- Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
- Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK
- Kasrem 052/Wkr Pimpin Acara Laporan Korps 16 Prajurit Naik Pangkat
- DPRD Apresiasi Gerak Cepat PUPR, Namun Soroti Kualitas
- Halal bi Halal Disdik Majalengka Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Sisipkan Gerakan Kepedulian Pelajar
- Ditreskrimsus Polda Metro Bongkar Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu di Bogor
- BBM RI Paling Murah di ASEAN! Fakta atau Ilusi, Perbandingan Harga RON 95 Picu Perdebatan Panas
- Stabilitas BBM Jadi Prioritas, Wabup Felix Dorong MBSM Maksimal Layani Warga
- Majalengka Ngebut! Groundbreaking KIEM Buka Jalan Ribuan Lapangan Kerja
- Layanan Kesehatan Gratis untuk Nasabah, Pemkab Barito Utara Gandeng BPD Kalteng
Polri Lakukan Identifikasi Korban Meninggal hingga Usut Penyebab Kebakaran Depo Pertamina Plumpang

Keterangan Gambar : Kapolri Jenderal Listyo Sigit saat melakukan komunikasi dengan tim Dokkes dan DVI Polri dalam rangka penanganan korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang.(Ist)
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Polri ikut turun menangani kebakaran pipa bensin di Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara yang terjadi pada Jum’at malam (3/3/2023).
Disebutkan sedikitnya 5 ambulans dan puluhan tim medis Dokkes Polri dikerahkan untuk membantu proses evakuasi korban dan perawatan medis.
“Tim Dokkes Polri juga telah mendirikan posko DVI di Rumah Sakit Polri Kramat Jati,” kata Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (4/3/2023).
Baca Lainnya :
- Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
- Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK
- Kasrem 052/Wkr Pimpin Acara Laporan Korps 16 Prajurit Naik Pangkat
- DPRD Apresiasi Gerak Cepat PUPR, Namun Soroti Kualitas
- Halal bi Halal Disdik Majalengka Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Sisipkan Gerakan Kepedulian Pelajar
Dedi mengatakan, tim Dokkes Polri juga telah melakukan proses identifikasi terhadap sejumlah korban jiwa.
“Pada hari ini posko DVI sudah menerima 14 kantong jenazah. Tim DVI pun langsung bekerja untuk melakukan identifikasi korban,” terangnya.
Selain itu, Dedi mengatakan, bahwa tim Labfor juga sedang berkoordinasi dengan Bareskrim dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menyelidiki penyebab kebakaran dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Langkah yang dilakukan hari setelah clear dari HSE (Health Safety Environment) dari Pertamina baru kita olah TKP. Jumlah anggota sementara 9 orang. Alat yang kita gunakan toolkid kebakaran, drone, alat ambil sampel abu arang dan gunakan teknologi remote sensing,” bebernya.
“Untuk tim Inafis hari ini memback-up Polda Metro Jaya untuk olah TKP bersama Labfor dan bersama tim DVI Dokkes untuk melakukan proses identifikasi korban meninggal dunia di Rumah Sakit Polri Kramat Jati,” tambah Dedi.
Tak hanya itu, Dedi menuturkan, Polri juga melakukan pengamanan terhadap lokasi kebakaran baik di Depo Plumpang, maupun lokasi rumah warga terdampak yang ditinggal mengungsi.
“Polri juga mendirikan posko tanggap darurat kebakaran secara terpadu dan pengaduan orang hilang. Mendirikan dapur umum di Pos Polisi oleh Sat Brimobda PMJ dan membantu posko pengungsian BPBD,” ujarnya.(*)








.jpg)

.jpg)






