- Ateng Sutisna Dorong Penguatan BIM demi Industri Bernilai Tinggi
- JKB Gelar Halal Bihalal 2026, Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Komitmen Kebangsaan
- Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
- Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK
- Kasrem 052/Wkr Pimpin Acara Laporan Korps 16 Prajurit Naik Pangkat
- DPRD Apresiasi Gerak Cepat PUPR, Namun Soroti Kualitas
- Halal bi Halal Disdik Majalengka Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Sisipkan Gerakan Kepedulian Pelajar
- Ditreskrimsus Polda Metro Bongkar Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu di Bogor
- BBM RI Paling Murah di ASEAN! Fakta atau Ilusi, Perbandingan Harga RON 95 Picu Perdebatan Panas
- Stabilitas BBM Jadi Prioritas, Wabup Felix Dorong MBSM Maksimal Layani Warga
Santapan Makan dengan Pedasnya Sambal Bu Nik di Kawasan Jakarta Barat, Cobain Deh

Keterangan Gambar : Cabang pertama yang ada di Jatiasih, Bekasi
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Bagi Anda yang ingin mencoba makanan khas Nusantara dengan sensasi yang berbeda, Anda dapat mengunjungi rumah makan Sambal Bu Nik.
Rumah makan Sambal Bu Nik ini terkenal dengan cita rasa sambal Nusantara nya yang pedas, nikmat nan sedap. Kini Sambal Bu Nik sudah hadir di Jakarta Barat, yang berlokasi di Jalan Kamal Raya No.15, RW.9, Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Kota Jakarta Barat.

Baca Lainnya :
- Ateng Sutisna Dorong Penguatan BIM demi Industri Bernilai Tinggi
- Halal bi Halal Disdik Majalengka Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Sisipkan Gerakan Kepedulian Pelajar
- BBM RI Paling Murah di ASEAN! Fakta atau Ilusi, Perbandingan Harga RON 95 Picu Perdebatan Panas
- Majalengka Ngebut! Groundbreaking KIEM Buka Jalan Ribuan Lapangan Kerja
- DPR RI Komisi XII : Harga BBM Masih Aman, Evaluasi Tetap Berjalan
Sambal Bu Nik sudah memiliki banyak cabang yang tersebar di beberapa kota di Indonesia. "Sambal Bu Nik ini sudah memiliki 10 cabang. Cabang pertama yang ada di Jatiasih, Bekasi sudah berdiri dari tahun lalu tepatnya bulan Oktober 2022. Kalau cabang kesepuluhnya yang ada di Kamal Raya, Jakarta Barat ini baru berjalan sekitar seminggu yang lalu", pungkas Wahyu selaku karyawan di Sambal Bu Nik.
Terdapat hal unik dibalik berdirinya Sambal Bu Nik ini. Sebenarnya resep Sambal Bu Nik didapat dari riset dua orang pria, yaitu Ahmad Dwi Saputro sebagai Direktur Marketing dan Ahmad Dwiyanto sebagai Founder Sambal Bu Nik. Mereka dikenal sebagai Duo Ahmad karena nama depannya sama.

Meskipun sambal ini hasil riset dua orang pria, namun nama rumah makan ini lebih memilih nama Bu Nik yang diambil dari nama istri pendiri rumah makan ini. Karena cita rasa sambal yang dirasakan selalu melekat kepada seorang ibu, alhasil nama rumah makan ini menjadi Sambal Bu Nik.
Konsep rumah makan ini mengusung konsep prasmanan. Ketika Anda masuk ke rumah makan ini, Anda langsung disambut dengan 25 pilihan lauk pauk yang tertata rapi di dalam wadah kotak plastik bening.
Dengan konsep prasmanan inilah, banyak pengunjung yang menjadi kalap mata dengan menu lauk pauk yang beragam, sehingga ramai pengunjung yang berdatangan ke Sambal Bu Nik ini.

Sambal dadak disini sangat juara rasanya dan terkenal dengan rasa pedas, gurih, manis dan asam. Terbuat dari bahan-bahan yang segar, seperti tomat rampai dari Lampung yang memiliki rasa manis, asam, segar. Begitu pula dengan cabai nya yang terdiri dari berbagai macam jenis. Perpaduan tomat dan cabai serta terasi yang khusus didatangkan dari pesisir Sumatra, sehingga menghasilkan sambal dengan rasa yang khas.
Sambal ini dibuat secara dadakan sehingga para pengunjung bisa melihat langsung proses pembuatan sambalnya. Tidak hanya itu, alasan utama nya ialah agar sambal ini memiliki rasa yang utuh dan tidak berubah.
Menu yang disajikan beragam, mulai dari ikan asin, bebek, belut, ayam kampung dan boiler hingga daging dilengkapi jeroan. Hampir semua menu disajikan dalam bentuk mentah dan siap digoreng, kecuali pepes.
Sayur favorit disini adalah sayur asemnya yang memiliki perpaduan rasa asam, segar, manis dan gurih. Tidak hanya itu saja, disini menyediakan aneka macam lalapan gratis, seperti daun pohpohan, terong ungu, daun selada, mentimun, daun kemangi, petai dan lain-lainnya.
Selain itu, disediakan juga nasi putih gratis yang pulen dan harum, karena menggunakan beras dengan kelas premium. Anda bisa mengambil nasi putih sesuai dengan keinginan.
Ragam menu yang disajikan ini dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau, mulai dari Rp. 3 ribu hingga Rp. 29 ribu.
Rumah makan Sambal Bu Nik ini buka setiap hari mulai dari pukul 09.00 pagi sampai pukul 00.00 malam.
Sambal Bu Nik ini digemari oleh semua kalangan. Mulai dari anak muda hingga orang tua. Ramai pengunjung yang berdatangan ke Sambal Bu Nik ini saat jam makan siang maupun jam makan malam. ** (SMKN 42 Jakarta)








.jpg)

.jpg)






