- Sinergi Koramil dan Komduk Gelar Patroli Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan.
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- Kodim 0506/Tgr Sosialisasikan Penerimaan Secaba dan Secata PK TNI AD Gelombang I TA 2027, Tegaskan Gratis Tanpa Biaya.
- Kantor Pertanahan Kabupaten Pandeglang Dorong Percepatan Sertipikasi Tanah, Aset Pemda, dan Tanah Wakaf.
- Sertu Suparman Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Musim Kemarau.
- Tim Wasrik Itdam V/Brawijaya Tinjau Proyek Pembangunan Jembatan Di Wilayah Kodim 0808/Blitar.
- Evaluasi Maturitas SPIP 2026, Kantah Kabupaten Tangerang Terima Kunjungan BPKP dan Biro OrtalaMR Kementerian ATR/BPN.
- Diduga Adu Kekuatan Antarkelompok, 5 Orang Diamankan Polisi
- BNI Hadirkan Promo dan Kemudahan Transaksi di MotoGP Mandalika 2026
- Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
Ribuan Relawan MBG Tasikmalaya Turun ke Jalan, Tegaskan Dukungan untuk Program Makan Bergizi Gratis
.jpg)
Keterangan Gambar : Ribuan warga yang tergabung dalam Relawan Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Tasikmalaya menggelar aksi damai
MEGAPOLITANPOS.COM, Tasikmalaya– Ribuan warga yang tergabung dalam Relawan Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Tasikmalaya menggelar aksi damai di halaman Kantor Bupati Tasikmalaya, Singaparna, Kamis (25/6/2026). Di tengah berbagai polemik yang mengiringi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), mereka justru menyatakan dukungan agar program nasional tersebut terus berlanjut.
Sejak pukul 10.00 WIB, massa mulai memadati lokasi aksi dengan membawa spanduk, poster, serta berbagai atribut yang berisi dukungan terhadap program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Para peserta menilai Program MBG tidak hanya berkontribusi terhadap pemenuhan gizi anak-anak, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.
Dalam sejumlah orasi, para peserta menyoroti keberadaan dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai mampu membuka lapangan pekerjaan baru sekaligus menciptakan peluang usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Tasikmalaya.
Baca Lainnya :
Ketua Paguyuban Relawan SPPG Kabupaten Tasikmalaya, Ucu Supriatna, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk dukungan masyarakat terhadap program yang manfaatnya telah dirasakan secara langsung.
"Program ini bukan hanya soal makanan bergizi bagi anak-anak, tetapi juga menghidupkan UMKM, menyerap tenaga kerja, dan menggerakkan ekonomi masyarakat. Karena itu kami mendukung agar program ini terus berjalan," ujar Ucu.
Meski demikian, Ucu menyayangkan tidak hadirnya anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya untuk menerima aspirasi para peserta aksi.
"Kami kecewa tidak ada satu anggota DPRD pun yang hadir. Padahal mereka juga mewakili kita sebagai masyarakat," katanya.
Menurut Ucu, peserta aksi berasal dari berbagai unsur, mulai dari relawan, pengelola dapur SPPG, hingga pelaku UMKM yang selama ini menjadi bagian dari ekosistem Program MBG. Ia memperkirakan jumlah peserta yang hadir mencapai sekitar 5.000 orang.
"Yang hadir hari ini sekitar 5.000 orang. Itu pun belum seluruh relawan SPPG yang jumlahnya saat ini diperkirakan mencapai sekitar 9.000 orang," ungkapnya.
Aspirasi para relawan diterima langsung oleh Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Ketua Satgas MBG Kabupaten Tasikmalaya, Rubi Azhara. Ia memastikan seluruh masukan yang disampaikan akan diteruskan kepada pihak terkait sesuai kewenangan yang dimiliki.
"Kami mendengar berbagai aspirasi yang disampaikan hari ini. MBG sebagai program strategis tentu memiliki berbagai dampak, baik positif maupun tantangan yang harus dihadapi. Aspirasi teman-teman akan kami sampaikan sesuai kewenangan yang ada," kata Rubi.
Rubi juga menegaskan bahwa pelaksanaan Program MBG di daerah masih berpedoman pada regulasi yang berlaku.
"Acuan kami sebagai satgas adalah Perpres 115 dan sampai saat ini regulasi tersebut masih berlaku," tambahnya.
Aksi damai yang berlangsung sekitar satu jam itu berjalan tertib di bawah pengawalan aparat kepolisian. Tidak ada insiden yang mengganggu jalannya kegiatan. Ribuan peserta menutup aksi dengan lantunan shalawat dan istigasah bersama sebelum membubarkan diri secara damai.(AS/MP).




.jpg)











