- Ketua Komisi III DPRD, Apresiasi Kinerja Polres Barito Utara, 3 Terduga Pelaku Pembantaian Satu Keluaraga, Berhasil Diringkus
- Makna Kartini Masa Kini, DPR Soroti Pendidikan Perempuan dan Ketahanan Keluarga
- Ketua DPRD Tegaskan Musrenbang RKPD 2027 Jadi Arena Uji Gagasan, Majalengka Didorong Lebih Unggul
- Musrenbang Majalengka RKPD 2027 Serap 2.164 Usulan, Infrastruktur - Ekonomi Jadi Prioritas, Kemiskinan Turun
- Peringatan Hari Kartini 2026, PKS Majalengka Soroti Peran Strategis Perempuan untuk Bangsa
- Hari Kartini, Wamendikdasmen Tinjau Sekolah di Majalengka dan Tegaskan Program Revitalisasi
- Dukung Program Prabowo Dapur MBG Blitar Garum Tawangsari II Kerja Keras Sepenuh Hati
- Pilih Mundur Ketua DPC PPP Kota Blitar Berikan Peluang Emas Generasi Muda untuk Berjaya di 2029
- Kementerian UMKM Dorong Adopsi AI untuk Perkuat Ekonomi Inklusif
- Bingung Soal Proses dan Biaya Balik Nama Sertipikat Orang Tua ke Anak? Simak Penjelasan Berikut
PLN UID Jakarta Raya Nyalakan Listrik secara Serentak untuk 300 Home Charging

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Seiring dengan pengguna mobil listrik di Jakarta yang semakin meningkat, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya nyalakan listrik secara serentak untuk 300 'home charging' di wilayah Jakarta Raya dengan total daya sebesar 2.800.000 'Volt Ampere" (VA). Penyalaan home charging ini dilaksanakan bertahap selama 3 hari sejak 25 hingga 27 Maret 2024 di 16 (enam belas) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) yang ada di Jakarta Raya.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Lasiran mengunjungi dan menyalakan langsung pelanggan pemilik 'home charging' ke-300 di minggu ini, bernama Artadi Saleh di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan pada Rabu (27/3/2024) sore lalu.
"Tujuan kegiatan ini sebetulnya dilakukan untuk mendorong percepatan transisi energi lewat penyalaan 'home charging' . Melalui kegiatan ini, kami ingin menyampaikan, kalau PLN sangat mendukung masyarakat yang ingin beralih dari mobil berbahan bakar bensin jadi mobil berbahan bakar listrik," ungkap Lasiran, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/3/2024).
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Dorong Adopsi AI untuk Perkuat Ekonomi Inklusif
- Kemenkop dan Kemensos Rencanakan Penerima PKH Jadi Karyawan KDKMP
- Kunjungan ke China, Menteri Maman Buka Peluang Besar UMKM Tembus Pasar Global
- Dampak Harga Plastik Naik: Keuntungan UMKM Menyusut
- Wamen UMKM Sebut Kewirausahaan Jadi Kunci Keberhasilan Hadapi Puncak Demografi
Lasiran menambahkan ini merupakan bukti komitmen PLN dalam mendukung era kendaraan listrik dengan menyediaan listrik yang cukup, andal, serta pelayanan yang cepat.
"Permohonan pasang baru listrik untuk home charging juga sangat mudah dan cepat bisa dinikmati lewat satu pintu saja, bahkan ada insentif yang diberikan yaitu diskon pasang baru maupun diskon tarif," tambah Lasiran.
Artadi Saleh menyampaikan bahwa pemasangan listrik untuk home charging ini sangat cepat, tanpa berbelit, dan sangat mudah.
"Pemasangan home charging sangat cepat, bahkan balap-balapan sama plat nomornya, jadi lebih cepet listriknya. Banyak kemudahan juga (pakai mobil listrik), ganjil genap bisa lewat, terus diskonnya banyak," jelas Artadi .
Sampai tahun 2024 ini, PLN UID Jakarta Raya telah melakukan pasang baru home charging sebanyak 3.265 pelanggan. PLN juga telah menyediakan promo pasang baru home charging dari harga normal pasang baru 7.700 VA senilai 8,5 juta rupiah, dengan promo jadi hanya 850 ribu rupiah. Selain itu, PLN juga menyiapkan tarif diskon 30 persen untuk pengguna 'home charging' mulai pukul 10 malam hingga 5 pagi.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).



.jpg)













