- 150 Peserta Mengikuti Diklat Pencak Silat Ajaran Persaudaraan Setia Hati Terate ini Tujuanya.
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Komitmen Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM.
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Komitmen Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM.
- Babinsa Koramil Pimpin Patroli Jaga Kondusivitas Bersama Komduk.
- Menteri Maman Apresiasi KUM Peduli untuk Perkuat Kapasitas UMKM Kalbar
- Tim HRI Kunci Gelar Juara Nasional ITCR 1200 dan ISTCR 3600 Sejak Putaran 5 MFoS 2026
- Kodim 0506/Tangerang Gelar Upacara Bendera Rutin, Kasdim Bacakan Amanat Panglima TNI.
- Pemkab Barito Utara Wajibkan 3.483 PPPK Ikuti Orientasi Tahun 2026
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Laksanakan Pembangunan RTLH Milik Bapak Nasir.
- Koperasi Desa Merah Putih Di Wilayah Kodim 0808/Blitar Tim Mabes TNI Siap Tinjau Lapang.
Perkuat Pengawasan Infrastruktur, Komisi III DPRD Kota Bogor Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran

Keterangan Gambar : Perkuat Pengawasan Infrastruktur, Komisi III DPRD Kota Bogor Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA BOGOR- Komisi III DPRD Kota Bogor terus memperkuat fungsi pengawasan di sektor infrastruktur, pembangunan, dan lingkungan hidup guna memastikan setiap program pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Bogor berjalan sesuai perencanaan, standar teknis, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sepanjang tahun 2025, Komisi III DPRD Kota Bogor tercatat sebagai salah satu alat kelengkapan dewan (AKD) yang paling aktif melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan peninjauan lapangan terhadap berbagai proyek pembangunan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas pekerjaan, keselamatan konstruksi, serta kesesuaian dengan dokumen perencanaan dan spesifikasi teknis.
Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Heri Cahyono, menyampaikan bahwa pengawasan langsung di lapangan merupakan bagian penting dari komitmen DPRD dalam mengawal pembangunan kota yang berkelanjutan. “Setiap kegiatan pembangunan harus memenuhi standar keselamatan, kelayakan bangunan, dan kualitas teknis. Kami ingin memastikan anggaran yang digunakan benar-benar menghasilkan infrastruktur yang aman, kuat, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Heri.
Baca Lainnya :
- PDAM Majalengka Kerahkan 20 Truk Air Bersih, Warga 8 Kecamatan Terbantu
- Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS
- Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah
- 2.000 Pelari Ramaikan Metland Kertajati, Hadiah Utama Apartemen
- Maraknya Panti Pijat Esek Esek di Pasar Kemis, Tindakan APH Belum Maksimal
Komisi III secara rutin melakukan pengawasan terhadap pembangunan dan pemeliharaan jalan, drainase, jembatan, fasilitas umum, serta proyek penataan lingkungan. Berdasarkan hasil pemantauan, sebagian besar kegiatan pembangunan infrastruktur di Kota Bogor telah berjalan sesuai rencana kerja pemerintah daerah dan menunjukkan peningkatan kualitas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, khususnya pada aspek perbaikan jalan lingkungan dan sistem drainase kawasan permukiman.

Dalam sektor lingkungan hidup, Komisi III DPRD Kota Bogor juga memberikan perhatian serius terhadap persoalan tata ruang dan pengendalian bangunan. Salah satu fokus utama adalah penertiban bangunan liar yang berdiri di atas saluran air dan bantaran sungai, yang selama ini menjadi faktor penghambat aliran air dan berkontribusi terhadap potensi banjir.
“Penanganan bangunan liar harus dilakukan secara tegas namun terukur. Diperlukan koordinasi lintas sektor, mulai dari perangkat daerah teknis, aparat wilayah, hingga unsur penegak peraturan daerah, agar penataan lingkungan dapat berjalan optimal,” tegas Heri.
Komisi III mendorong Pemerintah Kota Bogor untuk memperkuat kolaborasi antara Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, serta kecamatan dan kelurahan dalam menjaga fungsi infrastruktur perkotaan. Upaya ini dinilai penting untuk mendukung ketahanan kota terhadap bencana, khususnya banjir, serta menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan nyaman.
Selain itu, Komisi III juga secara konsisten memberikan rekomendasi perbaikan terhadap temuan di lapangan, baik dalam bentuk peningkatan kualitas pengerjaan, percepatan penyelesaian proyek, maupun optimalisasi pemeliharaan infrastruktur yang telah dibangun. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan dan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
Melalui pengawasan yang intensif dan konstruktif, Komisi III DPRD Kota Bogor menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Bogor dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, berwawasan lingkungan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. “Kami ingin pembangunan di Kota Bogor tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam jangka panjang,” tutup Heri.(**)
















