mulai dari jenjang TK hingga SMP.
"Jenjang TK 13 sekolah, 53 SD Negeri dan 13 SMP Negeri se-Kota Tangerang," bebernya, dalam acara yang diikuti sebanyak 30 guru SD dan 30 guru SMP.
Selain itu, Sekda, juga menjelaskan, merdeka belajar sebagai sebuah proses berpikir dengan menyesuaikan kebijakan untuk mengembalikan esensi dari asesmen pembelajaran oleh guru, yang bertujuan untuk mengukur capaian kompetensi peserta didik.
"Setiap guru harus tahu kemampuan dan potensi peserta didik yang berkaitan dengan tingkat kecerdasan emosi, sosial, budaya, bahasa dan lingkungan, sehingga hasil dari pembelajaran yang diberikan guru dapat melahirkan para siswa yang tak hanya cerdas tapi berakhlak mulia juga berdaya saing," tutup Sekda. ** (Jhn)







.jpg)



.jpg)




