Polisi di Majalengka Berhasil Ungkap Pelaku Dugaan Penganiayaan Motif Asmara

By Sigit 08 Agu 2023, 09:21:28 WIB Jawa Barat
Polisi di Majalengka Berhasil Ungkap Pelaku Dugaan Penganiayaan Motif Asmara

Keterangan Gambar : Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto didampingi jajaran anggotanya menggelar konferensi pers pengungkapan kasus tindak pidana penganiayaan


MEGAPOLITANPOS.COM Majalengka - Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto didampingi jajaran anggotanya menggelar konferensi pers pengungkapan kasus tindak pidana penganiayaan terhadap seorang jurnalis asal Tasikmalaya di wilayah Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka. Selasa, (08/08/2023) di Halaman Sat Reskrim Polres Majalengka.

Kronologis kejadian dijelaskan, penganiayaan ini terjadi pada Kamis (3/8/2023) sekitar pukul 03.00 WIB di wilayah Kecamatan Malausma. Identitas pelaku diketahui seorang pria bernisial AHA Als GWR (41), warga Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka.

"Jadi sebelumnya mereka ini diduga terlibat masalah asmara, awal ketika pelaku AHA Als GWR (41) bersama rekannya berkumpul di sebuah Pos Kamling di Malausma dan salah satu rekannya memberitahukan bahwa korban JHN Bin RS (38) menantang kepada pelaku. Mendengar akan hal itu pelaku tak terima," ungkapnya.

Baca Lainnya :

Kapolres menjelaskan, dari keterangan yang didapat bahwa korban ini adalah seorang jurnalis berinisial JHN Bin RS (38), yang berasal dari Kecamatan Pager Ageng, Kabupaten Tasikmalaya.

"Ketika merasa ditantang oleh korban. Pelaku langsung mencari keberadaan korban yang sedang berada di rumah Sdr.H di wilayah Kecamatan  Malausma, Kabupaten Majalengka," lanjutnya.

Setelah Pelaku AHA Als GWR (41) mendatangi Korban di Rumah Sdr.H, Pelaku tanpa ampun melancarkan serangan dengan sebuah golok yang mengakibatkan luka serius pada bagian kepala korban JHN Bin RS (38).

"Motif dari kejadian ini diduga berkaitan dengan masalah asmara, dan pelaku juga merasa ditantang oleh korban," ungkap Kapolres Majalengka Indra Novianto dalam keterangannya.

"Penyelidikan yang dilakukan oleh tim penyidik Polres Majalengka mengungkap bahwa perselisihan pribadi antara pelaku dan korban memicu terjadinya tindak pidana penganiayaan ini," jelasnya.


Kapolres menegaskan, dengan adanya bukti-bukti yang cukup dan penyelidikan yang mendalam, pelaku AHA Als GWR (41) telah dijerat dengan Pasal 351 ayat (1) KUHP tentang penganiayaan. Pasal tersebut menyatakan bahwa pelaku penganiayaan dapat dikenakan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda maksimal empat ribu lima ratus rupiah.

Selain itu, pelaku juga dijerat dengan Pasal 351 ayat (2) KUHP, yang mengancamkan pidana penjara paling lama lima tahun jika perbuatan penganiayaan mengakibatkan luka-luka berat.

Kapolres Majalengka Indra Novianto menegaskan komitmen Polres Majalengka dalam menegakkan hukum dan memberikan perlindungan kepada warga masyarakat, termasuk jurnalis.

"Kami akan terus melakukan tindakan hukum yang tegas dan adil terhadap pelaku kejahatan, sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman," pungkas Kapolres. ** (Agit)




  • Safari Ramadan 1447 H, Bupati Eman Suherman Hadirkan Kehangatan dan Semangat SAE Keun di Putridalem

    🕔20:29:07, 04 Mar 2026
  • Langkah Besar Transformasi Digital, Diskominfo Majalengka Tebar WiFi Gratis

    🕔09:38:07, 03 Mar 2026
  • Di Festra Ramadan, Bupati Eman Tegaskan Dukungan Kegiatan Pro Rakyat di Tengah Efisiensi

    🕔17:53:27, 01 Mar 2026
  • Nilai 32,40 dari KLH, Ateng Sutisna: Sumedang Sedang Berdiri di Bibir Krisis Sampah!

    🕔22:17:06, 01 Mar 2026
  • Ultimatum Keras! Kios Tak Aktif di Pasar Sindangkasih Terancam Dicabut

    🕔14:54:54, 28 Feb 2026