- Ribuan Kendaraan Serbu Puncak, Polisi Berlakukan One Way Lebih Awal
- Mendikdasmen: Pendidikan Tak Cukup Sekadar Angka, Karakter Bangsa Harus Dibangun
- Hadiri Hardiknas 2026, Ketua DPRD Barito Utara Perkuat Komitmen Pendidikan
- Bupati Barut Dalam Moment Hardiknas, Sekolah Jadi Pilar Integrasi Sosial Melalui Pendidikan Inklusif dan Holistik
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Proyek Jaringan Irigasi Disorot, Dugaan Penyimpangan Menguat di Majalengka
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
- Bupati Eman : Prestasi IPM 71,37 Tercapai, Tapi ATS Jadi PR Besar
Satu Abad NU : Bukan Hanya Menantu Gus Dur, Gus Dhohir Farisi, PSI Jakarta juga kedatangan Putra Kyai NU, Gus Emka Farah Mumtaz

Keterangan Gambar : Sekretaris DPW PSI Jakarta, Elva Farhi Qolbina
MEGAPOLITANPOS.COM DKI Jakarta,- PSI Jakarta mengucapkan selamat memasuki abad ke-2 untuk Nahdlatul Ulama dan turut berterima kasih kepada seluruh kader NU yang turut berjuang bersama PSI.
Pada waktu bersamaan, Sekretaris DPW PSI Jakarta, Elva Farhi Qolbina turut menyatakan bahwa PSI Jakarta kembali kedatangan kader-kader terbaik Nahdlatul Ulama.
"PSI Jakarta juga kedatangan aktivis muda sekaligus Putra Kyai NU yaitu Gus Emka Farah Mumtaz. Beliau kami amanahkan menjadi Wakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta.", ucap Elva
Baca Lainnya :
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
- Bupati Eman : Prestasi IPM 71,37 Tercapai, Tapi ATS Jadi PR Besar
- Gagal Kabur! Pencuri Motor Diringkus Warga Usai Kepergok Dorong Scoopy
Di tingkat nasional, PSI juga kedatangan tokoh-tokoh besar NU seperti Gus Dhohir Farisi yang adalah Menantu Gus Dur. Gus Dhohir diamanahkan menjadi Dewan Pengarah Pemenangan Pemilu PSI.
"Gus Dhohir dan Gus Mumtaz adalah kader besar NU yang bergabung dengan PSI. Perjuangan kita memang serupa yaitu untuk toleransi dan kedamaian di Jakarta dan Indonesia", jelas Elva
Sis Elva menyatakan bahwa Gus Mumtaz memiliki peran yang besar untuk menghantarkan PSI Jakarta menuju Pemilu 2024. PSI Jakarta mencari lebih banyak lagi tokoh muda yang mau bergerak bersama. ** (Jhn)

















