- Menuju 500 Tahun Jakarta, PWI Jaya Siapkan Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin ke-52
- Tiga Prajurit TNI Misi Perdamaian PBB Gugur Terkena Dampak Serangan Israel di Lebanon
- DPR RI Komisi XII : Harga BBM Masih Aman, Evaluasi Tetap Berjalan
- Polri: Buron Interpol Asal Inggris Steven Lyons Ditangkap di Bali
- Wamenkop Dorong Koperasi TCI Jalin Sinergi dengan Kopdes Merah Putih Di Tengah Kinerja Yang Solid
- Eman Suherman : PNS Harus Berintegritas dan Berorientasi Pelayanan, Bukan Sekadar Status
- Sejumlah Fraksi DPRD Kabupaten Blitar Sanpaikan Pandangan Umum LKPJ Bupati 2025
- Usai Paripurna, DPRD Barito Utara Matangkan Agenda Kerja Maret–April 2026
- Naruk Saritani Apresiasi Peningkatan IPM, Ingatkan Pemerataan Pembangunan
- H. Nurul Anwar Dorong Penguatan Program Pro Rakyat dalam Pembahasan LKPJ 2025
Menuju 500 Tahun Jakarta, PWI Jaya Siapkan Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin ke-52

Keterangan Gambar : Dok MHT Award 2025.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta, – Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi DKI Jakarta mematangkan persiapan Anugerah Jurnalistik Muhammad Hoesni Thamrin (MHT) ke-52 tahun 2026 melalui rapat panitia yang digelar Selasa (31/3) di Markas PWI Jaya, Gedung Prasada Sasana Karya, Jakarta Pusat.
Dalam rapat tersebut, panitia menegaskan kesiapan pelaksanaan, termasuk penyempurnaan kategori lomba serta strategi untuk meningkatkan partisipasi wartawan dari berbagai platform media. Ajang bergengsi ini kembali digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik berkualitas, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian menuju peringatan 500 tahun Kota Jakarta pada 2027.
Ketua PWI Jaya yang juga penanggung jawab MHT Awards 2026, Kesit Budi Handoyo, menegaskan bahwa penghargaan ini memiliki makna lebih dari sekadar seremoni tahunan.
Baca Lainnya :
- Menuju 500 Tahun Jakarta, PWI Jaya Siapkan Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin ke-52
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- PWI Majalengka Apresiasi Sikap Terbuka Kapolri Layani Doorstop di Tengah Sorotan Kasus Oknum
- Gubernur Andra Soni: HPN 2026 Beri Dampak Nyata bagi Ekonomi Banten
“Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin bukan sekadar ajang penghargaan, tetapi instrumen penting untuk menjaga jurnalisme tetap independen, kritis, dan berpihak pada kepentingan publik,” ujarnya.
Menurut Kesit, momentum lima abad Jakarta harus dimanfaatkan sebagai ruang refleksi bersama bagi insan pers. Ia menilai jurnalisme memiliki peran penting dalam mendokumentasikan sekaligus mengarahkan masa depan kota.
Mengusung tema “Jurnalisme untuk Jakarta: Merawat Sejarah, Mengawal Masa Depan”, ajang ini menempatkan pers sebagai aktor strategis dalam perjalanan Jakarta.
Pada penyelenggaraan tahun ini, PWI Jaya tetap mempertahankan tujuh kategori utama lomba, meliputi tajuk rencana, karya jurnalistik teks, foto, infografis, serta produk audiovisual televisi dan radio.
Selain itu, terdapat inovasi berupa penambahan kategori khusus bertajuk “Menyongsong 500 Tahun Jakarta” yang berfokus pada karya feature.
Ketua panitia MHT Awards 2026, Arman Suparman, menyebut kategori ini sebagai bentuk kontribusi nyata pers dalam menyambut tonggak sejarah Jakarta.
“Kategori ini mendorong lahirnya karya jurnalistik yang mengangkat sejarah Jakarta, transformasi sosial budaya, tantangan perkotaan, hingga isu lingkungan dan kehidupan warga,” jelasnya.
Lebih jauh, Arman menegaskan bahwa pers memiliki peran krusial dalam demokrasi perkotaan, tidak hanya sebagai pengamat, tetapi juga bagian dari proses pembentukan tata kelola kota yang lebih baik.
Kesit menambahkan, hasil rapat menunjukkan komitmen kuat organisasi untuk menjaga kualitas ajang tersebut agar tetap relevan dengan perkembangan media.
“Kita ingin jurnalisme tidak hanya berhenti pada dokumentasi, tetapi juga memberi arah, mengkritisi kebijakan, dan menjadi bagian dari solusi bagi masa depan Jakarta,” tegasnya.
PWI Jaya berharap Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin tetap menjadi barometer kualitas jurnalisme nasional sekaligus momentum strategis memperkuat peran pers.
Periode pengiriman karya untuk kategori utama dibuka sejak 1 Juni 2025 hingga 31 Mei 2026, sementara kategori khusus berlangsung pada 1 Maret hingga 30 Juni 2026.
Hingga Selasa, berdasarkan keterangan Eka Ardimiyati dan Deddy Yusdiansyah, pada tujuh kategori utama telah terjaring lebih dari 300 karya. Rinciannya meliputi 201 karya foto, 92 karya teks, 20 tajuk rencana, 33 TV streaming, 10 TV terestrial, 5 infografis, dan 6 karya radio.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).
















