- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Barito Utara Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
- Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih
- Kinerja Industri Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 Tetap Stabil, AAJI: Komitmen Pelindungan
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
Relawan Prabowo dan LSM LIRA Dorong Ryano Panjaitan Jadi Menpora: Dinilai Punya Kapasitas dan Komitmen Majukan Pemuda & Olahraga

Keterangan Gambar : Ryano Panjaitan- Jusuf Rizal
MEGAPOLITANPOS.COM, Medan – Relawan Prabowo Subianto bersama LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) secara terbuka mengusulkan nama tokoh muda, Ryano Panjaitan, untuk mengisi kursi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Usulan ini disampaikan menyusul pencopotan Dito Ariotedjo dari jabatan Menpora oleh Presiden Prabowo.
Menurut Presiden LSM LIRA, K.R.H. HM. Jusuf Rizal, SH, sosok Menpora ideal harus memiliki pemahaman mendalam tentang dunia kepemudaan dan olahraga, bukan sekadar ditunjuk karena faktor kedekatan politik.
“Menpora harus hadir menjadi pemimpin pemuda dari semua golongan dan mampu mengelola olahraga lintas cabang. Untuk itu, kami menilai figur seperti Ryano Panjaitan layak dipertimbangkan,” tegas Jusuf Rizal kepada wartawan di Medan, Sumatera Utara.
Baca Lainnya :
- Kejari Majalengka Bongkar Dugaan Korupsi Hibah KONI 2024 - 2025
- Menkop: Eksistensi Kopdes Merah Putih Merupakan Implementasi Dari Prabowonomics
- Gentengisasi Menyala ! Saatnya Majalengka Naik Level Nasional
- Hadiri Milad PUI ke-108 di Majalengka, Kapolri Ingatkan Risiko Global dan Pentingnya Stabilitas Nasional
- Pimpin Cabor Percasi Kota Blitar Ini Pesan Mohammad Trijanto Kepada Atlit
Kritik Tajam Dunia Olahraga dan Kepemudaan
Jusuf Rizal, yang juga Relawan Prabowo berdarah Madura–Batak, menyoroti merosotnya prestasi olahraga nasional di hampir semua cabang. Menurutnya, kejayaan olahraga Indonesia terakhir terlihat pada masa pemerintahan Presiden Soeharto.
“Kini olahraga kita melemah. Menpora sebelumnya tidak punya konsep dan gagasan cemerlang. Akibatnya, prestasi merosot, industri olahraga pun banyak mati,” jelasnya.
Tak hanya sektor olahraga, dunia kepemudaan pun dinilai belum tertata baik. Meski banyak organisasi kepemudaan bermunculan, pembinaannya dianggap minim sehingga tak jarang justru kontraproduktif.
“Kalau program kepemudaan tidak ditata dengan baik, jangan harap ada Generasi Emas 2045. Yang terjadi justru generasi cemas,” tambahnya.
Ryano Panjaitan Dianggap Figur Tepat
Dalam pandangan Relawan Prabowo dan LSM LIRA, sosok Ryano Panjaitan yang kini menjabat Ketua Umum KNPI memiliki rekam jejak positif di dunia kepemudaan. Kapasitas, kapabilitas, dan komitmennya dianggap memenuhi kriteria untuk memimpin Kemenpora di era pemerintahan Prabowo.
“Kami hanya memberi masukan agar Presiden berhati-hati memilih Menpora. Figur seperti Ryano Panjaitan lebih tepat karena punya rekam jejak baik,” tegas Jusuf Rizal yang juga Ketua Umum PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia).
Rekam Jejak Panjang Jusuf Rizal di Dunia Olahraga
Sebagai catatan, Jusuf Rizal bukan figur baru di bidang olahraga. Ia pernah menjabat Direktur Promosi dan Pembinaan Usia Muda di PSSI serta sempat mencalonkan diri sebagai Ketum PSSI menggantikan Agum Gumelar.
Ia juga dikenal sebagai penggagas berbagai kompetisi usia dini seperti Ligana Milo, Liga Shampo Lifebuoy, Liga Campina, Piala Extra Joss, Liga Pertamina, hingga mengantarkan Tim Sepakbola U-12 berlaga di Kanga Cup, Australia. Bahkan, Jusuf pernah terlibat dalam penyelenggaraan APSSO (Asean Primary School Sport Olympiad) serta Festival Olahraga Anak yang kemudian melahirkan FORMI (Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia).
Dengan rekam jejak tersebut, usulannya soal figur Menpora diyakini memiliki dasar kuat.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).
















