- Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Babinsa dan Komduk Lakukan Patroli Malam.
- Sertipikat Tanah Masih atas Nama Orang Tua yang Sudah Meninggal? Berikut Ini Risikonya.
- Basarnas Sebut Satu Kru Helikopter Super Puma Meninggal Dunia dalam Musibah di Sungai Barito
- Pemerintah Beri Diskon 30 Persen Tiket KAI Menjelang Libur Akhir Tahun
- DPRD Dukung Pembinaan Pencak Silat, Gun Sriwitanto, Isi Waktu Remaja dengan Kegiatan Bermanfaat
- Wamen Ekraf Dorong Mahasiswa Sulap Hasil Penelitian Jadi Bisnis Kreatif
- Kuliner hingga Fesyen, 140 UMKM Meriahkan Kemang Fest 20
- Nurhadi Gelar Sarasehan Kebangsaan Desa Sidomulyo dan Ngrejo \" Wawasan Kebangsaan dan Penjaga Konstitusi.
- TGH. Mustain Pimpin FORMULA NTB 2026–2031, Siapkan 14 Bidang Strategis untuk Pengabdian Umat
- Patrolinya Babinsa Dan Komduk Wujudkan Wilayah Aman Dan Kondusif.
Pengurus Baru KONI Ajukan Pinjaman Gedung Sekretariat ke Pemkot Blitar

Keterangan Gambar : Pengurus KONI mengajukan surat permohonan pinjam untuk sekretariat KONI ke Pemkot Blitar
MEGAPOLITANPOS.COM, Bliar - Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar periode 2026–2030 mendatangi Kantor Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Blitar, Jumat (5/6/2026).
Kedatangan rombongan yang dipimpin Wakil Ketua Umum III, Pribadi Utomo, SH, ini bertujuan menyerahkan surat permohonan peminjaman kembali gedung kantor KONI. Sebelumnya, gedung beserta isinya telah dikembalikan dan dititipkan oleh mantan Ketua KONI, Sukarji, kepada Dispora Kota Blitar.
Pribadi Utomo menjelaskan, langkah ini diambil sebagai tindak lanjut diterbitkannya Surat Keputusan (SK) penetapan kepengurusan yang baru. Keberadaan kantor dinilai sangat penting agar roda organisasi dapat segera berputar kembali.
Baca Lainnya :
- Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Babinsa dan Komduk Lakukan Patroli Malam.
- Polemik Gibran Menguat, Maman Imanulhaq Dorong Jalan Konstitusional
- Coretan Liar Kotori Ruang Publik, Majalengka Kirim Pesan Tegas
- 38 Ribu Pil Obat Keras Terungkap, Polisi Bongkar Jaringan Pengedar di Majalengka
- Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 0808/15 Gandusari Dampingi Petani Panen Cabai Di Desa Semen.
"Pertama, kami datang terkait telah ditetapkannya SK kepengurusan yang baru. Ini adalah langkah awal kami untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah," jelas Pribadi Utomo.
Pribadi menambahkan, tujuan utama pengajuan surat ini adalah agar gedung yang dulunya menjadi pusat kegiatan olahraga itu dapat difungsikan kembali. Pengurus ingin memulihkan fungsi gedung tersebut sebagai sekretariat dan tempat pelaksanaan program kerja.
"Yang kedua, kami mengajukan kembali penggunaan gedung dan kantor ini agar bisa digunakan kembali menjadi tempat kegiatan dan pengerjaan program organisasi seperti sediakala," imbuhnya.
Selain soal aset, Pribadi juga menyoroti kesiapan pengurus untuk bekerja. Berbagai program dan produk organisasi sebenarnya sudah disiapkan sejak beberapa waktu lalu, namun pelaksanaannya menunggu struktur kepengurusan resmi terbentuk.
"Yang ketiga, kami berharap sejak awal kepengurusan baru ini, kita juga bisa segera menjalankan produk organisasi yang sudah disiapkan beberapa minggu ini," jelasnya.
Meskipun telah ada persiapan, Pribadi mengakui terdapat perbedaan pada beberapa poin rekomendasi dibandingkan aturan sebelumnya. Kendati demikian, pihaknya masih berpegang pada komitmen awal yang pernah disepakati bersama.
"Karena mungkin rekomendasinya ada yang sudah berbeda, tetapi kami masih melihat dan mengacu pada isi surat perjanjian yang terdahulu sebagai dasar utama," tegasnya.
Namun, pengurus KONI menyadari bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah daerah. Oleh karena itu, seluruh proses ini diserahkan sepenuhnya dan menunggu kebijakan yang akan ditetapkan nantinya.
"Kami tetap menunggu kebijakan dari pemerintah mengenai penggunaan gedung nanti seperti apa. Kami tidak akan bergerak sendiri, sepenuhnya kami ikuti kebijakan pemerintah," pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dispora Kota Blitar, Ardian Ari Kuncoro, yang mewakili Plt Kepala Dispora Heru Eko Pramono, membenarkan penerimaan surat permohonan tersebut. Ia menyebutkan dokumen itu berisi permintaan penggunaan kembali aset yang sebelumnya sudah dikembalikan ke pemerintah kota.
"Mereka menyerahkan permohonan pinjam pakai gedung beserta isinya yang kemarin telah dikembalikan ke pemerintah kota. Ini adalah bentuk pengajuan kembali secara resmi," ujar Ardian.
Dalam pertemuan itu, Ardian juga memberikan saran teknis terkait administrasi surat. Ia menyarankan agar surat permohonan penggunaan aset daerah sebaiknya ditujukan langsung kepada Wali Kota Blitar selaku pemegang kekuasaan pengelolaan aset, bukan kepada Kepala Dinas.
Pihaknya memastikan berkas tersebut akan segera disampaikan kepada pimpinan dinas. Ardian menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai disposisi dan teknis pemakaian nanti sepenuhnya mengikuti arahan pimpinan.
"Nanti ini akan kami sampaikan ke pimpinan. Untuk keputusan dan kebijakannya seperti apa, kami mengikuti saja arahan dari pimpinan. Harapannya bagaimana? Ya nanti terserah pimpinan bagaimana disposisinya, kami laksanakan saja," tandas Ardian. ( za/mp )
















