- Kementerian UMKM Lanjutkan Pendampingan Usaha bagi UMKM Aceh Pascabencana
- MUI Sesalkan Konser Andrea Bocelli di Indonesia Tetap Digelar
- DPRD Barito Utara Hadiri Pemakaman H Nadalsyah Koyem, Patih Herman Sampaikan Duka Mendalam
- HUT Humas Polri ke-75, Kapolres Majalengka Tegaskan Wartawan Saudara
- Pakar Hukum: Pengembalian Dana Nasabah oleh Bank BUMN Tak Otomatis Jadi Kerugian Negara
- Bahas Penyusunan Raperda APBD Perubahan 2026, DPRD HSU Sambangi DPRD Barut
- Tingkatkan Kualitas Kesehatan Pelajar, Serma Supriyadi Dampingi Screening Kesehatan Di SDI Bina Insan Mulia
- Ketum IKKT Pragat Wira Anggini Pimpin Pengangkatan Ny. Rahmi Muzafar Sebagai Ketua IKKT PWA Cabang BS II Kogabwilhan II
- Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat
- Kanwil Kemenag Banten Raih Peringkat I Indeks Pengelolaan Aset 2025
Perdagangan Kripto Tahun 2022 Menurun
Tahun 2022 Pasar Uang Digital Menurun

Keterangan Gambar : Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan Republik Indonesia
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Menteri Perdagangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan memyampaikan pasar fisik aset kripto menurun di tahun 2022, namun secara umum peningkatannya cukup signifikan. Pada 2020 mencatat nilai transaksi Rp 64,9 Triliun kemudian meningkat pesat di 2021 menjadi Rp 859,4 Triliun dan menurun di 2022 menjadi Rp 296,66 Triliun, sumber dari akun facebook zulkifli hasan, Kamis, (2/2/23).
Menurutnya, sesuai karakteristik nilai aset kripto sangat volatile, nilainya bisa meningkat maupun turun dalam waktu singkat
" lni merupakan tugas dari Bappebti bersama asosiasi dan pelaku usaha utk meningkatkan literasi masyarakat terkait perdagangan pasar fisik Aset Kripto,"ujarnya.
Event Bulan Literasi Aset Kripto-2023 ini diharapkan bisa meningkatkan literasi masyarakat terkait aset kripto. Dengan pemahaman yang baik dan holistik, maka tidak ada lagi yang berpikir bahwa kripto adalah jalan pintas untuk menjadi kaya raya tanpa memahami proses dan resikonya. (Wahyu)





.jpg)










