- Dukung Ekonomi Berkeadilan, Pemerintah Perkuat Ekosistem UMKM Lewat Bursa Wirausaha Unggulan
- Hendik Budi Yuantoro Penerima Mandat PAW DPP PDI Perjuangan
- Prabowo: Obat Generik Murah dan Modernisasi Rumah Sakit Jadi Prioritas Pemerintah
- LSM GANNAS Geruduk Dewan Atas Rencana Pembangunan Farm Greenfields 3 di Doko
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
Tony Andreas Calon Kuat Pimpin KONI Kota Blitar Lebih Berjaya.

Keterangan Gambar : Tony Andreas Calon Kuat Pimpin KONI Kota Blitar Lebih Berjaya.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar-Bursa pemilihan Ketua KONI Kota Blitar mulai memasuki fase panas. Dari sejumlah nama yang sempat muncul, kini persaingan mengerucut hanya pada dua tokoh, yakni Tony Andreas dan Samanhudi Anwar.
Di antara dua kandidat tersebut, Tony Andreas menjadi figur yang paling banyak diperbincangkan kalangan olahraga. Pengalamannya memimpin KONI Kabupaten Blitar selama dua periode dianggap menjadi modal kuat untuk membenahi sekaligus meningkatkan prestasi olahraga Kota Blitar.
Tony resmi memastikan diri maju setelah menyerahkan formulir pendaftaran bakal calon Ketua KONI Kota Blitar pada Sabtu malam (9/5/2026). Meski datang menjelang penutupan pendaftaran, langkah Tony justru menunjukkan keseriusannya masuk dalam kontestasi perebutan kursi pimpinan organisasi olahraga tersebut.
Baca Lainnya :
- LSM GANNAS Geruduk Dewan Atas Rencana Pembangunan Farm Greenfields 3 di Doko
- Samanhudi Anwar Tegaskan Tata Kelola KONI yang Sudah Baik Dipertahankan
- Anggota Komisi I DPRD Kota Blitar : MBG Nyata Tumbuhkan Ekonomi dan Buka Lapangan Kerja Baru
- Pemikiran Bung Karno Suri Tauladan Bangsa dan Generasi Muda
- Budidaya Melon Lahan Sempit Untuk Daerah Perkotaan
Bagi Tony, pencalonan ini bukan sekadar perebutan jabatan. Ia mengaku ingin membawa olahraga Kota Blitar naik kelas dan mampu bersaing lebih kuat di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.
Selama memimpin KONI Kabupaten Blitar, Tony dikenal berhasil membangun pola pembinaan atlet yang cukup kompetitif. Dengan anggaran yang terbatas, Kabupaten Blitar mampu bersaing di papan atas Porprov. Pengalaman itulah yang kini ingin diterapkannya di Kota Blitar.
Menurut Tony, potensi olahraga Kota Blitar sebenarnya jauh lebih besar. Dukungan anggaran pembinaan yang cukup tinggi dinilai bisa menjadi kekuatan besar apabila dikelola secara profesional dan tepat sasaran.
“Kalau sistem pembinaan dibangun dengan serius dan anggaran dikelola benar, prestasi Kota Blitar seharusnya bisa jauh lebih baik,” ujarnya.
Tak hanya fokus pada pembinaan atlet, Tony juga menaruh perhatian besar terhadap tata kelola organisasi. Ia menilai KONI membutuhkan manajemen yang profesional agar anggaran benar-benar berdampak pada peningkatan prestasi olahraga.
Karena itu, jika dipercaya memimpin KONI Kota Blitar, Tony berencana melibatkan tenaga profesional dalam pengelolaan keuangan organisasi. Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan transparansi sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap dunia olahraga.
Tony pun langsung memasang target tinggi. Pada Porprov Jawa Timur mendatang, ia menargetkan Kota Blitar mampu menembus peringkat 15 besar. Bahkan untuk Porprov berikutnya, ia optimistis Kota Blitar bisa masuk jajaran 10 besar Jawa Timur apabila pembinaan atlet dilakukan secara maksimal.
Sementara itu, mantan Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar juga resmi masuk dalam bursa pencalonan Ketua KONI Kota Blitar. Namun dibanding rivalnya, Tony Andreas dinilai memiliki pengalaman yang lebih spesifik di bidang pembinaan olahraga karena pernah memimpin organisasi olahraga secara langsung selama bertahun-tahun.
Kini, persaingan menuju kursi Ketua KONI Kota Blitar dipastikan akan menjadi perhatian insan olahraga. Banyak pihak menilai pemilihan kali ini bukan sekadar memilih ketua organisasi, melainkan menentukan arah dan masa depan prestasi olahraga Kota Blitar beberapa tahun ke depan. ( za/mp )















