- Dari Mangrove hingga Internet Publik, Program PLN di Pulau Sabira Raih Predikat Platinum
- BMKG Prediksi Jakarta Cerah hingga Cerah Berawan Sepanjang Senin, Suhu Capai 33 Derajat Celsius
- Tanpa Kedip, PLN Jaga Keandalan Listrik Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Berjalan Sukses
- Peluncuran Buku Abdul Rivai Ras Tegaskan Peran Strategis PTPN I bagi Indonesia
- HUT ke-81 RI: doa kebangsaan lintas agama tegaskan Bhinneka Tunggal Ika
- PJT Tolak Tuntutan Buka Akses Jalan Aksi Demo Nyaris Bentrok
- H. Nurul Anwar Ajak Pengurus BKMT Perkuat Dakwah dan Pembinaan Generasi
- H. Taupik Nugraha, BKMT Berperan Besar Membina Umat dan Memperkuat Persatuan
- Harga garam Merosot, petani minta pemerintah tetapkan HET
- Pemkab Barito Utara Harapkan BKMT Jadi Mitra Strategis Membangun Masyarakat Religius
Proyek Jembatan Cisoka Pemicu Macet, Dikeluhkan Warga

Keterangan Gambar : Proyek Jembatan Cisoka Pemicu Macet, Dikeluhkan Warga
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang- Proyek pembangunan jembatan Cisoka 2 menimbulkan kemacetan panjang bukan hanya di jam jam sibuk.
Berdasarkan pantauan dilokasi pada senin (7/11/202) kendati kemacetan yang ditimbulkan dari proyek pembangunan jembatan tersebut mengular tidak nampak satupun petugas dari dinas perhubungan kabupaten Tangerang.
Suma Wijaya, salahseorang pengguna jalan kepada wartawan mengaku jengkel, pasalnya dirinya sudah lebih dari satu jam terjebak dalam kemacetan yang ditimbulkan oleh proyek pembangunan tersebut.
Baca Lainnya :
- PJT Tolak Tuntutan Buka Akses Jalan Aksi Demo Nyaris Bentrok
- Akses Jalan Bendungan Lahor Ditutup Ribuan Massa Gelar Aksi Tolak
- Endro Hermono Anggota Komisi VIII DPR-RI Sosialisasikan Keuangan Ibadah Haji Praktis Cepat dan Terjangkau
- Bupati Blitar Serahkan Sertifikat Redistribusi Tanah Tahap 2
- Bupati dan DPRD Sambut JPO Hibah Boy Thohir, Majalengka Bersolek
"Mungkin kalau jam masuk kerja atau pulang kerja sih wajar saja jika macet, ini jam biasa lho seharusnya tidak sepanjang ini macetnya, dishub mana dishub ?" ungkap Suma Wijaya.
Ia juga mengaku sudah kesal dengan kondisi kemacetan yang seakan tidak mendapat perhatian dari petugas dinas perhubungan yang seharusnya ada dalam mengurai kemacetan yang mengular.
"Saya cuma melihat anak anak muda yang sebagian memakai atribut ormas mengatur lalu lintas, kalau ngga ada mereka ngga tau ini bagaimana," jelas Suma.
Bukan cuma Suma, Tri Rosa Sugina salahseorang warga juga mengungkapkan hal yang sama, namun begitu dirinya yang terpaksa memilih jalan alternatif yang jaraknya dua kali lipat dari jalan yang tengah di bangun.
"Ada jalan lain, cuma muternya jauh atuh kalau tiap hari begini rada kesel juga, mana bensin udah naeknya ngga kira kira," ungkap Tri.
Untuk diketahui, dalam informasi yang tertera proyek bangunan jembatan tersebut pemerintah provinsi Banten melalui dinas pekerjaan umum dan tata ruang menganggarkan Rp. 4. 742. 577.000 dari APBD 2022 dengan waktu pelaksanaan 177 hari kerja.
Pada informasin yang tertera proyek tersebut dikerjakan oleh CV. Qausar Surya Gemilang dan PT. Marga Bhuana Jaya yang menjadi Konsultan.(**)








.jpg)








