- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar

Keterangan Gambar : Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Untuk memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat Kabupaten Blitar, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar menggandeng pelaku usaha dan industri menggelar Job Fair atau Bursa Kerja Tahun 2026.
Ribuan pencari kerja ini memadati acara Job Fair yang berlangsung selama dua hari, 25-26 Juni 2026 di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar, Kamis (25/06/26).
Job Fair di buka langsung oleh Bupati Blitar, Rijanto MM, Dia menyebutkan ketersediaan lapangan pekerjaan dan kualitas sumber daya manusia merupakan dua hal yang saling berkaitan dalam mendorong kemajuan daerah.
Baca Lainnya :
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
Dikatakannya, ditengah perkembangan dunia usaha dan industri yang terus berubah, kebutuhan tenaga kerja saat ini tidak hanya ditentukan oleh jumlah, tetapi juga kompetensi dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman.
"Job Fair menjadi salah satu sarana strategis untuk membuka akses informasi ketenagakerjaan, memperluas peluang kerja, serta mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja," jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Blitar berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya kesempatan kerja yang lebih luas sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar semakin kompeten, produktif, dan mampu bersaing di berbagai sektor pekerjaan.
"Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Blitar pada tahun 2025 tercatat sebesar 4,49 persen. Angka tersebut menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 4,77 persen," urainya.
Rijanto menjelaskan, penurunan ini menjadi indikator bahwa sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dunia pendidikan, dan masyarakat telah berjalan dengan baik. Namun kita tidak boleh berpuas diri karena masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan bersama.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar, Ivong Berttyanto, menjelaskan Job Fair 2026 diikuti oleh 43 perusahaan yang telah lolos proses seleksi. Jumlah tersebut berasal dari hampir 50 perusahaan yang sebelumnya mendaftar untuk mengikuti kegiatan.
"Sebenarnya 40 perusahaan karena keterbatasan lokasi. Namun yang mendaftar hampir 50 perusahaan sehingga setelah dilakukan seleksi, akhirnya ada 43 perusahaan yang ikut berpartisipasi,” ungkap Ivong.
Sebanyak 12 perusahaan berasal dari luar Kabupaten Blitar, di antaranya dari Malang dan Surabaya. Selain itu, terdapat pula sejumlah perusahaan yang memiliki jaringan usaha di berbagai wilayah Jawa Timur.
Ia menambahkan, total lowongan kerja yang ditawarkan dalam Job Fair tahun ini mencapai lebih dari 900 posisi. Lowongan tersebut terbuka bagi lulusan SMA atau sederajat hingga sarjana.
Menurutnya, lowongan yang disediakan kurang lebih 900-an. Ada yang diperuntukkan bagi lulusan SMA atau SLTA sederajat dan ada juga beberapa formasi untuk lulusan sarjana.
Target penyerapan tenaga kerja, Ivong menyebut pihaknya tidak menetapkan angka tertentu. Namun, kegiatan Job Fair diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen untuk membantu menekan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Blitar.
"Pemerintah Kabupaten Blitar berharap semakin banyak tenaga kerja lokal yang terserap oleh dunia usaha dan industri, sekaligus mendorong terciptanya sumber daya manusia yang kompeten, produktif, dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berkembang," tandasnya. ( za/mp)













