- SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 500 Merek dari 16 Negara
- Kementerian UMKM dan PNM Segera Salurkan Pembiayaan Perempuan Prasejahtera Berbunga 8 Persen
- Hearing DPRD Barito Utara Hasilkan Dua Kesimpulan Penting, Percepatan Raperda P4GN dan Dukungan Anggaran
- Naruk Saritani Sepakat, Hasil Hearing P4GN Jadi Langkah Bersama Perangi Narkoba
- Dukung Relawan Antinarkoba, Taufik Minta Kesbangpol Rinci Kebutuhan Anggaran
- Wamendesa Dorong Produk Unggulan Desa Tembus Pasar Internasional.
- Sachrudin-Baznas, Perkuat Peran Masjid Melalui TBMM.
- Kementerian UMKM Salurkan Bantuan Alat Produksi untuk Pulihkan Usaha Pascabencana di Aceh
- Ekspor Makanan RI Tembus US$4,49 Miliar, 500 Merek dari 13 Negara Ramaikan SIAL 2026
- Bupati Hasbi Sambut Menhan Sjafrie di Lebak, Yonif TP 840 Diminta Dukung Pembangunan Daerah.
Relawan Prabowo dan LSM LIRA Dorong Ryano Panjaitan Jadi Menpora: Dinilai Punya Kapasitas dan Komitmen Majukan Pemuda & Olahraga

Keterangan Gambar : Ryano Panjaitan- Jusuf Rizal
MEGAPOLITANPOS.COM, Medan – Relawan Prabowo Subianto bersama LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) secara terbuka mengusulkan nama tokoh muda, Ryano Panjaitan, untuk mengisi kursi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Usulan ini disampaikan menyusul pencopotan Dito Ariotedjo dari jabatan Menpora oleh Presiden Prabowo.
Menurut Presiden LSM LIRA, K.R.H. HM. Jusuf Rizal, SH, sosok Menpora ideal harus memiliki pemahaman mendalam tentang dunia kepemudaan dan olahraga, bukan sekadar ditunjuk karena faktor kedekatan politik.
“Menpora harus hadir menjadi pemimpin pemuda dari semua golongan dan mampu mengelola olahraga lintas cabang. Untuk itu, kami menilai figur seperti Ryano Panjaitan layak dipertimbangkan,” tegas Jusuf Rizal kepada wartawan di Medan, Sumatera Utara.
Baca Lainnya :
- Peringatan Sumpah Pemuda, Mensesneg Prasetyo Hadi: Persatuan Jadi Kekuatan Utama Bangsa
- Pelantikan Pengurus KONI Kota Blitar Genjot Cabor ke Porprov 2027 Apa Pesan Elim Tyu Samba
- Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan
- Elim Tyu Samba: Peringatan HUT ke-75 Presiden Prabowo Diwujudkan Lewat Tiga Aksi Nyata di Blitar.
- Program Asri DPC Gerindra Kabupaten Blitar Gelar Bersih Pantai Tambakrejo.
Kritik Tajam Dunia Olahraga dan Kepemudaan
Jusuf Rizal, yang juga Relawan Prabowo berdarah Madura–Batak, menyoroti merosotnya prestasi olahraga nasional di hampir semua cabang. Menurutnya, kejayaan olahraga Indonesia terakhir terlihat pada masa pemerintahan Presiden Soeharto.
“Kini olahraga kita melemah. Menpora sebelumnya tidak punya konsep dan gagasan cemerlang. Akibatnya, prestasi merosot, industri olahraga pun banyak mati,” jelasnya.
Tak hanya sektor olahraga, dunia kepemudaan pun dinilai belum tertata baik. Meski banyak organisasi kepemudaan bermunculan, pembinaannya dianggap minim sehingga tak jarang justru kontraproduktif.
“Kalau program kepemudaan tidak ditata dengan baik, jangan harap ada Generasi Emas 2045. Yang terjadi justru generasi cemas,” tambahnya.
Ryano Panjaitan Dianggap Figur Tepat
Dalam pandangan Relawan Prabowo dan LSM LIRA, sosok Ryano Panjaitan yang kini menjabat Ketua Umum KNPI memiliki rekam jejak positif di dunia kepemudaan. Kapasitas, kapabilitas, dan komitmennya dianggap memenuhi kriteria untuk memimpin Kemenpora di era pemerintahan Prabowo.
“Kami hanya memberi masukan agar Presiden berhati-hati memilih Menpora. Figur seperti Ryano Panjaitan lebih tepat karena punya rekam jejak baik,” tegas Jusuf Rizal yang juga Ketua Umum PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia).
Rekam Jejak Panjang Jusuf Rizal di Dunia Olahraga
Sebagai catatan, Jusuf Rizal bukan figur baru di bidang olahraga. Ia pernah menjabat Direktur Promosi dan Pembinaan Usia Muda di PSSI serta sempat mencalonkan diri sebagai Ketum PSSI menggantikan Agum Gumelar.
Ia juga dikenal sebagai penggagas berbagai kompetisi usia dini seperti Ligana Milo, Liga Shampo Lifebuoy, Liga Campina, Piala Extra Joss, Liga Pertamina, hingga mengantarkan Tim Sepakbola U-12 berlaga di Kanga Cup, Australia. Bahkan, Jusuf pernah terlibat dalam penyelenggaraan APSSO (Asean Primary School Sport Olympiad) serta Festival Olahraga Anak yang kemudian melahirkan FORMI (Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia).
Dengan rekam jejak tersebut, usulannya soal figur Menpora diyakini memiliki dasar kuat.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).




.jpg)











