- UMKM Naik Kelas, Kementerian UMKM dan OJK Bentuk Satgas Pembiayaan
- Peringati Hari Veteran Nasional, Bandung Serukan Kolaborasi dan Pelayanan untuk Masyarakat
- Operasional PT Dua Kuda Indonesia Masih Tersendat Meski Dapat Izin Going Concern, Manajemen Soroti Hambatan Administratif
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- OJK Luncurkan ETF Emas, Investasi Aman di Bursa Saham
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
- Dari Sampah Jadi Energi: Bank Jakarta Perluas Program Biodigester di Jakarta Utara
- EDRR Indonesia 2026 Hadirkan Teknologi Mitigasi Bencana dan Penyelamatan Global di JIExpo Kemayoran
- Hambatan Administratif Kepailitan Tekan Produksi dan Ekspor, PT Dua Kuda Indonesia Minta Operasional Tetap Berjalan
- Menteri UMKM Pastikan Status Usaha Mikro Beri Manfaat bagi Pengemudi Ojol
Saskia Chadwick Dijuluki The Next Ratu Horor Indonesia, Bersinar di Film Kolaborasi Korea

Keterangan Gambar : Saskia Chadwick
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta, — Nama Saskia Chadwick kian mencuri perhatian di industri perfilman nasional. Aktris muda ini dinilai sebagai salah satu talenta yang tengah membangun pijakan kuat di genre horor Indonesia. Lewat film Jalan Pulang, Saskia berhasil menunjukkan kapasitas aktingnya dengan beradu peran bersama tiga ratu horor Indonesia lintas generasi, yakni Luna Maya, Taskya Namya, dan Shareefa Daanish.

Kehadiran Saskia dalam film tersebut tidak sekadar menjadi pelengkap cerita. Ia tampil dengan emosi yang tertahan namun intens, sebuah karakteristik yang menuntut kedalaman psikologis dan ketahanan emosional—elemen penting dalam horor thriller. Penampilannya itu membuat publik mulai menyematkan julukan “the next ratu horor Indonesia” kepadanya.
Baca Lainnya :
- Film Dalam Sujudku, Siap Tayang 16 April 2026, Angkat Kisah Nyata tentang Cinta, Ujian, dan Kekuatan Doa
- Dibalik Kemewahan dan Utang, Film Aku Harus Mati, Ungkap Sisi Gelap Ambisi
- The Hole Masuk Seleksi Resmi IFFR 2026, Siap Tayang di Bioskop Indonesia Tahun Ini
- Project69 Siapkan Film Drama Keluarga \"Dalam Sujudku\", Penuh Pesan Kesetiaan dan Doa
- Film Sayap Garuda Angkat Isu Bullying di Sekolah, Tarmizi Abka: Pendidikan Harus Jadi Ruang Aman
Di tengah berkembangnya lanskap film horor Tanah Air, Saskia Chadwick dikenal selektif dalam memilih peran. Konsistensi serta keberaniannya mengeksplorasi karakter-karakter gelap menjadi fondasi penting bagi perjalanan kariernya. Kini, kepercayaan terhadap kemampuannya terwujud melalui film horor kolaborasi Indonesia–Korea berjudul TOLONG SAYA! (DOWAJUSEYO).

Dalam film produksi Heart Pictures tersebut, Saskia dipercaya sebagai pemeran utama. Film ini turut menghadirkan deretan pemain lintas negara seperti Cinta Brian, Aruma Khadijah, Dito Darmawan, William Roberts, serta aktor Korea Kim Geba dan Kim Seoyoung. Kolaborasi internasional ini menjadi tantangan tersendiri bagi Saskia, termasuk saat membawakan dialog dalam bahasa Korea.
Saskia memerankan karakter Tania, seorang mahasiswi asal Indonesia yang terjebak dalam pusaran konflik emosional dan teror lintas budaya. Peran ini menuntut keseimbangan antara ekspresi ketakutan, luka batin, serta relasi personal yang kompleks—sekaligus memperkuat posisinya sebagai aktris horor psikologis yang menjanjikan.
Film TOLONG SAYA! (DOWAJUSEYO) juga mempertemukan Saskia dengan Kim Geba atau yang dikenal publik Indonesia sebagai Bung Korea, yang berperan sebagai Dr. Park Min Jae. Interaksi keduanya menjadi salah satu penggerak utama narasi film dan memperlihatkan fleksibilitas Saskia dalam proyek kolaboratif lintas budaya.
Label the next ratu horor Indonesia tidak hadir secara instan.
Julukan tersebut dibangun dari proses panjang, konsistensi, serta kematangan akting yang terus berkembang. Saskia Chadwick menunjukkan bahwa ia tidak hanya mengikuti tren film horor, melainkan sedang membentuk identitasnya sendiri dalam genre tersebut.
Film TOLONG SAYA! (DOWAJUSEYO) dijadwalkan tayang di bioskop mulai 29 Januari 2026, menandai babak baru perjalanan Saskia Chadwick sebagai salah satu wajah horor Indonesia masa depan. (Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)














