- Hari Santri 2026, Nurul Anwar Ajak Santri Terus Belajar dan Berkarya
- Hari Santri 2026, Benny Siswanto Dorong Santri Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah
- Hasil Pilkades Kebonjati Dipertanyakan, Warga Soroti Sistem QR Code
- Bangun Kedaulatan Ekonomi, Menkop Dorong Kolaborasi Cendekiawan dan Koperasi
- Sejarah Baru Pramuka Majalengka, 545 Anggota Resmi Jadi Pramuka Garuda
- Kantah Kabupaten Tangerang Salurkan UGK Untuk Pembangunan KSCS, Dukung Manfaat Air Baku bagi Masyarakat
- Perkuat Budaya Antikorupsi, Kantah Kabupaten Tangerang Ikuti Workshop Integritas Bersama KPK
- Kantah Kabupaten Pandeglang Ikuti Workshop Integritas Bersama KPK Bangun Budaya Anti Korupsi
- Lima Hari Kades Sangkanhurip Sulit Ditemui, Warga Pertanyakan Pelayanan Desa
- Kementerian UMKM Lanjutkan Pendampingan Usaha bagi UMKM Aceh Pascabencana
Film Sayap Garuda Angkat Isu Bullying di Sekolah, Tarmizi Abka: Pendidikan Harus Jadi Ruang Aman

Keterangan Gambar : menfilm Sayap Garuda dorong agar dunia pendidikan di Indonesia lebih serius menghadirkan ruang belajar yang aman dan mendukung kesehatan mental generasi muda
MEGAPOLITANPOS.COM, Malang, – Sutradara Tarmizi Abka memilih jalur seni perfilman untuk menyuarakan keresahannya terhadap maraknya kasus perundungan atau bullying di lingkungan pendidikan. Lewat film layar lebar berjudul “Sayap Garuda”, ia mengangkat isu bullying sebagai ancaman serius bagi kesehatan mental pelajar di Indonesia.
Film Sayap Garuda diproduksi bersama Sekolah SUKMA di bawah bendera TRAZZ PICTURES, dengan mengambil latar lokasi di kawasan Malang Raya.
Tarmizi menegaskan bahwa film ini tidak hanya ditujukan sebagai tontonan hiburan, tetapi juga sebagai refleksi sosial atas realitas dunia pendidikan yang kerap luput dari perhatian masyarakat luas.
Baca Lainnya :
- Film Dalam Sujudku, Siap Tayang 16 April 2026, Angkat Kisah Nyata tentang Cinta, Ujian, dan Kekuatan Doa
- Dibalik Kemewahan dan Utang, Film Aku Harus Mati, Ungkap Sisi Gelap Ambisi
- The Hole Masuk Seleksi Resmi IFFR 2026, Siap Tayang di Bioskop Indonesia Tahun Ini
- Project69 Siapkan Film Drama Keluarga \"Dalam Sujudku\", Penuh Pesan Kesetiaan dan Doa
- Film Sayap Garuda Angkat Isu Bullying di Sekolah, Tarmizi Abka: Pendidikan Harus Jadi Ruang Aman
“Film ini lahir dari keprihatinan saya melihat semakin banyaknya kasus kekerasan di sekolah. Dunia pendidikan seharusnya menjadi ruang aman bagi anak-anak untuk tumbuh, belajar, dan berkembang secara sehat, baik secara fisik maupun mental,” ujar Tarmizi Abka dalam keterangan resminya, baru-baru ini.
Menurutnya, praktik perundungan yang terjadi di sekolah sering kali dianggap sepele, padahal dampaknya dapat berlangsung panjang dan meninggalkan trauma mendalam bagi korban.
Melalui pendekatan cerita yang emosional dan realistis, Sayap Garuda berupaya membuka mata publik tentang bahaya kekerasan verbal maupun fisik di lingkungan pendidikan.
Film ini diperkuat oleh jajaran aktor dan aktris ternama, seperti Yama Carlos, August Melasz, Zahwa Malabar, dan Enrique Christian Raharja. Mereka menghadirkan konflik yang menggambarkan dinamika relasi antara siswa, guru, serta lingkungan sekolah yang turut memengaruhi terjadinya perundungan.
Tak hanya menyajikan kisah korban bullying, Sayap Garuda juga menyoroti pentingnya peran pendidik, orang tua, dan institusi pendidikan dalam menciptakan sistem pembelajaran yang aman, inklusif, dan berempati.
Melalui film ini, Tarmizi Abka berharap kesadaran kolektif masyarakat terhadap bahaya bullying semakin meningkat. Ia juga mendorong agar dunia pendidikan di Indonesia lebih serius menghadirkan ruang belajar yang aman dan mendukung kesehatan mental generasi muda sebagai aset masa depan bangsa.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).



.jpg)

.jpg)










