- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
- Dari Perkebunan ke Energi Bersih, PTPN I Dorong Bioenergi Menuju Net Zero Emission
- Ribuan Warga Padati Senam Massal Barito Utara, Bupati Serahkan Hadiah Utama Sepeda Motor dan Resmikan Futsal Bupati Cup 2026
- Bupati Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA, Perkuat Komitmen Lindungi Anak
- Dandim 0808/Blitar Rotasi Personel Pindah Satuan, Mutasi Pembinaan Karier Prajurit
- Harlah ke 25, DPC Demokrat Kabupaten Blitar Pelopori Gerakan Indonesia Asri di Pantai Pasur
- PT. FAZ ANUGERAH NUSANTARA Dukung Program Cetak Sawah Nasional Lewat Pengadaan Pupuk dan Pestisida
- Bulutangkis Kapolri Cup 2026 Digelar, Atlet Muda hingga Penyandang Disabilitas Siap Cetak Prestasi
- Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Kopassus
Film Sayap Garuda Angkat Isu Bullying di Sekolah, Tarmizi Abka: Pendidikan Harus Jadi Ruang Aman

Keterangan Gambar : menfilm Sayap Garuda dorong agar dunia pendidikan di Indonesia lebih serius menghadirkan ruang belajar yang aman dan mendukung kesehatan mental generasi muda
MEGAPOLITANPOS.COM, Malang, – Sutradara Tarmizi Abka memilih jalur seni perfilman untuk menyuarakan keresahannya terhadap maraknya kasus perundungan atau bullying di lingkungan pendidikan. Lewat film layar lebar berjudul “Sayap Garuda”, ia mengangkat isu bullying sebagai ancaman serius bagi kesehatan mental pelajar di Indonesia.
Film Sayap Garuda diproduksi bersama Sekolah SUKMA di bawah bendera TRAZZ PICTURES, dengan mengambil latar lokasi di kawasan Malang Raya.
Tarmizi menegaskan bahwa film ini tidak hanya ditujukan sebagai tontonan hiburan, tetapi juga sebagai refleksi sosial atas realitas dunia pendidikan yang kerap luput dari perhatian masyarakat luas.
Baca Lainnya :
- Film Dalam Sujudku, Siap Tayang 16 April 2026, Angkat Kisah Nyata tentang Cinta, Ujian, dan Kekuatan Doa
- Dibalik Kemewahan dan Utang, Film Aku Harus Mati, Ungkap Sisi Gelap Ambisi
- The Hole Masuk Seleksi Resmi IFFR 2026, Siap Tayang di Bioskop Indonesia Tahun Ini
- Project69 Siapkan Film Drama Keluarga \"Dalam Sujudku\", Penuh Pesan Kesetiaan dan Doa
- Film Sayap Garuda Angkat Isu Bullying di Sekolah, Tarmizi Abka: Pendidikan Harus Jadi Ruang Aman
“Film ini lahir dari keprihatinan saya melihat semakin banyaknya kasus kekerasan di sekolah. Dunia pendidikan seharusnya menjadi ruang aman bagi anak-anak untuk tumbuh, belajar, dan berkembang secara sehat, baik secara fisik maupun mental,” ujar Tarmizi Abka dalam keterangan resminya, baru-baru ini.
Menurutnya, praktik perundungan yang terjadi di sekolah sering kali dianggap sepele, padahal dampaknya dapat berlangsung panjang dan meninggalkan trauma mendalam bagi korban.
Melalui pendekatan cerita yang emosional dan realistis, Sayap Garuda berupaya membuka mata publik tentang bahaya kekerasan verbal maupun fisik di lingkungan pendidikan.
Film ini diperkuat oleh jajaran aktor dan aktris ternama, seperti Yama Carlos, August Melasz, Zahwa Malabar, dan Enrique Christian Raharja. Mereka menghadirkan konflik yang menggambarkan dinamika relasi antara siswa, guru, serta lingkungan sekolah yang turut memengaruhi terjadinya perundungan.
Tak hanya menyajikan kisah korban bullying, Sayap Garuda juga menyoroti pentingnya peran pendidik, orang tua, dan institusi pendidikan dalam menciptakan sistem pembelajaran yang aman, inklusif, dan berempati.
Melalui film ini, Tarmizi Abka berharap kesadaran kolektif masyarakat terhadap bahaya bullying semakin meningkat. Ia juga mendorong agar dunia pendidikan di Indonesia lebih serius menghadirkan ruang belajar yang aman dan mendukung kesehatan mental generasi muda sebagai aset masa depan bangsa.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)


.jpg)











