Puluhan Calon PMI Perawat dari Binawan Siap Bekerja ke Singapura, Kepala BP2MI: Patut Berterimakasih kepada Presiden Jokowi

By Anton 29 Jul 2023, 09:05:39 WIB Megapolitan
Puluhan Calon PMI Perawat dari Binawan Siap Bekerja ke Singapura, Kepala BP2MI: Patut Berterimakasih kepada Presiden Jokowi

Keterangan Gambar : Kepala BP2MI Benny Rhamdani saat memberikan pembekalan kepada 20 calon Pekerja Migran Indonesia sektor perawat dari PT Binawan di Ruang Command Center BP2MI, Jakarta.


MEGAPOLITANPOS.COMJakarta - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani memberikan pembekalan kepada 20 calon pekerja migran Indonesia (PMI) sektor perawat dari PT Binawan, di Kantor Pusat BP2MI, Pancoran, Jakarta, Jum'at (29/7/2023).

Dalam kesempatan itu Benny menyampaikan, pemerintah senantiasa memberikan perhatian kepada pekerja migran Indonesia dan BP2MI terus melakukan pelindungan serta perbaikan tata kelola penempatan PMI.

"Dahulu peran penting Pekerja Migran Indonesia dalam pembangunan dan kontribusinya tidak diekspose, seperti ditutup-tutupi. Sekarang tidak demikian. Saya kampanyekan itu bahwa Pekerja Migran Indonesia adalah pahlawan devisa yang tiap tahun setoran yang diberikan pada negara sangat besar, Rp 159,6 triliun," kata Benny.

Baca Lainnya :



Benny menuturkan calon Pekerja Migran Indonesia, Pekerja Migran Indonesia, dan purna Pekerja Migran Indonesia yang mendapat perhatian penuh negara layak berterima kasih kepada Presiden Ir. Joko Widodo. Sebab, Jokowi, demikian Presiden ke-7 ini akrab disapa, telah menempatkan Pekerja Migran Indonesia secara terhormat.

"Kita semua patut berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang begitu peduli kepada kalian, para Pekerja Migran Indonesia. Di era ini, Presiden memerintahkan BP2MI membuka dan menyampaikan kepada publik bahwa peran Pekerja Migran Indonesia sangat besar. Negara benar-benar hadir mengangkat harkat dan martabat Pekerja Migran Indonesia," ujar Benny.

Selain itu, Benny menyebut Pekerja Migran Indonesia sebagai orang-orang hebat yang untuk mengejar cita-cita berani bekerja ke luar negeri. Selain itu, meminimalisir praktek calo dan sindikat penempatan ilegal Pekerja Migran Indonesia, Benny mengapresiasi program dari Binawan yang memberangkatkan Pekerja Migran Indonesia ke Singapura.

"Untuk mimpi dan masa depan, kalian meninggalkan kampung halaman. Kalian bekerja, juga menyetor devisa pada negara, kalian hebat. Makanya Presiden Jokowi perintahkan kepada saya agar Pekerja Migran Indonesia selalu disebut. Mereka adalah pejuang keluarga. Pak Jokowi punya perhatian yang sangat serius pada Pekerja Migran Indonesia. Maraknya penempatan ilegal Pekerja Migran Indonesia juga sangat mengganggu Pak Presiden, sehingga yang kalian pilih ini sudah benar," imbuh Benny.

Lanjut Benny berpesan agar para Calon PMI yang kelak menjadi Pekerja Migran Indonesia ini memeluk erat mimpi-mimpi mereka untuk bekerja di luar negeri. Benny mengajak ketika berada di negara penempatan, Pekerja Migran Indonesia tetap mencintai negara Indonesia dan menjaga nama baik Indonesia.

"Kelak kalau sudah bekerja di luar negeri, ingat cita-cita awal kalian untuk bekerja. Peluk erat mimpi-mimpi itu. Ingat orang-orang tercinta yang kalian tinggalkan. Dan tetap bangga sebagai orang Indonesia. Jaga kesehatan, beradaptasi, kemudian bekerjalah secara profesional. Kalian juga harus menimbah ilmu sebanyak-banyaknya disana. Saya mau membangun kepercayaan diri kalian semua," ujar Benny. 

CEO Binawan Group, Said Saleh Alwaini, menyampaikan terima kasih kepada Kepala BP2MI. Said berkomitmen menjaga kolaborasi yang dibangun bersama BP2MI. Binawan telah menargetkan untuk melepas ribuan Pekerja Migran Indonesia, khususnya perawat ke Singapura. Said berharap para pekerja migran Indonesia setelah bekerja, mereka kembali membangun negaranya.

"Terima kasih untuk Pak Benny Rhamdani dan BP2MI, yang telah memberikan kesempatan kepada PT Binawan dan Binawan Group dalam proses penempatan Pekerja Migran Indonesia. Kami memiliki program penempatan Pekerja Migran Indonesia secara formal. Kami siap mendukung BP2MI. Target kami yaitu 10 ribu orang Pekerja Migran Indonesia dalam waktu 1 sampai 2 tahun ke depan akan kita tempatkan ke Singapura. Mereka menjadi dokter berstandar internasional. Mereka bekerja dan langsung dibayar. Insya Allah, 10 atau 20 tahun lagi mereka pulang untuk bangun rumah sakit, bangun klinik, bangun daerah, dan bangun negara,’’ tuturnya.(*)




  • Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung

    🕔00:23:42, 23 Jun 2026
  • KAI Gandeng Komunitas Kampanyekan Keselamatan serta Ajak Masyarakat Disiplin di Perlintasan

    🕔16:19:32, 20 Jun 2026
  • Ciracas Targetkan 49 Biopori Jumbo untuk Kurangi Sampah

    🕔23:08:42, 19 Jun 2026
  • PWI Jaya Perkuat Profesionalisme Wartawan Lewat OKK Khusus Peningkatan Status

    🕔11:56:04, 08 Jun 2026
  • Panti Putra Utama Kembangkan Urban Farming, Bekali Penghuni Keterampilan Hidup Mandiri

    🕔20:06:29, 08 Jun 2026