- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
Majalengka Ngebut! Groundbreaking KIEM Buka Jalan Ribuan Lapangan Kerja

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka H Eman Suherman di Groundbreaking KIEM . Rabu, (01/04/2026)
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Kabupaten Majalengka memasuki babak baru yang mengguncang peta ekonomi Jawa Barat. Bupati Majalengka, Eman Suherman, secara tegas menyatakan dukungan penuh terhadap groundbreaking proyek industri raksasa di Kertajati International Industrial Estate Majalengka (KIEM), Rabu (1/4/2026).
Tak tanggung-tanggung, proyek ini disebut sebagai "mesin baru" penggerak ekonomi daerah yang siap mengubah wajah Majalengka dari kawasan agraris menjadi pusat industri modern.
"Ini bukan sekadar pembangunan, ini lompatan besar Majalengka menuju kekuatan ekonomi baru. Kami all out mendukung investasi ini," tegas Eman dengan penuh optimisme.
Baca Lainnya :
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
Groundbreaking yang melibatkan investor global seperti Lien Chau Weaving Co., Ltd. menjadi sinyal keras bahwa Majalengka kini dilirik dunia. Arus modal besar mulai masuk, membuka peluang kerja masif bagi masyarakat lokal.
Efeknya diprediksi tidak main-main. Selain menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, geliat industri ini akan memicu pertumbuhan UMKM, sektor jasa, hingga percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan Rebana.
"Investasi ini harus berdampak nyata. Prioritas kami jelas: lapangan kerja untuk warga Majalengka dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.
Pemkab pun pasang badan menjamin kenyamanan investor. Mulai dari kemudahan perizinan hingga kepastian hukum dan dukungan infrastruktur disiapkan tanpa kompromi.
"Kami ingin Majalengka jadi magnet investasi. Iklim usaha harus kondusif, aman, dan menguntungkan bagi semua pihak," tegasnya lagi.
Groundbreaking KIEM bukan sekadar seremoni ini adalah alarm dimulainya era baru. Majalengka kini bersiap melesat, menantang dominasi kawasan industri lain, dan mengukuhkan diri sebagai kekuatan ekonomi baru di Jawa Barat. ** (Agit)












1.jpg)




